Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemikiran Pendidikan Abdurrahman Wahid dan Relevansinya terhadap Pengembangan Pesantren di Kabupaten Tebo Eka Ramadhani, Arsela; Mukti, Ridwan; Nur Khoiriah, Mawar
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 2, September - Desember 2023
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i2.272

Abstract

Penelitian ini menganalisis relevansi pemikiran pendidikan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) terhadap pengembangan pesantren di Kabupaten Tebo. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis dokumentasi, penelitian ini mengkaji gagasan-gagasan inti pendidikan Gus Dur dan memetakan aplikabilitasnya terhadap kondisi konkret pesantren di Tebo. Temuan menunjukkan bahwa tiga pilar utama pemikiran pendidikan Islam Gus Dur—pendidikan berbasis modernisme, pendidikan berbasis pembebasan, dan pendidikan berbasis kebhinekaan—sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi pesantren di Kabupaten Tebo. Pesantren Raudhatul Mujawwidin (ROMU) di Rimbo Bujang yang menaungi 2.028 santri di bawah sepuluh lembaga pendidikan formal, dan Pesantren Nurul Jalal sebagai pesantren tertua di Tebo, mencerminkan visi Gus Dur tentang pesantren sebagai lembaga pendidikan asli Indonesia yang harus memadukan ilmu agama dengan ilmu umum dan merespons kebutuhan masyarakat secara kontekstual. Konsep al-muhafadzah 'ala al-qadim al-shalih wa al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah (memelihara tradisi lama yang baik sambil mengadopsi inovasi baru yang lebih baik) menjadi jembatan epistemologis antara pemikiran Gus Dur dengan arah pengembangan pesantren di Kabupaten Tebo.
Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Guru PAI di Kabupaten Tebo: Pengabdian Musa, Musa; Melva Maidora; Putri Salma Wahyuni; Ridwan Mukti; Taufik Gunawan; Ulil Abshor
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 4 April-Juni 2
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v1i4.6197

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka yang ditetapkan melalui Kepmendikbudristek Nomor 56/M/2022 menuntut transformasi pedagogis signifikan bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Banyak guru PAI di kawasan non-industri seperti Kabupaten Tebo belum mendapatkan pelatihan yang memadai untuk mengimplementasikan kurikulum ini secara efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan pelatihan terstruktur bagi guru PAI di Kabupaten Tebo tentang implementasi Kurikulum Merdeka melalui workshop di salah satu SDN di Kecamatan Rimbo Bujang. Kegiatan dihadiri 32 guru PAI SD/MI dengan narasumber Musa, S.Ag., M.Pd.I. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, workshop berbasis modul, diskusi kelompok, dan praktik perancangan Modul Ajar. Evaluasi pre-post menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 55,8 menjadi 79,6, dengan N-gain 0,54 (sedang). Peningkatan tertinggi terjadi pada artikulasi CP menjadi ATP dan TP (N-gain 0,61). Kepuasan peserta mencapai rerata 4,3/5,0. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis sekolah oleh praktisi yang kompeten efektif menjembatani kesenjangan implementasi Kurikulum Merdeka bagi guru PAI di Kabupaten Tebo