Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Moderatisme Islam Pesantren Dalam Menjawab Kehidupan Multikultural Bangsa Mohamad Farid; Ahmad Syafi'i
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol 3 No 1 (2018): Iqra': Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v3i1.257

Abstract

Islamic pesantren or pesantren cottage can be termed as Aswaja Kiai which became an Islamic heritage of the wali have unique and extraordinary features in the history of Islamic da'wah in Indonesia known as moderate aswaja featuring Islamic features that are polite, peaceful, not pushy, not extreme right, no extreme left, by the scholars' or Kiai is very dominant coloring its role in the development of da'wah moderatisme system or learning through boarding school, as well as the development of the nature of religious rituals characterized by tasawwuf holiness that is not fatalistic let alone hedon matrial dried Aswaja teachings is very rooted and residing dihe along with the development of Islamic society of Indonesia a majmuk and multicultural. He seemed to be a form of moderate Islam that rahmatan lil alamin for the life of nation and community, so reasonable, if he to this day still exist and able to do self-actualization with the development of society. Keyword; moderatism, Islam, pesantren.
Penguatan Kesadaran Kebersihan Mahasiswa melalui Program Penghijauan Kampus Berbasis Participatory Action Research (PAR) Muhammad Zakki; Nuroniyah; Mujito; Mohamad Farid; Nelud Darajaatul Aliyah
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1982

Abstract

Kebersihan dan penghijauan kampus merupakan elemen penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman, namun kondisi faktual menunjukkan masih rendahnya kesadaran dan keterlibatan mahasiswa dalam menjaga kebersihan lingkungan kampus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran, partisipasi, dan perubahan sikap mahasiswa terhadap kebersihan melalui program penghijauan kampus berbasis Participatory Action Research (PAR). Kegiatan dilaksanakan selama empat hari dengan melibatkan mahasiswa secara aktif dalam kerja bakti, penanaman tanaman hias, serta pengelolaan sampah sederhana. Metode PAR diterapkan melalui tahapan perencanaan, aksi, observasi, dan refleksi bersama peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan kebersihan, ditandai dengan keterlibatan aktif lebih dari 80% peserta dalam seluruh rangkaian kegiatan. Selain itu, terjadi perubahan kondisi lingkungan kampus, yaitu berkurangnya area kotor dan terciptanya ruang hijau yang lebih tertata dan asri. Secara sikap, mahasiswa menunjukkan peningkatan kepedulian dan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan, yang tercermin dari inisiatif menjaga kebersihan pascakegiatan. Program ini juga memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan di kampus. Dengan demikian, program penghijauan berbasis PAR efektif dalam mendorong perubahan perilaku dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan.