Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Ajaran Tri Hita Karana Dalam Membangun Karakter Siswa Ni Putu Wulan Pratami Dewi; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Journal of Constitutional, Law and Human Rights Vol 1, No 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jclhr.v1i2.4733

Abstract

Globalisasi membawa dampak positif dan negatif bagi generasi muda, dengan penurunan karakter yang terlihat pada meningkatnya tindakan kriminal, bahkan di kalangan anak-anak. Salah satu solusi untuk membangun karakter generasi muda adalah pendidikan karakter berbasis nilai-nilai lokal, seperti Tri Hita Karana, sebuah filosofi hidup dari Bali yang mengajarkan kesejahteraan melalui hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam. Implementasi Tri Hita Karana dalam pendidikan karakter di sekolah dapat membantu membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga memiliki moralitas dan empati. Pendidikan karakter harus mengintegrasikan ajaran ini dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler untuk membangun sikap saling menghormati, kepedulian terhadap lingkungan, dan tanggung jawab sosial. Dengan mengadopsi prinsip-prinsip Tri Hita Karana, diharapkan generasi muda dapat menghindari pengaruh negatif globalisasi dan menciptakan kehidupan yang lebih harmonis dan penuh kebajikan. Implementasi nilai-nilai ini tidak hanya mencakup pendidikan formal, tetapi juga penguatan peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung pembentukan karakter yang kokoh.
Integrating Experiential Learning and Kahoot: Impacts on Elementary Students’ Science Knowledge and Scientific Attitudes Ni Putu Wulan Pratami Dewi; I Nyoman Jampel; I Made Candiasa
Jurnal Paedagogy Vol. 13 No. 2 (2026): April (IN PRESS)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v13i2.19368

Abstract

This study aims to examine the effect of a Kahoot-assisted experiential learning model on students’ IPAS knowledge competence and scientific attitudes. The study employed a quantitative quasi-experimental method using a posttest-only control group design. Two classes were randomly assigned to the experimental and control groups. Data were collected using an IPAS knowledge competence test and a scientific attitude questionnaire and were analyzed using multivariate analysis of variance (MANOVA). The results revealed a statistically significant effect of Kahoot-assisted experiential learning on both outcome variables. The experimental group achieved higher mean scores in IPAS knowledge competence (86.35) and scientific attitudes (85.87) compared to the control group (82.56 and 60.56, respectively). These findings confirm that integrating experiential learning with Kahoot as an interactive digital medium enhances students’ conceptual understanding and scientific attitudes. In the context of elementary education in the digital era, this suggests that digital technology can play a more substantive role beyond merely increasing classroom engagement. When aligned with an appropriate pedagogical model, such as experiential learning, interactive digital media can facilitate meaningful learning experiences that promote conceptual mastery, active participation, reflection, and the development of positive scientific attitudes. Therefore, this integration provides a promising direction for elementary science instruction, particularly in addressing the need for innovative and pedagogically grounded digital learning practices in 21st-century classrooms.