Djono Djono
Universitas Sebelas Maret Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DISKURSUS NILAI PEMIKIRAN EKONOMI KERAKYATAN MOHAMMAD HATTA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Bangun Hutama Winata; Sunardi Sunardi; Djono Djono
PROCEEDING UMSURABAYA 2020: Proceedings Conference of Elementary Studies 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pendidikan merupakan sebagai tranformasi ilmu pengetahuan tetapi juga nilai luhur sehingga siswa tidak hanya dibekali kecerdasan tetapi juga ahlak dan karakter pada dirinya. Pada penelitian ini bertujuan untuk menjadi rujukan dalam membentuk karakter siswa melalui pemikiran tokoh Mohammad Hatta. Pemikiran ekonomi kerakyatan Mohammad Hatta merujuk kepada era globalisasi yang semakin berkembang dalam membentangi karakter siswa. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini mengunakan deskriptif kualitatif. Secara pemikiran Mohammad Hatta ingin membangun nilai-nilai luhur melalui pemikiran ekonomi kerakyatan. Melalui mempelajari pemikiran ekonomi kerakyatan yang di dalamnya mengandung nilai-nilai karakter:solidaritas, jujur, kerjasama, percaya diri, diharapkan siswa dapat meneladani karakter pemikiran salah satu tokoh pendiri bangsa. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Mohammad Hatta, Pemikiran Mohammad Hatta
Kreativitas dalam Pembelajaran Sejarah Abadke-21 Studi Kasus di Sma Negeri 2 Wonogiri Anggoro Bimo Putranto; Djono Djono
Jurnal Artefak Vol 13, No 1 (2026): Historical Literacy and Local Wisdom
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v13i1.23987

Abstract

This study critically analyzes the conceptualization and implementation of creativity in 21st-century history education under the Kurikulum Merdeka framework. Employing a qualitative case study with a socio-constructivist perspective, data were gathered via interviews, observations, and document analysis, then processed using Miles and Huberman’s thematic analysis. The results indicate that creativity in history is a socially mediated process shaped by pedagogical design, student characteristics, and structural constraints. Furthermore, a tension exists between curriculum policy and classroom reality. The study’s novelty lies in the development of "historical creative literacy," which reconstructs creativity as an interpretive process rooted in historical thinking rather than a generic skill. This concept effectively bridges the gap between 21st-century skill requirements and the epistemological characteristics of history learning.