Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) Untuk Analisis Tingkat Kerawanan Banjir Pada DAS Cisadane Ika Sari Damayanthi Sebayang; Rika Rosi Rosanti
Rekayasa Sipil Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2022.v11.i1.04

Abstract

Banjir pada DAS Cisadane kerap terjadi setiap tahunnya terutama pada musim penghujan. Selain faktor musim hujan ada beberapa faktor lainnya yang mempengaruhi, seperti kemiringan lereng, ketinggian tanah, jenis tanah dan penggunaan lahan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi titik lokasi sebaran banjir pada wilayah DAS Cisadane dengan tujuan membantu memberikan pengambilan keputusan dalam melakukan tindakan-tindakan, pencegahan, pengurangan resiko dampak banjir. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder, yaitu data curah hujan rata - rata tahunan dari 13 stasiun, data jenis tanah, data DEMNAS (Data Elevation Model Nasional), peta RBI skala 1:25.000 dan peta DAS Cisadane. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode scoring dan overlay dimana setiap parameter-parameter yang digunakan untuk menganalisis tingkat kerawanan banjir pada DAS Cisadane adalah curah hujan, kemiringan lereng, ketinggian tanah, jenis tanah, jarak wilayah terhadap sungai (buffer sungai), dan penggunaan lahan yang diberi nilai dan bobot sesuai dengan klasifikasi tingkat kerawanannya. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan perangkat lunak ArcGis 10.2.2. Hasil dari dipenelitian menghasilkan peta tingkat kerawanan banjir pada DAS Cisadane yang memberikan informasi sebaran lokasi wilayah yang rawan terhadap banjir. Sekitar 76,77% atau 116.178,559 ha luas wilayah DAS Cisadane rawan terhadap banjir dengan tingkat kerawanan sangat tinggi hingga tingkat kerawanan menengah yang tersebar dari hulu sampai hilir.