Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN PRINSIP PRINSIP SENI EKSPRESIONISME DALAM RANCANGAN ARSITEKTUR Mudeng, Janny; Siswanto, Wahyudi
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 1 No. 1 (2012): EDISI PERDANA Volume 1 No.1 Mei 2012
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v1i1.362

Abstract

ABSTRAK Karya tulis ini bertujuan untuk  untuk mengingatkan kembali tentang prinsip dan ciri-ciri Arsitektur Ekspresionis yang benar, yang di mana akan dapat kita terapkan kembali ke dalam suatu perancangan Arsitektural, atau Regionalisme yang diakui dalam Arsitektur Post Modern. Pembahasan ini ditempuh melalui studi literatur disertai analisis terhadap teori-teori yang diperoleh dalam karya-karya Arsitektur yang mewakilinya, hasil pembahasan ini kemudian dipresentasikan secara deskriptif untuk memperoleh kesimpulan yang relevan. Dari keseluruhan penulisan diperoleh hasil bahwa ekspresionis dalam Arsitektur yaitu adalah usaha untuk menghargai kebebasan berimajinasi dan kebebasan mencipta yang merupakan Seni dalam Arsitektur. Kebebasan yang dimaksud ini adalah Seni yang tidak hanya dibatasi oleh modul yang akan menjadikan bentuk bangunan terlihat kaku dan monoton. Bentuk ekspresinya biasa terdapat pada emosi kemarahan dan depresi serta emosi bahagia. Kata Kunci: Ekspresionisme, Arsitektur
DISAIN PABRIK MINYAK GORENG DI BITUNG - Eko Arsitektur Mudeng, Janny; Nangoy, Welly
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 2 No. 1 (2013): Edisi Khusus TA. Volume 2 No.1 Mei 2013.
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v2i1.891

Abstract

ABSTRAK Kota bitung merupakan kota dengan kawasan ekonomi terpadu, dengan jumlah perusahaan industri yang cukup tinggi. Dalam rangka meningkatkan perekonomian wilayah sekaligus meningkatkan kehidupan sosial ekonomi masyarakat, maka diadakan pembangunan pabrik minyak goreng untuk mengolah hasil alam yang berlimpah berupa tanaman kelapa. Di Kota Bitung telah terdapat tiga perusahaan pabrik minyak goreng yaitu PT Bimoli, PT Multi Nabati Sulawesi dan PT Agro Makmur Raya yang letak lokasinya hanya terkonsentrasi di kawasan pusat kota bitung. Guna untuk memperluas lokasi industri dan agar tidak terkonsentrasi di suatu kawasan saja maka dilakukan pembangunan pabrik minyak goreng di kecamatan matuari. Rencana letak lokasi yang akan di pakai dekat dengan kawasan hutan serta perumahan penduduk. Dalam perancangan Pabrik Minyak Goreng di Bitung, tema yang diangkat yaitu Eko Arsitektur atau Arsitektur pemerhati lingkungan yang di mana setiap perancangan bangunannya tidak akan menimbulkan dampak-dampak negatif bagi lingkungan maupun makhluk hidup sekitarnya. Kata Kunci : Bitung, Pabrik Minyak Goreng, Ekologi Arsitektur [1] Mahasiswa PS1 Arsitektur UNSRAT [2] Staff Dosen Pengajar Arsitektur UNSRAT