Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK RM AYAM BAKAR WONG SOLO JEMBER Novelia Al-Raafi Rizki Adinda Sutrsino; Joko Widodo; Mukhamad Zulianto
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 12 No 2 (2018): September 2018
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v12i2.8568

Abstract

Stimulus keputusan pembelian produk konsumen rumah makan didapat dari indikator bauran pemasaran yang terdiri atas product (produk), price (harga), place (distribusi), dan promotion (promosi). Konsumen rumah makan memiliki selera yang berbeda-beda. Keputusan pembelian konsumen juga dapat dipengaruhi dari faktor internal dan eksternal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh yang signifikan bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian produk rumah makan. Adapun penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive area yakni konsumen Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo di Jember dengan jumlah responden 40 orang. Metode yang digunakan adalah analisis inferensial menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian pembelian produk RM Ayam Bakar Wong Solo Jember. Hasil Uji F menunjukkan Fhitung = 89,166 > Ftabel = 4,010 dengan tingkat signifikansi 0,000 <a = 0,05 dengan persamaan regresi sederhana Ŷ = 8,903+ 0,447X. Hasil perhitungan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,701, hal ini menunjukkan bahwa besarnya persentase pengaruh bauran pemasaran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian pembelian produk RM Ayam Bakar Wong Solo Jember sebesar 70,1%, sedangkan sisanya yakni 29,9% dipengaruhi oleh variabel bebas lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU GALLERY BATIK SISIKMELIK KABUPATEN BANYUWANGI Mita Lestari; Joko Widodo; Mukhamad Zulianto
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 13 No 2 (2019): September 2019
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Strategi Komunikasi Pemasaran Terpadu Gallery Batik Sisikmelik Kabupaten Banyuwangi. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode wawancara, metode observasi, dan metode dokumen. Analisis data yang digunakan teridiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gallery Batik Sisikmelik Kabupaten Banyuwangi dalam memperkenalkan produknya kepada masyarakat menggunakan strategi komunikasi pemasaran terpadu yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan perusahaan. Adapun strategi komunikasi pemasaran terpadu yang digunakan yaitu periklanan melalui media cetak, media elektronik, dan media internet. Kegiatan penjualan personal dilakukan oleh pemilik dan karyawan Gallery Batik Sisikmelik Kabupaten Banyuwangi. Promosi penjualan yang dilakukan yaitu dengan memberikan voucher belanja, diskon dan mengikuti kegiatan yang diadakan pemerintah daerah seperti Banyuwangi Ethno Carnival dan Banyuwangi Batik Festival. Hubungan yang baik juga dijalin oleh Gallery Batik Sisikmelik Kabupaten Banyuwangi, baik dengan masyarakat maupun konsumen dengan tujuan untuk mendapatkan citra baik dari masyarakat. Selain itu, produsen juga memasarkan produknya secara langsung kepada masyarakat tanpa melalui distributor atau perantara. Pemasaran via internet juga dilakukan oleh Gallery Batik Sisikmelik Kabupaten Banyuwangi yakni melalui instagram, dan facebook.
PENGARUH CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MINYAK GORENG TROPICANA SLIM PADA HYPERMART PONOROGO CITY CENTER DI KABUPATEN PONOROGO Ilham Alamsyah; Sri Wahyuni; Mukhamad Zulianto
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 15 No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v15i1.20275

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian minyak goreng Tropicana Slim pada Hypermart Ponorogo City Centre di Kabupaten Ponorogo. Metode dalam penelitian pada dasarnya menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli minyak goreng Tropicana Slim di Hypermart Ponorogo City Center. Jumlah sampel penelitian adalah 100 responden yang merupakan pembeli minyak goreng Tropicana Slim. Penelitian ini tergolong sebagai penelitian asosiatif atau hubungan, yang dapat digunakan untuk mengetahui hubungan sebab akibat hubungan atau pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel (Y). Teknik analisa data menggunakan regresi linier, uji hipotesis dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan besarnya t hitung = 16,472 > t tabel = 1,660 dengan tingkat signifikansi t = 0,000< α = 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel citra merek memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian minyak goreng Tropicana Slim di Hypermart Ponorogo City Center di Kabupaten Ponorogo. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,735. R Square x 100% = 0,735 x 100% = 73,5%. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya persentase citra merek terhadap keputusan pembelian minyak goreng Tropicana Slim di Hypermart Ponorogo City Center di Kabupaten Ponorogo sebesar 73,5% sedangkan sisanya yaitu 26,5% dipengaruhi variabel bebas lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMBERDAYAAN UMKM BATIK DI KABUPATEN BANYUWANGI Anisa Ramadhanti; Sri Wahyuni; Mukhamad Zulianto
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 16 No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v16i1.23452

Abstract

Kajian ini bermaksud guna menggambarkan peran pemda dalam memberdayakan UMKM batik di Kabupaten Banyuwangi. Berikut ini adalah kajian deskriptif memanfaatkan strategi kualitatif. Staff dan pendamping usaha mikro Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi sebagai informan utama, sedangkan informan pendukung pada kajian ini ialah masing-masing pemilik UMKM batik. Metode Tanya jawab, pengamatan, dan pengumpulan merupakan cara mengumpulkan data dalam kajian ini. Menyederhanakan data, penyampaian data, dan penarikan kesimpulan merupakan metode analisis datayang digunakan di kajian ini. Sebagai fasilitator pemerintah daerah memberikan fasilitas dengan mengadakan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan para pengrajin batik, mengadakan pameran daerah maupun luar daerah, membuatkan event khusus untuk batik yaitu Banyuwangi Batik Festival (BBF), menyediakan marketplace secara online seperti banyuwangi-mall.com maupun offline bagi pemilik UMKM untuk memasarkan produknya. Sebagai regulator membuat peraturan, peraturan tersebut diatur dalam Perbup Banyuwangi No. 47 tahun 2017 mengenai Pakaian Dinas Harian (PDH) bahwa semua pegawai di lingkungan Kabupaten Banyuwangi diwajibkan menggunakan baju khas adat Banyuwangi. Kemudian adanya kebijakan yang mengharuskan para pemilik UMKM batik untuk tetap menjaga kualitas batik, artinya hanya boleh memproduksi dan menjual batik dengan corak khas batik Banyuwangi, batik tulis, batik stamp dan tidak boleh menjual serta memproduksi kain motif batik atau printing. Dan juga kebijakan kemudahan pengajuan pendirian izin usaha. Upaya yang terakhir yaitu sebagai katalisator. Memberikan stimulus untuk UMKM ini diwujudkan oleh pemerintah dari Dinas Koperasi Provinsi maupun Kementrian dengan adanya kerjasama antara pihak pemerintah daerah dengan pihak perbankan, seperti adanya Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kemudian adanya bantuan berupa dana karena dampak pandemi.
Implementasi Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dan Group Investigation (GI) Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan Mukhamad Zulianto
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 10 No 2 (2016)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research to know (1) the implementation of learning model numbered head & apos; together and group investigation to their students class xi multimedia subjects entrepreneurship, (2) learning model numbered head & apos; together and group investigation can increased the motivation to study, (3) learning model numbered head & apos; together and group investigation can improve learning outcomes students .The research is the kind of research actions has class by adopting both qualitative .The result of this research has been proven able to increase the motivation to study students from the cycle to cycle .In cycle i the highest scores obtained is 92 and a score maximum 96 , with the average value of 95,83 % and included in a category very well and gain points a.In cycle ii the highest scores obtained is 94 and a score maximum 96, with the average value of 97,92 % . And included in a category very well and gain points A. In addition this research show some improvement against learning outcomes of students who seen the result of pre-test before the act with the results of pos-test given during the the end of the act of .The results of the cycle pre-test i show students who had been completed as many as 15 students and the 36,59 % and that have not been solved as many as 26 students (63,41 %) .The results of the cycle post-test i show some improvement learning outcomes with students of work completed in as many as 17 students (41.46 %) and that have not been solved as many as 24 students (58,54 %).The results of the cycle pre-test ii show students had been completed as many as 36 students (87,80 %) and that have not been solved as many as 5 students (12,20 %) .To yield post-test cycle ii also show some improvement learning outcomes and the number of students work completed in as many as 37 students (90,24 %) and that have not been solved as much as 4 students (9.76 %)Key Words : numbered head together,group investigation, Motivation, study of results and entrepreneurship
PENGARUH KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN IKAN KALENGAN ABC (STUDI KASUS IBU RUMAH TANGGA DI DUSUN KALIMATI MUNCAR, BANYUWANGI) Nufilatul Hasanah; Joko Widodo; Mukhamad Zulianto
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 16 No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk Ikan Kalengan ABC pada ibu rumah tangga di Dusun Kalimati Muncar, Banyuwangi. Penelitian ini memakai metode purposive area yang bertempat di Dusun Kalimati Muncar, Banyuwangi. Responden yang dipakai berjumlah 85 ibu rumah tangga. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner, observasi dan wawancara. Uji instrument meliputi uji validitas dan reliabilitas, untuk teknik pengolahan data memakai editing, skoring dan tabulasi. Analisis data memakai garis regresi sederhana. Hasil penelitian bahwa adanya pengaruh yang signifikan kualitas produk terhadap keputusan pembelian ikan kalengan ABC pada ibu rumah tangga di dusun kalimati muncar, Banyuwangi. Besarnya uji Fhitung = 512,453 > Ftabel = 3,956 dengan tingkat signifikansi F = 0,000 < a = 0,05. Untuk nilai varian garis regresi yaitu sebesar 0,928 yang termasuk dalam kategori sangat kuat. Presentase hasil penelitian sebesar 86,1% dan 13,9% dipengaruhi variabel yang tidak diteliti seperti gaya hidup, motivasi dan persepsi. Kualitas produk yang baik mampu membuat ibu rumah tangga di Dusun Kalimati Muncar, Banyuwangi memilih untuk membeli ikan kalengan ABC.
PENDAMPINGAN MASSIVE OPEN ONLINE COURSE (MOOC) DAN MEETING ONLINE PLATFORMS DALAM UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MERDEKA BELAJAR DI SMA NEGERI SUBOH Pudjo Suharso; Sukidin Sukidin; Mukhamad Zulianto
Jubaedah : Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Indonesian Journal of Community Services and School Education) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah)
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jub.v1i3.40

Abstract

This community service activity (PKM) was carried out to assist in the situation experienced by Suboh State High School/SMK teachers against the sudden change in learning modes due to the Covid-19 pandemic. This activity, carried out in online training, explains how to design engaging online learning using MOOCs (Massive Online Open Courses) and Meeting Online Platforms technology. The online seminar is held using the Zoom platform within 180 minutes. The presentation of material on designing engaging online learning with Massive Open Online Courses (MOOCs) and Meeting Online Platforms is divided into three main parts, namely 1) introduction to Meeting Online Platforms for online learning, 2) introduction to Massive Open Online Courses (MOOCs) for learning online, and 3) Massive Open Online Courses (MOOCs) and Meeting Online Platforms. In general, this PKM activity provides an introduction and understanding of online learning design with technology that teachers of SMA/SMK Negeri Suboh can use to improve information technology skills
The Effect Of Using The K-Pop Idol Ambassador Brand And Company Brand Image On Purchase Decisions On The Marketplace Shopee Era Friyda Kumala; Joko Widodo; Mukhamad Zulianto
Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Vol 6, No 1 (2022): FEBRUARI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/profitability.v6i1.6949

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the use of K-Pop Idol Brand Ambassadors and Company Brand Image on Purchase Decisions on the Shopee Marketplace for Class 10-11 Social Studies Students at SMA Negeri 4 Probolinggo and to determine the most influential variables among Kpop idol brand ambassadors and the company's brand image on purchasing decisions on the Shopee marketplace for students in grades 10-11 majoring in social studies at SMA Negeri 4 Probolinggo. In the sampling technique using Non Probability Sampling as many as 71 respondents, the data analysis used in this study was multiple linear regression analysis. The results showed that the magnitude of the influence of Kpop idol brand ambassadors and the company's brand image on purchasing decisions at the Shopee Marketplace for Class 10-11 Social Studies students at SMA Negeri 4 Probolinggo was 80.3% while the remaining 19.7% was influenced by the independent variables. not investigated in this study. This shows that the Kpop idol brand ambassador variable has more influence on purchasing decisions compared to brand image. 
Pelatihan Rebranding Produk Untuk Perluasan Pasar Sangkar Burung Di Kabupaten Jember Mukhamad Zulianto; Bejo Apriyanto
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 5, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v5i2.1457

Abstract

Abstract: Brands in SMEs consist of a set of factors, including marketability and market differentiation, brand awareness, relevance, culture, association, and equity. The most important thing to ask yourself when deciding whether this is the right time to change your brand is whether SMEs can leverage any of the factors above to make SME consumers happier. Rebranding is an excellent way to change the target market for SMEs. Sees rebranding as a solution to a new management change or internal problem. Rebranding takes time and effort so that change will happen. Rebranding is carried out for SMEs to stimulate growth, expand, increase profits, strengthen their workforce, and gain a competitive advantage. This rebranding training was carried out using a training method. Due to the pandemic, the activity organizers visited five artisans to avoid crowds. The rebranding training opened the insight of the craftsmen about the benefits of managing a product brand. The rebranding training for birdcage artisans in Dawuhanmangli Village gained an understanding of branding. As a result of this training, artisans began to open themselves to introduce their products directly to consumers without a broker like before. The Bird Cage craft center in Dawuhanmangli Village, north of the center of Jember City, is well known in Indonesia. The location is 24 km from Jember City. The Bird Cage of Dawuhanmangli Village is the reason for being a place of service because it has advantages and characteristics that have the opportunity to open new markets for the region's superior products.         Keywords: branding; smes; bird cageAbstrak: Merek pada UMKM terdiri dari sekumpulan faktor, termasuk kemampuan pemasaran serta diferensiasi pasar, kesadaran merek, relevansi, budaya, asosiasi, dan ekuitas. Hal terpenting untuk ditanyakan pada diri sendiri saat memutuskan apakah ini waktu yang tepat untuk mengubah merek adalah apakah UMKM dapat meningkatkan salah satu faktor di atas untuk membuat konsumen UMKM lebih bahagia. Rebranding merupakan cara yang baik untuk mengubah target pasar UMKM. Melihat rebranding sebagai solusi untuk perubahan manajemen baru atau masalah internal. Rebranding membutuhkan waktu dan tenaga, sehingga perubahan akan terjadi. Rebranding dilakukan bagi UMKM untuk merangsang pertumbuhan, memperluas, meningkatkan laba, memperkuat tenaga kerjanya, dan mendapatkan keunggulan kompetitif. Pelatihan Rebranding ini dilakuan dengan metode pelatihan, dikarenakan pandemi, maka pelaksana kegiatan mendatangi 5 pengrajin untuk menghindari kerumuman. Pelatihan rebranding membuka wawasan para pengrajin tentang manfaat mengelola sebua brand sebuah produk. Hasil pelatihan rebranding pengrajin sangkar burung desa Dawuhan mangli mendapatkan pemahaman tentang branding. Dampak pelatihan ini pengrajin mulai mencoba membuka diri untuk mengenalkan produknya secara langsung kepada konsumen tanpa makelar seperti sebelumnya. Sentra kerajinan Sangkar Burung di desa Dawuhan mangli, wilayah utara pusat Kota Jember sudah dikenal luas di Indonesia.Kata kunci: merek; umkm; sangkar burung
PELATIHAN REBRANDING PRODUK UNTUK PERLUASAN PASAR PADA SENTRA KERAJINAN SANGKAR BURUNG DESA DAWUHANMANGLI KABUPATEN JEMBER Mukhamad Zulianto; Bejo Apriyanto
SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Sipissangngi Volume 2, Nomor 2, Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.767 KB) | DOI: 10.35329/sipissangngi.v2i2.2773

Abstract

Merek pada UMKM terdiri dari sekumpulan faktor, termasuk kemampuan pemasaran serta diferensiasi pasar, kesadaran merek, relevansi, budaya, asosiasi, dan ekuitas. Melihat rebranding sebagai solusi untuk perubahan manajemen baru atau masalah internal. Rebranding membutuhkan waktu dan tenaga, sehingga perubahan akan terjadi. Rebranding dilakukan bagi UMKM untuk merangsang pertumbuhan, memperluas, meningkatkan laba, memperkuat tenaga kerjanya, dan mendapatkan keunggulan kompetitif. Pelatihan Rebranding ini dilakuan dengan metode pelatihan, dikarenakan pandemi, maka pelaksana kegiatan mendatangi  pengrajin untuk menghindari kerumuman. Pelatihan rebranding membuka wawasan para pengrajin tentang manfaat mengelola sebua brand sebuah produk. Hasil pelatihan rebranding pengrajin sangkar burung Desa Dawuhanmangli mendapatkan pemahaman tentang branding. Dampak pelatihan ini pengrajin mulai mencoba membuka diri untuk mengenalkan produknya secara langsung kepada konsumen tanpa makelar seperti sebelumnya. Sentra kerajinan Sangkar Burung di Desa Dawuhanmangli, wilayah utara pusat Kota Jember sudah dikenal luas di Indonesia. Lokasi yang berjarak 24 km dari Kota Jember. Sangkar Burung Desa Dawuhanmangli menjadi alasan dijadikan tempat pengabdian karena memiliki keunggulan dan ciri khas yang berpeluang untuk membuka pasar baru bagi produk unggulan daerah tersebut.