p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konstruksia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN BEKERJA JARAK JAUH DAN KOMUNIKASI DENGAN PENJADWALAN PROYEK DI KAWAN LAMA RETAIL Angga Pratama; Wahyu Indra Sakti Saidi
Konstruksia Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Konstruksia Vol 12 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.092 KB) | DOI: 10.24853/jk.12.2.118-130

Abstract

Penjadwalan proyek dikatakan sesuai dengan rencana jika terlaksana sesuai dengan target yang telah ditentukan. Penjadwalan pada proyek merupakan salah satu elemen dari hasil perencanaan, yang dapat memberikan informasi tentang jadwal rencana dan kemajuan proyek dalam hal kinerja sumber daya berupa biaya, tenaga kerja, peralatan dan material serta rencana durasi dan progress waktu untuk penyelesaian proyek, Proses pemantauan serta pembaruan selalu dilakukan untuk mendapatkan penjadwalan yang paling realistis agar alokasi sumber daya dan penetapan durasinya sesuai dengan sasaran dan tujuan proyek. Penelitian ini menggunakan metode kuesioner dalam pencarian data. Sampel yang digunakan adalah karyawan yang bekerja di Kawan Lama Retail sejumlah 32 orang dengan menggunakan metode simple random sampling. Penelitian ini hanya dibatasi pada analisis mengenai hubungan bekerja jarak jauh dan komunikasi terhadap penjadwalan proyek di Kawan Lama Retail. Metode analisis yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, analisis determinasi, analisis regresi dan korelasi baik sederhana maupun berganda. Sehingga melalui metode ini dapat diketahui seberapa besar hubungan bekerja jarak jauh dan komunikasi terhadap penjadwalan proyek di Kawan Lama Retail. Dari hasil penelitian, menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara bekerja jarak jauh dan komunikasi secara bersama-sama dengan penjadwalan proyek. Dengan kata lain jika tidak ada peningkatan dalam bekerja jarak jauh dan komunikasi yang baik maka penjadwalan tidak akan memenuhi target yang ada. Namun perlu diperhatikan bahwa konstanta penjadwalan proyek mempunyai nilai negatif, dimana jika dalam bekerja jarak jauh dan komunikasi tidak diperhatikan dengan baik, maka penjadwalan proyek di Kawan Lama Retail tidak akan berjalan sesuai dengan target.
FAKTOR-FAKTOR EKSTERNAL DAN INTERNAL DALAM EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN HOTEL ASHLEY SABANG Eka Wulandari; Wahyu Indra Sakti Saidi
Konstruksia Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Konstruksia Vol 12 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.127 KB) | DOI: 10.24853/jk.12.2.88-104

Abstract

Salah satu upaya pemerintah pusat dalam mengatasi keterbatasan lahan di wilayah DKI Jakarta yang semakin sempit untuk hunian bagi wisatawan, pengusaha, pebisnis baik warga luar Jakarta maupun wisatawan mancanegara, maka pemerintah memberikan izin kepada setiap pengusaha untuk mendirikan hunian vertikal atau hotel. Pada setiap proyek konstruksi pembangunan hotel harus tetap memperhatikan faktor-faktor eksternal dan internal yang menjadi penentu proyek tersebut efektivitas atau tidak dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor eksternal dan faktor-faktor internal penentu efektivitas pelaksanaan proyek pembangunan Hotel Ashley Sabang. Yang menjadi sampel penelitian dalam tesis ini adalah kontraktor struktur dan arsitektur, kontraktor mekanikal, elektrikal dan plumbing, dan kontraktor interior di proyek Hotel Ashley Sabang sebagai objek penelitian, dengan metode sampling purposive. Metode analisis yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas data, analisis karakteristik responden dan analisis relative importance index (RII). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat faktor eksternal penentu efektivitas pelaksanaan proyek yang meliputi, penggunaan internet untuk mencari sumber informasi, pemakaian media e-mail sebagai alat komunikasi surat menyurat dan selalu menyelesaikan masalah dengan masyarakat jika ada perselisihan. Sedangkan faktor internal penentu efektivitas pelaksanaan proyek yaitu, komitmen yang sudah dibuat antara owner dan kontraktor tepat waktu, membuat hasil kerja lebih berkualitas dan produktivitas dan mampu bersama-sama memecahkan konflik di proyek.