Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Jama’ah Tahlil Sebagai Institusi Mediasi Pengembangan Masyarakat di Desa Murtirejo, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen Sriyanto, Agus; Muridan, Muridan
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/icodev.v5i1.11846

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang peranan jamaa’ah tahlil di Desa murtirejo, dalampengembangan masyarakat. Jama’ah tahlil merupaka sekumpulan orang yang berdoa secarabersama-sama dengan membaca bacaan-bacaan kalimat tahlil, dzikir, serta bacaan ayat al-Qur’a.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui bagaimana peranan jama’ah tahlilsebagai institusi mediasi terutama dalam pengembangan masyarakat. Jening penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kulaitatif deskriptif. Subyek yang dijadikan informan dalam penelitian ini adalah pengurus dan para nggota jama’ah tahlil, dan untuk obyeknyaadalah peran jam’ah tahlil sebagai institusi mediasi pengembanan masyarakat, untuk metodepengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jama’ah tahlil di desa Murtirejo kecamatan kebumen kabupaten kebumen telah memainkan peran sebagai institusi mediasi bagi pengembangan masyarakat, karenainstitusi ini bisa menjembatani anatara kepentingan-kepentingan privat dan kepentingan publicmereka. Bahkan lebih dari itu, jama’ah tahlil juga bisa menjadi mitra pemerintah, khususnya pemerintah desa dalam mensukseskan program-program pembangunan yang sudah di tergetkan.
Self Development sebagai Media Pembentukan Karakter Religius pada Anak Asuh Hanifah, Laila Azza; Pramesti, Widia Dwi; Muridan, Muridan
Assertive: Islamic Counseling Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Assertive: Islamic Counseling Journal | Juli-Desember 2024
Publisher : Da'wah Faculty of UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/j.assertive.v3i2.12643

Abstract

ABSTRACT Foster children living in orphanages, with various backgrounds, can have several personal and spiritual problems, where these aspects are very necessary in living their lives. This research aims to understand and identify self-development to shape religious character in foster children. The approach used is a qualitative approach where research is carried out directly at the location of the research object. Data was collected through direct observation and interviews with 4 foster children and 1 adoptive father in an orphanage. The results of the research show that there are several activities carried out to foster self-development, which indirectly also function as a medium for forming the religious character of foster children. The strategies implemented include getting used to religious activities such as getting used to carrying out morning and evening dhikr, carrying out TPQ, and also getting used to worship. This activity certainly went well and certainly had a positive impact on the foster children at the Putra Muhammadiyah Purwokerto Orphanage.   Anak asuh yang tinggal di Panti Asuhan dengan berbagai latar belakangnya, bisa memiliki beberapa masalah terkait pribadi maupun rohani, dimana aspek tersebut diperlukan dalam menjalani kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengidentifikasi self development untuk membentuk karakter religius pada anak asuh. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dimana penelitian dilakukan secara langsung ke tempat objek penelitian. Data yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara secara langsung kepada 4 orang anak asuh serta 1 orang bapak asuh di Panti Asuhan. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan untuk menumbuhkan self development yang secara tidak langsung juga sebagai media untuk pembentukan karakter religius anak asuh. Strategi yang sudah dilakukan antara lain, pembiasaan kegiatan keagamaan seperti pembiasaan melaksanakan dzikir pagi dan sore, pelaksanaan TPQ dan juga pembiasaan melakukan kultum. Kegiatan tersebut tentunya sudah berjalan dengan baik dan tentunya membawa dampak positif bagi para anak asuh di Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Purwokerto.