Globalisasi membawa dampak positif dan negatif bagi generasi muda, dengan penurunan karakter yang terlihat pada meningkatnya tindakan kriminal, bahkan di kalangan anak-anak. Salah satu solusi untuk membangun karakter generasi muda adalah pendidikan karakter berbasis nilai-nilai lokal, seperti Tri Hita Karana, sebuah filosofi hidup dari Bali yang mengajarkan kesejahteraan melalui hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam. Implementasi Tri Hita Karana dalam pendidikan karakter di sekolah dapat membantu membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga memiliki moralitas dan empati. Pendidikan karakter harus mengintegrasikan ajaran ini dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler untuk membangun sikap saling menghormati, kepedulian terhadap lingkungan, dan tanggung jawab sosial. Dengan mengadopsi prinsip-prinsip Tri Hita Karana, diharapkan generasi muda dapat menghindari pengaruh negatif globalisasi dan menciptakan kehidupan yang lebih harmonis dan penuh kebajikan. Implementasi nilai-nilai ini tidak hanya mencakup pendidikan formal, tetapi juga penguatan peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung pembentukan karakter yang kokoh.
Copyrights © 2025