Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Guru PAUD dalam Menstimulasi dan Deteksi Dini Perkembangan Balita Rinayati Rinayati; Ambar Dwi Erawati; Sri Wahyuning; Harsono Harsono
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 12, No 1 (2021): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v12i1.4566

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran dalam memberikan pembinaan anak sejak usia dini,tujuannya adalah untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan fisik maupun mental anak, harapanya akan memberikan dampak pada peningkatan prestasi belajar, etos kerja, produktivitas, pada akhirnya anak akan mampu lebih mandiri dan mengoptimalkan potensi yang dimilikinya. Peserta didik PAUD berada pada masa golden age (usia keemasan). tahap perkembangan otak pada anak usia dini menempati posisi yang paling vital yakni mencapai 80% perkembangan otak. (Kemdikbud 2016). Analisa masalah, RW 09 Gondoriyo Ngaliyan Kota Semarang memiliki 54 balita usia 3-4 tahun yang rata rata memiliki ibu yang berkerja, dimana keseharianya hanya dengan pengasuh (nenek, asisten) atau di Daycare. PAUD Srikandi RW 09 memiliki 42 siswa, pelaksanaan proses belajar mengajarnya satu kali perpekan yakni di hari sabtu, dimana ibu, pengasuh atau keluarga juga mengantar anak balita ke PAUD, sehingga proses stimulasi dan deteksi tumbuh kembang mendapatkan momentum yang sangat tepat untuk dilaksanakan oleh guru PAUD. Guru PAUD Srikandi RW 09 adalah kader kader pokja 2 yang potensial di Rukun Warga (RW) 09 yang dapat diharapkan kontribusinya dalam meningkatkan derajat kesehatan balita. Tujuan dari pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah upaya pendampingan dan pembentukan peran serta guru PAUD dalam melakukan Stimulasi dan deteksi tumbuh kembang balita. Kegiatan yang dilakukan adalah perijinan dari wilayah setempat, Focus Group Discussion (FGD) peran guru PAUD, pelatihan Stimulasi perkembangan anak menggunakan Kartu Kembang Anak (KKA), pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE), pendampingan stimulasi saat pelaksanaan PAUD. Hasil, pendampingan pelaksanaan stimulasi telah terlaksana dengan baik, terjadi peningkatan pengetahuan dan peningkatan keterampilan guru PAUD dalam melakukan stimulasi menggunakan KKA, PAUD mendapat tambahan APE.
Pregnant Women Satisfaction with the Service of the Health Surveillance Officers for KIA Program Rinayati Rinayati; Ambar Dwi Erawati; Sri Wahyuning
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 3 No 1 (2021): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.085 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v3i1.361

Abstract

In the last two years, the maternal mortality rate in Semarang City has increased. In improving the quality of early detection of pregnancy, Semarang City Government has appointed the Health Surveillance Officers of KIA Program/Gasurkes KIA to assist pregnant women. Results of a preliminary survey on pregnant women found problems in the accompaniment process for pregnant women by Gasurkes KIA including lack of arrival frequency, clarity of the meeting time contract, the media used, and the completeness of the materials presented. This study aimed to describe the pregnant women satisfaction with Gasurkes KIA services. This research was conducted using a qualitative approach. The research subjects were seven pregnant women representing seven districts in Semarang City. The data were collected using in-depth interviews and were analyized using content analysis. Gasurkes KIA program seemed neat, confident, had medical records, provided clear health counseling and had good ethics. It is recommended for Gasurkes KIA to increase the use of extension media, make time contracts before mentoring, provide opportunities for questions regarding pregnant women, and increase the confidentiality of pregnant women personal data. Gasurkes Kia has sufficient tangibility, good reliability, good responsiveness, good assurance, and good empathy.
Implementasi Pembentukan Kampung Siaga Candi Hebat dalam Menghadapi Pandemi Covid 19 Di RT 01 RW 04 Kelurahan Krapyak Kota Semarang Sri Wahyuning; Supriyanto Supriyanto
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.5256

Abstract

ABSTRAK Sejak Desember tahun 2019 muncul kasus covid 19 yang menyebar sangat cepat hampir di seluruh Negara di dunia termasuk Indonesia. Penularan kasus ini sangat cepat, meskipun angka kesembuhannya semakin meningkat tapi juga banyak menimbulkan kasus kematian. Untuk itu perlu diupayakan pencegahan penularan serta penanganan yang tepat bagi yang terkonfirmasi kasus covid 19. Pemerintah Kota Semarang melalui dinas kesehatan Kota Semarang memiliki program pembentukan kampung siaga candi hebat. Tujuan dari kegiatan ini adalah pembentukan kampung siaga candi hebat dengan membentuk tim siaga kesehatan, tim siaga sosial ekonomi, tim siaga keamanan, tim siaga logistik dan tim siaga komunikasi agar warga masyarakat mempunyai kesiapan dalam mencegah dan mengantisipasi bencana wabah covid 19 di RT 01 RW 04 Kelurahan Krapyak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pemberdayaan masyarakat dan pendampingan dalam pelaksanaan program kampung siaga candi hebat. Bahan yang dipersiapkan berupa juknis pembentukan kampung siaga candi hebat dan bahan penyuluhan terkait pencegahan dan penanganan kasus covid 19. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu telah terbentuk tim siaga kesehatan, tim siaga sosial, tim siaga keamanan, tim siaga logistik dan tim siaga komunikasi. Pelaksanaan kegiatan kampung siaga candi hebat di RT 01 RW 04 dapat berjaan dengan baik dan masyarakat lebih siap menghadapi bencana wabah covid 19. Kata Kunci: Implementasi, Program Pemerintah, Covid 19  ABSTRACT Since December 2019, there have been cases of covid 19 which have spread very quickly in almost all countries in the world, including Indonesia. The transmission of this case is very fast, although the recovery rate is increasing, it also causes many deaths. For this reason, efforts should be made to prevent transmission and appropriate treatment for confirmed cases of covid 19. The Semarang City Government through the Semarang City Health Office has a program “Kampung Siaga Candi Hebat”. The purpose of this activity is the establishment of kampung siaga candi hebat by forming a health alert team, a socio-economic alert team, a security alert team, a logistics alert team and a communication alert team so that the community has readiness in preventing and anticipating the COVID-19 outbreak on RT 01 RW 04. Krapyak Village. The method used in this activity is community empowerment and assistance in the implementation of kampung siaga candi hebat program. The materials prepared were in the form of technical guidelines for the formation of kampung siaga candi hebat and counseling materials related to the prevention and handling of covid 19 cases. The results obtained from this activity were that a health alert team, a social alert team, a security alert team, a logistics alert team and a communication alert team had been formed. The implementation of kampung siaga candi hebat on RT 01 RW 04 can run well and the community is better prepared to face the COVID-19 outbreak. Keywords: Implementation, Government Program, Covid 19 
Pregnant Women Satisfaction with the Service of the Health Surveillance Officers for KIA Program Rinayati Rinayati; Ambar Dwi Erawati; Sri Wahyuning
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 3 No 1 (2021): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.085 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v3i1.361

Abstract

In the last two years, the maternal mortality rate in Semarang City has increased. In improving the quality of early detection of pregnancy, Semarang City Government has appointed the Health Surveillance Officers of KIA Program/Gasurkes KIA to assist pregnant women. Results of a preliminary survey on pregnant women found problems in the accompaniment process for pregnant women by Gasurkes KIA including lack of arrival frequency, clarity of the meeting time contract, the media used, and the completeness of the materials presented. This study aimed to describe the pregnant women satisfaction with Gasurkes KIA services. This research was conducted using a qualitative approach. The research subjects were seven pregnant women representing seven districts in Semarang City. The data were collected using in-depth interviews and were analyized using content analysis. Gasurkes KIA program seemed neat, confident, had medical records, provided clear health counseling and had good ethics. It is recommended for Gasurkes KIA to increase the use of extension media, make time contracts before mentoring, provide opportunities for questions regarding pregnant women, and increase the confidentiality of pregnant women personal data. Gasurkes Kia has sufficient tangibility, good reliability, good responsiveness, good assurance, and good empathy.
PENGARUH SIKAP, NORMA SUBYEKTIF DAN KONTROL PERILAKU TERHADAP NIAT IBU HAMIL DALAM MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF Sri Wahyuning
Journal of Nursing and Health Vol. 10 No. 1 (2025): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memberkan ASI Eksklusif adalah salah satu indikator perilaku sehat yang diharapkan, akan tetapi cakupannya di beberapa daerah masih rendah, sehingga perlu usaha agar seluruh ibu memberikan ASI eksklusif. BerdasarkanTheory of resoned action (TRA) menyatakan bahwa perilaku adalah tindakan seseorang yang dilakukan karena ada niat. Teori ini dikembangkan menjadi Theory of Planned Behavior (TPB) dengan menambah satu variabel yaitu kontrol perilaku. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap niat ibu hamil dalam memberikan ASI ekslusif. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan rancangan potong silang. Populasinya adalah ibu hamil di kelurahan Tambakaji sebanyak 81 orang. Sampel penelitian dihitung menggunakan rumus slovin dengan toleransi kesalahan 5% diperoleh jumlah sampel 67. Teknik sampling yang digunakan yaitu quota sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian dengan uji regresi logistik diperoleh hasil variable yang paling berpengaruh terhadap niat adalah keyakinan berperilaku (sig = 0, 040 dengan Exp (B)= 5,814) dan keyakinan normative (sig = 0, 040 dengan Exp (B) = 5,814). Kesimpulan faktor yang berpengaruh terhadap niat ibu memberikan ASI eksklusif adalah keyakinan berperilaku dan keyakinan normatif. ASI Eksklusif; Teori Perilaku Terencana