Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karya Bidang Program Tayangan “Gitaran Sore – Sore” Pro TV Semarang sebagai Creative Dimas Muhammad; Tandiyo Pradekso; Agus Naryoso; M Bayu Widagdo
Interaksi Online Vol 3, No 1: Januari 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.94 KB)

Abstract

Televisi merupakan salah satu media masaa yang paling digemari oleh penduduk Indonesia. Namun tayangan yang digemari oleh masyarakat Indonesia saat ini adalah tayangan yang menghibur tanpa mengindahkan nilai edukasi didalamnya. Disini program talkshow Gitaran Sore-Sore bertujuan untuk memberikan nilai edukasi dan nilai hiburan bagi anak muda kota Semarang.Ditayangkan di Pro tv yang merupakan tv lokal di kota Semarang, membuat Gitaran Sore-Sore menggunakan unsur proximity untuk menggapai penonton. Dikemas menjadi obrolan ringan yang menjadikan program Gitaran Sore-Sore sebagai sarana untuk menyampaikan aspirasi kalangan muda kota Semarang.Dalam proses produksi, penulis disini bertugas sebagai creative. Creative adalah orang yang bertanggung jawab untuk membuat rencana dan alur program sampai dengan proses pembuatan konten kreatif di dalam program tayangan televisi.Proses produksi dilakukan mulai tanggal 29 September 2014 hingga 13 November 2014 di Pro TV Semarang pada pukul 15:00 WIB. Berdasarkan testimoni penonton, program Gitaran Sore-Sore merupakan program talkshow yang inspiratif, membuka banyak pandangan baru bagi penonton, dan dengan penyampaian yang sesuai dengan anak muda bisa memberikan nilai edukasi pada setiap tayanganya.Kata kunci : talkshow, creative, televisi, inspiratif
Implementasi Pembelajaran Fiqih Taharah di Majlis Taklim Al Falah Tangerang Dwi Cahyo; Nurul Hafidz; Dimas Muhammad; Bismi Izul; Asrori Mukhtarom
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Vol. 4 No. 4 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/jpmis.v4i4.2935

Abstract

Learning Islamic jurisprudence (fiqh taharah) is an important foundation in developing correct worship habits in children. This community service research examines the implementation of Islamic jurisprudence (fiqh taharah) learning at Majlis Taklim Al Falah Tangerang with the aim of improving knowledge, practical skills in ablution, and the capacity of teachers in teaching children. The method used is an asset-based community development (ABCD) approach and a participatory-educational approach that combines short theory sessions, demonstrations, repeated practice, and non-written practical evaluations. Data were collected through observation, interviews, direct practice, and formative evaluations during the activities. The results show an increase in participants' conceptual understanding of hadas and najis (impurity) and improved ablution practical skills, characterized by enthusiasm, the ability to imitate the ablution sequence more accurately, and a positive response to practical learning methods. In addition, the program encourages teachers' awareness to implement skills-based evaluation and enrich learning methods according to children's characteristics. In conclusion, Islamic jurisprudence (fiqh taharah) learning at Majlis Taklim is more effective when it is practice-oriented, participatory, and sustainable; Follow-up recommendations include routine ablution practices, pedagogical training for teachers, and the provision of simple media to support learning.