Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENATAAN TAMAN TEJOKUSUMO KELURAHAN MUKTIHARJO KIDUL SEMARANG Surono .; Ndaru Hario S.; Ayu Wandira P.; M. Agung Wahyudi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2015): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v6i1.775

Abstract

Abstrak ?é?á Kegiatan ini dilaksanakan dengan latar belakang ingin membantu dalam meningkatkan kualitas ?é?álingkungan ?é?ápermukiman ?é?áKelurahan ?é?áMuktiharjo ?é?áKidul ?é?áSemarang, ?é?ákhususnya?é?á pada ruang terbuka hijau atau taman sebagai fasilitas umum dan fasilitas sosial bagi lingkungan RW. 05, 06, 17 dan 18. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahap yaitu studi lapangan, ?é?ádesain ?é?ádan ?é?ágrafis. ?é?áStudi ?é?álapangan ?é?ádigunakan ?é?ádalam ?é?ámengumpulkan ?é?ádata?é?á tapak seperti pengukuran volume tapak dan analisis kondisi eksisting. Hasil pengukuran tersebut menjadi dasar dalam proses desain atau perancangan taman. Pembuatan konsep dasar desain yang kemudian dilanjutkan dalam tahap grafis, yaitu digitalisasi gambar dari sketsa konsep- konsep yang telah dibuat. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah: (1) telah diperbantukan dalam proses perancangan desain Taman Tejokusumo Kelurahan Muktiharjo Kidul Semarang; (2) rancangan anggaran biaya yang akan dikeluarkan dalam proses pembangunan dan penataan Taman Tejokusumo ke depannya; (3) dari hasil perancangan tersebut akan di komunikasikan dan ditindak lanjuti untuk pengajuan bantuan dana dari beberapa instansi. ?é?á Kata kunci: perancangan, penataan, taman, Tejokusumo
Pengembangan pemasaran digital produk gerabah berbasis potensi lokal Muzayyanah .; Fitriya Sari; Mohamad Djadjuli; Surono .; Rinni Indriyani; Itat Tatmimah
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 2 No 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v2i01.901

Abstract

Abstrak: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Sitiwinangun dalam memasarkan produk gerabah melalui digitalisasi pemasaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan pelatihan digital marketing, workshop desain produk, serta pendampingan pembuatan dan pengelolaan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp Business. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pemasaran digital sebesar 75%, serta munculnya akun aktif @wisata.gerabah yang dikelola oleh masyarakat. Akun tersebut menjadi sarana promosi produk gerabah yang efektif dan memperkuat identitas lokal. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan keterampilan masyarakat, perluasan pasar, serta pelestarian budaya lokal melalui media digital. Program ini relevan dengan kebutuhan desa dalam menghadapi tantangan ekonomi digital dan memberikan solusi berbasis potensi lokal. Kata kunci: pemasaran digital, gerabah, pemberdayaan masyarakat, Desa Sitiwinangun Abstract: This community service program aims to enhance the capacity of Sitiwinangun Village residents in marketing pottery products through digital marketing. A participatory approach was employed, including digital marketing training, product design workshops, and assistance in creating and managing social media platforms such as Instagram and WhatsApp Business. The results show a 75% increase in digital marketing understanding and the emergence of an active Instagram account, @wisata.gerabah, managed by the community. This account serves as an effective promotional tool and strengthens the local identity. The program positively impacted community skills, market expansion, and cultural preservation through digital media. It is highly relevant to the village’s need to address digital economic challenges with solutions rooted in local potential. Keywords: digital marketing, pottery, community empowerment, Sitiwinangun Village
Pengembangan pemasaran digital produk gerabah berbasis potensi lokal Muzayyanah .; Fitriya Sari; Mohamad Djadjuli; Surono .; Rinni Indriyani; Itat Tatmimah
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 2 No 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v2i01.901

Abstract

Abstrak: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Sitiwinangun dalam memasarkan produk gerabah melalui digitalisasi pemasaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan pelatihan digital marketing, workshop desain produk, serta pendampingan pembuatan dan pengelolaan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp Business. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pemasaran digital sebesar 75%, serta munculnya akun aktif @wisata.gerabah yang dikelola oleh masyarakat. Akun tersebut menjadi sarana promosi produk gerabah yang efektif dan memperkuat identitas lokal. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan keterampilan masyarakat, perluasan pasar, serta pelestarian budaya lokal melalui media digital. Program ini relevan dengan kebutuhan desa dalam menghadapi tantangan ekonomi digital dan memberikan solusi berbasis potensi lokal. Kata kunci: pemasaran digital, gerabah, pemberdayaan masyarakat, Desa Sitiwinangun Abstract: This community service program aims to enhance the capacity of Sitiwinangun Village residents in marketing pottery products through digital marketing. A participatory approach was employed, including digital marketing training, product design workshops, and assistance in creating and managing social media platforms such as Instagram and WhatsApp Business. The results show a 75% increase in digital marketing understanding and the emergence of an active Instagram account, @wisata.gerabah, managed by the community. This account serves as an effective promotional tool and strengthens the local identity. The program positively impacted community skills, market expansion, and cultural preservation through digital media. It is highly relevant to the village’s need to address digital economic challenges with solutions rooted in local potential. Keywords: digital marketing, pottery, community empowerment, Sitiwinangun Village