Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Bagaimana penggunaan intuisi dinilai oleh manajer pembelian? Sebuah studi berdasarkan perspektif karyawan dari industri manufaktur Ariel Nian Gani; Muhammad Rofi'i; Ikhsan Maksum
Ekonomi Bisnis Ekonomi Bisnis, Volume 25, No.2, Oktober 2020
Publisher : Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um042v25i2p95-107

Abstract

Meskipun penggunaan intuisi telah menjadi salah satu alat pengambilan keputusan yang disukai oleh CEO, manajer dan profesional, studi tentang bagaimana penggunaan intuisi dinilai di tempat kerja masih langka di literatur. Artikel ini bermaksud untuk mengatasi kesenjangan literatur ini dengan berbagi temuan tentang pentingnya penggunaan intuisi dan manifestasi praktisnya dalam profesi dari sudut pandang 85 manajer pembelian. Data menunjukkan bahwa intuisi sebagian besar dikenal sebagai: (1) kapasitas untuk membuat keputusan yang tepat melalui pengenalan pola; (2) kapasitas untuk membuat keputusan cepat; dan (3) kemampuan bernalar menggunakan pengalaman. Penemuan kami membuktikan bahwa penggunaan intuisi dihargai tidak hanya sejauh berkontribusinya pada kesuksesan sebuah pengambilan keputusan, tetapi juga untuk peningkatan kemampuan pribadi. Sayangnya, peserta dalam penelitian ini cenderung berbagi gagasan umum dan ambigu tentang pentingnya intuisi daripada menyajikan contoh kehidupan profesional berbasis praktik yang konkret yang menggambarkan pemahaman dan penerapannya dalam organisasi mereka.
PENDIRIAN LEMBAGA NAZHIR WAKAF UANG BERBASIS YAYASAN (YAYASAN OASE ANAK BANGSA) Nurul Huda; Ariel Nian Gani; Muhammad Rofi'i; Lukman Hamdani; Nur Fitria Handayani; Muhammad Sabil
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.9789

Abstract

Wakaf uangĀ  telah menjadi alternatif yang bagus untuk individu atau organisasiĀ  yang tidak memiliki aset tidak bergerak tetapi hanya memiliki aset bergerak untuk tujuan endowment. Yayasan Oase Anak bangsa juga berkeinginan untuk menjadi nazhir wakaf uang untuk mensupport kegiatan pada bidang pendidikan dan sosial. Kegiatan PkM ini bertujuan membantu yayasan untuk mendirikan nazhir wakaf uang yang mendapatkan izin dari Badan Wakaf Indonesia. Hasil PkM menunjukkan masih rendahnya pemahaman masyarakat sekitar yayasan terkait wakaf selain itu PkM ini; juga sudah membantu syarat nazhir mempunyai sertifikasi kompetensi di bidang pengelolaan wakaf.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENDESAIN FOTO PRODUK UNTUK MENINGKATKAN POTENSI PENJUALAN Muhammad Rofi'i; Penny Rahmah Fadhilah; Lily Deviastri; Intan Tri Annisa; Ariel Nian Gani; Muhammad Faisal
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.1190-1198

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, khususnya di DKI Jakarta. Namun, pandemi COVID-19 menyebabkan penurunan penjualan UMKM akibat terbatasnya interaksi fisik dengan konsumen. Pemasaran digital melalui media sosial berbasis visual, seperti Instagram, menjadi solusi penting dalam menjaga keberlangsungan usaha. Foto produk yang menarik terbukti berpengaruh terhadap minat beli konsumen pada platform daring. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam mendesain foto produk sebagai upaya mendukung kegiatan bazar online UMKM binaan Dinas PPAPP DKI Jakarta. Program ini diikuti oleh 19 pelaku UMKM dan dilaksanakan secara daring melalui metode pelatihan yang mengombinasikan penyampaian materi dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dengan 11 indikator kompetensi fotografi produk. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan rata-rata tingkat pemahaman meningkat dari 20% pada pre-test menjadi 62% pada post-test, serta rata-rata peningkatan sebesar 69%. Hasil ini membuktikan bahwa pelatihan desain foto produk efektif dalam meningkatkan kemampuan pemasaran digital UMKM dan mendukung daya saing usaha di era ekonomi digital.