Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Perbandingan Metode Konvensional, Desklab dan Bondek pada Pekerjaan Bekisting Jembatan Girder Tipe I pada Proyek Jalan Tol Bogor – Ciawi - Sukabumi Irriene Indah susanti
Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441//jrs.2019.V08.i2.01

Abstract

Pada saat ini perkembangan teknologi konstruksi yang bervariasi menjadikan alternatif yang cukup baik dalam pembangunan proyek konstruksi, akan tetapi keterbatasan sumber daya yang ada menjadi tolak ukur yang dipertimbangkan dalam pemilihan metode maupun material yang akan digunakan dalam pelaksanaan konstruksi. Seluruh stake holder terkait dalam pembangunan sangat mengharapkan pekerjaan dapat dilakukan dalam waktu yang singkat, mutu yang dapat diandalkan dan biaya yang ekonomis. Bila dilihat dari sudut pandang kontraktor, biaya yang dikeluarkan menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam pelaksanaan konstruksi, oleh karena itu pemilihan metode perlu direncanakan dan diteliti secara matang. Cara yang digunakan dalam pelaksanaan konstruksi yaitu dengan mencari alternatif bekisting di dalam pelaksanaan konstruksi. Hasil dari analisa biaya pada masing-masing metode bekisting dalam /m2 yaitu : biaya bekisting konvensional sebesar Rp. 401.228, biaya bekisting bondek sebesar Rp. 236.835, biaya bekisting deckslab precast sebesar Rp. 1.069.303. Dari hasil analisa tesebut maka dapat disimpulkan, metode bondek adalah pilihan yang tepat untuk digunakan sebagai bekisting pelat lantai pada jembatan karena biaya yang dikeluarkan lebih efisien bila dibandingkan dengan bekisting konvensional dan deckslab precast.
COMPARISON OF METHOD WORK IMPLEMENTATION IMPROVEMENT OF SLOPE STABILITY IN TERMS OF COST AND TIME Irriene Indah Susanti; Anis Eka Aprianti
Neutron Vol 20 No 01 (2020): JULY 2020
Publisher : NAROTAMA UNIVERSITY, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rampa street - Poriaha / Mungkur (WINRIP) is one location that has a slope angle on its slopes prone to landslides, causing damage to some roads. Based on these conditions, the Ministry PUPR slope handling project launched on this road. In practical improvements slope stability was conducted using three methods: manlift, hanging platforms and scaffolding. All three methods have their advantages and disadvantages in terms of both cost and time. To obtain the results of the comparison of cost and time to do the direct observation and study of literature, the comparative results obtained on the cost and time to get the method implementation in accordance with needs. From the three methods, the lowest cost and the fastest duration of the results implementation method using manlift with cost of Rp 1,557,623,470 and duration of work 29 days