Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP PROFESIONALISME GURU SEKOLAH DASAR NEGERI SE KECAMATAN TENGARAN KABUPATEN SEMARANG Ika Ariyanti; Noor Miyono; Retnaningdyastuti Retnaningdyastuti
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 8, No 2 (2019): AGUSTUS
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v8i2.5391

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah (1) guru menyusun RPP kurang inovatif,  (2) kepala sekolah belum melaksanakan pembagian tugas dan wewenang kepada guru secara merata, (3) suasana kerja di beberapa sekolah kurang kondusif.Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahuipengaruh kompetensi manajerial kepala sekolah terhadap profesionalisme guru, (2) mengetahui  pengaruh iklim organisasi terhadap profesionalisme guru, (3) mengetahui pengaruh kompetensi manajerial kepala sekolah dan iklim sekolah secara bersama-sama terhadap profesionalisme guru SD Negeri se Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang.Populasi penelitian ini adalah seluruh guru SD Negeri se Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang yang berjumlah 230 orang, sampel sebanyak 146 guru yang ditetapkan dengan teknik proportional random sampling. Analisa data yang digunakan adalah analisis diskriptif, uji prasyarat, analisis regresi tunggal dan analisis regresi ganda yang dihitung menggunakan program SPSS for Windows versi 21. Temuan penelitian di atas meliputi: (1) terdapat pengaruh positif kompetensi manajerial kepala sekolah terhadap profesionalisme guru sebesar 35,6% dengan persamaan regresi Ŷ= 6,661 + 0,848 X1, (2) terdapat pengaruh positif iklim organisasi terhadap profesionalisme guru sebesar 4,8% dengan persamaan regresi  Ŷ= 81,252 + 0,382 X21, serta (3) terdapat pengaruh positif kompetensi manajerial kepala sekolah dan iklim organisasi secara bersama-sama terhadap profesionalisme guru sebesar 35,2% dengan  persamaan regresi Ŷ =  5.992 + 0,844  X1 + 0,012 X2
PENANGANAN AWAL KEGAWATDARURATAN DENGAN BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) PADA SISWA KELAS X DI SMK GELORA JAYA NUSANTARA MEDAN Pangaribuan, Resmi; Ika Ariyanti; Arni Juwita; Cinsih Rotua Lubis; Hanna M. Karo Karo
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 01 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gawat Darurat adalah keadaan klinis pasien yang membutuhkan tindakan medis segera untuk penyelamatan nyawa dan pencegahan kecacatan. Bantuan Hidup Dasar adalah Serangkaian usaha awal untuk mengembalikan fungsi pernafasan dan atau sirkulasi pada seseorang yang mengalami henti nafas dan atau henti jantung (cardiacarrest). Umumnya kecelakaan terjadi secara tiba-tiba, tanpa diduga sebelumnya dan akibat yang ditimbulkan sangat bervariasi, bisa berupa cedera ringan, sedang, berat, bahkan sampai meninggal dunia. Berdasarkan jumlah korban, kecelakaan bisa terjadi dengan satu korban, banyak korban (musibah) atau sangat banyak korban (bencana). Metode: Metode yang digunakan adalah adalah one groups Pretest-Posttest design. Dilakukan pada 30 orang siswa kelas X. Kegiatan yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan dan simulasi Pelatihan pertolongan awal kegawatdaruratan dengan bantuan hidup dasar bagi siswa kelas X SMK Gelora Jaya Nusantara Medan. Hasil: Siswa Kelas X yang mengikuti kegiatan penyuluhan dan simulasi ini memahami tentang cara pertolongan awal kegawatdaruratan dengan bantuan hidup dasar bagi siswa kelas X SMK Gelora Jaya Nusantara Medan mampu meningkatkan pengetahuan siswa kelas X tentang bagaimana cara melakukan pertolongan yang mengalami henti nafas henti jantung. Kesimpulan: Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang pertolongan awal gawatdarurat dengan bantuan hidup dasar.
Implementasi Pijat Refleksi Kaki Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Rumah Sakit Tk II Putri Hijau Medan Munawir Rifqi; Nina Fentiana; Ika Ariyanti
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 3 No. 3 (2025): September : Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v3i3.568

Abstract

Hypertension is one of the most common diseases experienced by the community and poses a high risk of causing serious complications. Persistently elevated blood pressure can damage vital organs and increase the risk of cardiovascular diseases such as heart attacks, strokes and kidney failure. The purpose of this study is to determine the implementation of foot reflexology massage to reduce blood pressure in patients with hypertension. This research employed a case study approach involving two hypertensive patients at TK II Putri Hijau Hospital Medan. The Nursing care process included assessment, nursing diagnosis, planning, implementation, and evaluation. The results showed a decrease in both systolic and diatolic blod pressure after the foot reflexology intervention. The first patient experienced a reduction in blood pressure from 145/90 mmHg to 130/82 mmHg, while the second patient’s blood pressure from 144/89 mmHg to 128/82 mmHg. The study cocludes that the implementation of foot reflexology massage is proven to be efeective in lowering blood pressure in hypertensive patients. This therapy is recommended as a complementary intervention in nursing practice to assist in controlling hypertension.
Implementasi Senam Kaki Diabetik Terhadap Gambaran Karakteristik Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe Ii Di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan Wiwin Sinaga; Ika Ariyanti; Nina Fentiana
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus type II merupakan penyakit kronis yang menimbulkan komplikasi jika kadar gula darah tidak dikendalikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran implementasi senam kaki diabetik terhadap kadar gula darah sewaktu pada pasien Diabetes Mellitus type II. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan metode studi kasus melalui tahapan asuhan keperawatan yang mencakup pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, evaluasi serta lembar observasi dan pemeriksaan kadar gula darah. Penelitian dilakukan dengan dua responden di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya penurunan kadar gula darah pada kedua pasien: pasien pertama dari 245 mg/dL menjadi 185mg/dL sedangkan pasien kedua dari 230mg/dL menjadi 170mg/dL. Kesimpulan dari penelitian Implementasi Senam kaki diabetik efektif dalam membantu mengendalikan kadar gula darah sewaktu pada pasien Diabetes Mellitus type II. Saran Latihan senam kaki diabetik diharapkan dapat diterapkan secara mandiri oleh pasien dan juga dapat dijadikan bagian dari Intervensi keperawatan pada pasien Diabetes Mellitus type II. Kata kunci: Diabetes Mellitus Type II, Senam Kaki Diabetik, Kadar Gula Darah Sewaktu Abstract Type II Diabetes Mellitus is a chronic disease that can lead to complications if blood glucose levels are not properly controlled. This study aims to describe the implementation of diabetic foot exercise on random blood glucose levels in patients with Type II Diabetes Mellitus. The study employed a descriptive method using a case study approach through nursing care stages, including assessment, diagnosis. intervention, implementation, evaluation, as well as observation sheets and blood glucose examinations. The research involved two respondents at TK II Putri Hijau Hospital Medan. The findings showed a decrease in random blood glucose levels in both patients: in the first patient, from 245 mg/dL. to 185 mg/dl, and in the second patient, from 230 mg/dl. to 170 mg/dL. The study concludes that the implementation of diabetic foot exercise is effective in helping to control random blood glucose levels in patients with Type II Diabetes Mellitus. It is recommended that patients perform diabetic foot exercises independently and that these exercises be considered as part of nursing interventions for Type II Diabetes Mellitus patients," Keywords: Type II Diabetes Mellitus. Diabetic Foot Exercise, Random Blood Glucose Levels