Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INOVASI PRODUK PERCETAKAN PADA PERUSAHAAN FIRGIE PRINTING DI DESA CANGGU KECAMATAN KUTA UTARA KABUPATEN BADUNG Junaidi Abdillah; Sutrisno Djaja
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 10 No 1 (2016)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted to find out the kind and innovation of printing product at Firgie Printing Company. This research kind is descriptive qualitative. The determination of the location of research using the method of purposive area in Firgie Printing Company at Jalan Pura Wates number 34 Canggu Village, District North Kuta, Badung. The determinan of the informants of techniq using purposive sampling. The subject of this research is all part of organization Firgie Printing Company and the consumer printing product Firgie Printing Company. Data collection technique used consisted of interview method, of observation, and documentation. Data analysis technique used is data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The result showed Firgie Printing Company produce six kind of printing product, it is hang tag, paper bag, box printing, label printing, name card, and brosur. The innovative printing product from Firgie Printing Company is hang tag Aloha Lani Law, hang tag Muchacho and name card Sarti Restaurant, because it’s fulfill the principle of innovative product.
FIQH PEMASARAN (Melacak Gagasan Syari’ah Marketing Hermawan Kartajaya) Junaidi Abdillah; Suryani Suryani
istinbath Vol 18 No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.277 KB) | DOI: 10.20414/ijhi.v18i1.152

Abstract

Pemasaran adalah strategi yang sangat penting untuk menentukan keberhasilan sebuah lembaga.Banyak organisasi bisnis, lembaga, organisasi “gagal” bahkan hancur karena salah menerapkan strategi pemasaran (marketing) itu sendiri. Gagasan syari’ah marketing oleh Hermawan Kartajaya merupakan ijtihad di bidang ekonomi syariah.Ketika dunia ekonomi kapitalistik telah rusak dengan praktik-praktik massif korupsi, fikih pemasaran Hermawan menarik untuk dibedah dan ditawarkan obat bagi pelaku pemasaran.Menariknya, gagasan Hermawan tidak bersifat simbol-label syariah saja. Namun lebihmengupas pada esensi pada ranah spiritual. Karenanya tulisan ini akan mendisplay konsep Hermawan Kartajaya tentang syari’ah marketing. Dengan pendekatan hermeneutika dan content analysis tulisan ini mengelaborasi konstruk pemikirakaitannya dengan dinamika pemasaran dalam era revolusi industri 4.0.Elaborasi ini bertujuan aspek aksiologi Hermawan Kartajaya dengan gagasan syari’ah marketingnya dalam era ekonomi dan pemasaran yang serba digital.
Reconstructing Mining Licensing Policy with an Emphasis on Water Resource Protection: A Case Study of PDAM Water Pollution in Bangka Regency Suhendra, Hendra; Junaidi Abdillah
JUSTITIA JURNAL HUKUM Vol 9 No 2 (2025): Justitia Jurnal Hukum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/justitia.v9i2.26581

Abstract

The high incidence of PDAM water pollution in Bangka Regency is a central issue in this study, indicating a weakness in mining licensing policies and water resource protection. This research aims to analyze the legal framework related to mining licensing and to assess the urgency of reconstructing these policies to prevent ongoing water pollution. The research method used is normative and empirical juridical, examining various laws and regulations such as Law No. 3 of 2020 on Mineral and Coal Mining, Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection and Management, and Law No. 17 of 2019 on Water Resources. In addition, field data was collected through a case study in Bangka Regency. The findings indicate that despite the existence of regulations, their implementation and oversight remain ineffective, particularly in terms of synergy between mining management agencies and environmental protection bodies. Therefore, a more comprehensive reconstruction of licensing policies is needed, integrating environmental protection as a priority and strengthening inter-agency coordination to create sustainable and responsible mining governance.
Fatwa Fatwa KUPI Terkait Aborsi Dalam Perspektif Fatima Mernissi Afidah, Fiya; Fakhrudin Aziz; Junaidi Abdillah
Sophist : Jurnal Sosial Politik Kajian Islam dan Tafsir Vol. 6 No. 2 (2024): Politics, Philosophy, and Moslem Society in the Contemporary Islamic Paradigm
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/sophist.v6i2.139

Abstract

Perlindungan dan hak melanjutkan kehidupan terhadap korban pemerkosaan yang disertai kehamilan kurang di perhatikan di Indonesia, terutama dari pemerintah dan tenaga medis, hal ini menimbulkan maraknya aborsi ilegal yang dapat membahayakan korban, oleh karena itu KUPI (Kongres Ulama Perempuan Indonesia) mengeluarkan putusan yang salah satu putusannya yaitu tentang Perlindungan jiwa perempuan dari bahaya kehamilan akibat pemerkosaan, salah satu fatwa dari putusan tersebut terkait diperbolehkannya melakukan aborsi pada korban pemerkosaan tanpa dibatasi usia kehamilan. Terkait aborsi sendiri para ulama sepakat bahwa hukum melakukan aborsi melebihi usia kandungan 120 hari adalah haram. Dalam hal ini penulis mencoba menganalisis fatwa KUPI tersebut dalam perpektif Fatima Mernissi seorang Feminisme berasal dari Maroko. Metode yang digunakan penulis yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil yang diperoleh yaitu dalam perspektif Fatima Mernissi keputusan KUPI merupakan keputusan yang tepat karena pada hakikatnya Islam tidak mungkin tidak melindungi hak-hak perempuan, bahkan Islam menekankan untuk melindungi kaum yang lemah. Menurutnya hukum Islam tergantung siapa yang memandang serta menafsirkan, jadi dalam penetapan hukum bisa jadi para ulama terdahulu tidak memiliki sudut pandang yang luas. Kata Kunci: KUPI, Fatima Mernissi, Aborsi