The purpose of activities community service in Ampera Raya village, Sungai Raya Sub district to increased capacity livestock farming rabbits management intensive and livestock farmer productivity through technology rabbit pellet feed. This activity collaborates with 2 livestock farmer groups namely the Master farmer group and the Armada livestock group. The problem of Armada livestock group partners is that cultivation is still extensive and the partners of the Master Farmer Group are expensive prices commercial rabbit feed. Approach methods include Counseling about the importance of rabbit cultivation in livestock raising, especially maintenance of tillers to increase production because mother rabbits have the nature of nurturing weak children, causing many deaths in rabbits and the importance of independently procuring seeds and feed, so that eventually it can increase income of livestock farmer groups. Partner training and mentoring about battery housing technology and manufacture of rabbit feed based on sago waste. The results of community service is the use of a pellet machine can produce cheaper pellets of Rp. 3000 / kg. Keywords: rabbit, production management, feedABSTRAKTujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat desa Ampera Raya kecamatan Sungai Raya melalui kegiatan ternak kelinci adalah peningkatan kemampuan manajemen budidaya ternak  kelinci secara intensif dan produktivitas petani ternak  kelinci melalui teknologi pembuatan pellet pakan kelinci. Kegiatan PKM ini bekerja sama dengan 2 kelompok tani ternak yaitu kelompok tani Master dan kelompok ternak Armada. Permasalahan mitra kelompok ternak Armada adalah budidaya masih ekstensif dan mitra Kelompok tani Master adalah harga pakan kelinci komersial yang mahal. Metode pendekatan meliputi: Penyuluhan tentang pentingnya budidaya kelinci dalam pemeliharaan ternak khususnya pemeliharaan anakan untuk meningkatkan produksi karena induk kelinci memiliki sifat mengasuh anak yang lemah, menyebabkan banyak kematian pada anak kelinci dan pentingnya pengadaan bibit dan pakan secara mandiri, sehingga akhirnya akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat kelompok tani ternak. Pelatihan dan Pendampingan mitra tentang teknologi perkandangan baterai dan pembuatan pakan kelinci berbasis limbah sagu. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah penggunaan mesin pellet dapat menghasilkan pellet yang lebih murah yaitu Rp 3000/kg. Kata Kunci: kelinci, manajemen produksi, Pakan