This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Melda Deliana
Bagian Ilmu Kesehatan Anak FK USU/RS HAM

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prevalensi Mikropenis pada Murid Taman Kanak - Kanak Hakimi Hakimi; Charles Darwin Siregar; Melda Deliana
Sari Pediatri Vol 6, No 3 (2004)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.715 KB) | DOI: 10.14238/sp6.3.2004.115-8

Abstract

Penis kecil yang sering dikeluhkan orang tua pada umumnya mengenai ukuranpanjangnya. Sebenarnya selain dimensi panjang penis, diameter maupun konsistensipenis perlu diperhatikan juga apakah normal atau tidak. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui ukuran penis anak usia 2-6 tahun di Kelompok Bermain dan Taman Kanakkanak.Penelitian ini merupakan studi deskriptif. Data penelitian diperoleh darikunjungan pada empat Taman Kanak-kanak (TK) di Kota Madya Medan yaitu TKHarapan, TK Al-Azhar, TK Al-Ikhsan, dan TK Yayasan Pendidikan ShafiyyatulAmaliyyah (YPSA) pada tanggal 16–19 Oktober 2004. Responden pada penelitian iniberjumlah 107 anak berusia 2- 6 tahun. Diagnosis mikropenis ditegakkan bila ukuranpanjang penis kurang dari -2,5 SD untuk usia tanpa disertai kelainan anatomis penissedangkan small penis adalah bila ukuran panjang penis berada di antara nilai rerata dan-2,5 SD. Dijumpai 9 anak dengan gizi lebih (>NCHS), 2 anak obesitas (IMT>P95) , 7anak gizi baik (P3- NCHS) dan 91 anak gizi kurang (<NCHS). Pengukuran tinggibadan dijumpai 2 anak perawakan tinggi (>NCHS), 3 anak perawakan pendek (<NCHS),dan 102 anak perawakan normal (P3- NCHS). Pada penelitian ini ditemui 20 kasusmikropenis (18,7%), small penis ditemukan 77 kasus (72%) sedangkan yang memilikiukuran penis normal 10 orang (9,4%).
Gambaran Kunjungan Pasien Rawat Jalan Endokrinologi Anak dan Remaja FK USU / RS. H. Adam Malik Medan, Tahun 2000-2004 Melda Deliana; Hakimi Hakimi; Siregar CD
Sari Pediatri Vol 7, No 4 (2006)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp7.4.2006.183-7

Abstract

Latar belakang. Masyarakat banyak yang tidak mengetahui bahwa kelainan endokrinpada anak membutuhkan penanganan yang khusus dari ahli endokrinologi anak.Tujuan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kunjunganpasien endokrinologi anak dan remaja di RS H.Adam Malik Medan tahun 2000-2004.Metoda. Penelitian ini merupakan studi deskriptif retrospektif. Data diperoleh daricatatan rekam medik pasien yang berkunjung ke Poliklinik Endokrinologi Anak danRemaja FKUSU/RS. H. Adam Malik Medan dalam kurun waktu Januari 2000-Desember2004.Hasil. Terdapat 93 pasien yang berkunjung ke Poliklinik Endokrinologi Anak danRemaja, 33 anak perempuan (35%) dan 60 anak laki-laki(65%). Sebaran umur padasaat datang pertama kali adalah 33 anak (35%) berusia 0-5 tahun, 25 anak (27%) berusia> 5-10 tahun, 25 anak (27) % > 10-15 tahun, dan 10 anak (11%) berusia >15 tahun.Keluhan utama yang paling sering muncul pada saat pasien datang berobat pertama kaliadalah alat kelamin laki-laki kecil 15 kasus (16%) dan buah zakar tidak turun 15 kasus(16%), keluhan anak pendek 13 kasus (14%), benjolan di leher 12 kasus (13 %). Diagnosisyang dijumpai adalah kriptorkismus (20%), mikropenis (16%) dan hipotiroidismekongenital (13%). Status gizi berdasarkan NCHS WHO 2000 pada pasien yangberkunjung terutama gizi baik, terdapat pada 22 kasus (23,6%).Kesimpulan. Kasus terbanyak berkunjung ke Poliklinik Endokrinologi Anak dan Remajaadalah kriptorkismus (20%), mikropenis (16%) dan hipotiroidisme kongenital (13%).Diduga masih banyak kasus endokrinologi anak dan remaja yang tidak ditangani olehahli endokrinologi anak secara komprehensif oleh karena kemungkinan banyak kasusyang tidak dirujuk.