Sukirno
Universitas Jenderal Soedirman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI WADAH BUDIDAYA UNTUK PEMBENIHAN IKAN SKALA RUMAH TANGGA PADA LAHAN TERBATAS DI KELURAHAN SUMAMPIR KABUPATEN BANYUMAS Dian Bhagawati; Agus Nuryanto; Aswi Andriasari Rofiqoh; Sukirno
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.9781

Abstract

Abstract. Nilem fish (Osteochilus hasselti) is one of the freshwater aquaculture fish that many consumers like because it has a delicious taste and affordable prices. Market demand for the availability of nilem fish seeds continues to increase, but fish cultivators in Sumampir Village (RT0 / RW06) North Purwokerto, Banyumas Regency, have not been able to provide it optimally. This condition occurs because fish cultivators are still managing their hatchery business conventionally. Based on the request of the target audience, dissemination has been carried out to apply a multipurpose hatchery through training on nilem fish hatchery in limited land. The goal is to train and educate cultivators in planning, preparing tools and materials, and conducting fish hatcheries in a multipurpose cultivation container. The method applied is participatory, including preparation, implementation of training, and evaluation of activities. The realization of the activities was carried out in stages which included lectures, practice, and making demonstration plots, which were conducted face-to-face (offline) and online. The results of the activities achieved were that the Kelompok Pembudidaya Ikan (pokdakan) members were able to carry out induction of nilem fish hatchery and non-mass natural spawning, with a male to female ratio of 1: 2. The target audience has also succeeded in producing seeds on limited land using multipurpose containers. During a month able to do spawning three times. The resulting seeds are maintained for two weeks, then sold to other fish farmers. The target audience has also been able to disseminate their knowledge and skills to other fish cultivators.               Abstrak. Ikan Nilem (Osteochilus hasselti) merupakan salah satu ikan budidaya air tawar yang banyak disukai konsumen, karena memiliki citarasa gurih dan harga terjangkau. Permintaan pasar terhadap ketersediaan benih ikan nilem terus meningkat, tetapi  pembudidaya  ikan di  Kelurahan  Sumampir  (RT0/RW06) Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas, belum mampu menyediakannya secara  optimal.  Kondisi  tersebut terjadi karena pembudidaya  ikan masih mengelola usaha pembenihannya secara  konvensional. Berdasarkan  permintaan khalayak sasaran, maka telah dilakukan diseminasi untuk mengaplikasikan wadah pembenihan serba guna melalui pelatihan pembenihan ikan nilem di lahan terbatas. Tujuannya untuk melatih dan mendidik pembudidaya dalam merencanakan, menyiapkan alat  dan  bahan, dan melakukan pembenihan ikan dalam  wadah  budidaya  serbaguna.  Metode  yang  diterapkan  adalah  partisipatif,  meliputi persiapan, pelaksanaan  pelatihan  dan evaluasi  kegiatan. Realisasi  kegiatan  dilaksanakan secara bertahap  yang  meliputi  ceramah,  praktek  dan  pembuatan  demplot, yang dilakukan secara tatap muka (luring) dan daring.  Hasil kegiatan yang dicapai yaitu anggota pokdakan telah mampu melakukan pembenihan ikan nilem secara induksi dan pemijahan alami non-massal, dengan perbandingan jantan dan betina adalah 1:2.  Khalayak  sasaran  juga telah berhasil memproduksi benih pada lahan terbatas dengan menggunakan wadah serbaguna. Selama sebulan mampu melakukan pemijahan sebanyak tiga kali. Benih yang dihasilkan dipelihara selama dua minggu, kemudian dijual ke petani ikan lainnya. Khalayak sasaran  juga telah mampu menyebarluaskan pengetahuan dan ketrampilannya kepada pembudidaya ikan lainnya.