Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Teknik Marmet terhadap Kelancaran Asi pada Ibu Post Partum Wasis Pujiati; Lili Sartika; Liza Wati; R Alya Ramadinta
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2021): Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fik.v11i2.1596

Abstract

Breast milk is a liquid produced by mothers as the best food intake for the nutritional needs of babies. Several problems related to breastfeeding in post partum mothers are lactation management which is less effective on the first day of birth, caused by lack of knowledge and stress. One of the methods used to overcome breast milk insufficiency is the marmet technique. Marmet technique is a combination of massage that is effective, manual, safe and free of cost. The marmet technique is an optimal effort to stimulate the hormones oxytocin and prolactin in the smooth flow of breast milk. The purpose of this study was to determine the effect of the marmet technique on the smoothness of breastfeeding in post partum mothers in the Tanjungpinang City Health Center Work Area. This is a study with a quasi-experimental design (Quasi Experiment) with a Pre and Post Test without Control design. The research population was post partum mothers as many as 201 people and the number of samples was 30 respondents. Samples were taken using purposive sampling. Hypothesis test using non parametric by doing Wilcoxon test. The results showed that there was an effect of the marmet technique on the smoothness of breastfeeding in post partum mothers with a value of 0.000. Research recommendations for effective marmet techniques are carried out to launch breast milk in postpartum mothers and the marmet technique can stimulate an increase in the hormones prolaksin and oxytocin so that it has a relaxing effect on postpartum mothers
Pemberian Informasi Obat Multivitamin Pada Kegiatan Vaksinasi COVID-19 di Poltekes Kemenkes Tanjungpinang Ikha Rahardiantini; Lili Sartika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2022): JPMI - April 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.457

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit akibat infeksi virus saluran pernapasan menular yang disebabkan oleh virus baru bernama Severe Acute Respiratory Syndrome-Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Gejala COVID-19 antara lain demam, batuk, kelelahan, sesak napas dan hilangnya indera penciuman serta diare. Fungsi sistem imun merupakan bagian penting dan perlu dijaga agar daya tahan tubuh tetap kuat dan optimal. Sistem imun yang kuat sangat penting bagi pertahanan tubuh dalam mencegah berbagai penyakit menular, terutama di masa pandemi COVID-19. Infeksi Coronavirus (2019-nCoV) belum memiliki obat antivirus target yang efektif. Pengobatan suportif masih menjadi pengobatan utama saat ini untuk pasien COVID-19. Salah satunya pemberian multivitamin yang mengandung vitamin C, D, dan Seng oral maupun intravena dapat mengurangi peningkatan risiko komplikasi, mengurangi tingkat keparahan, mengatasi gejala, dan meningkatkan imunitas tubuh. Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mengatasi masalah masyarakat menghadapi pandemi virus Covid-19 adalah melalui sosialisasi tentang penerapan protokol kesehatan dan pembagian vitamin C, D, dan Seng bagi para peserta vaksin di Poltekes Kemenkes Tanjungpinang untuk meningkatkan imunitas tubuh sehingga dapat meminimalisir penularan virus COVID-19 serta memutus mata rantai penularannya. Masyarakat sangat antusias dan menyambut baik kegiatan tersebut dan mengharapkan untuk bisa dilakukan kegiatan serupa secara berkelanjutan mengingat masa pandemi belum bisa dipastikan kapan berakhir.
Peningkatan Pengetahuan Penggunaan Obat Diabetes Lili Ika Sartika; Ikha Rahardiantini
DIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): Dimas Juli 2022
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/dmk.v4i2.460

Abstract

Peningkatan pengetahuan tentang penggunaan obat diabetes mellitus pada masyarakat. Salah satu penyebab kurangnya pengetahuan masyarakat karena kurangnya motivasi dan keingintahuan masyarakat. Diabetes mellitus adalah penyakit kronik yang kompleks yang memerlukan pengobatan terus menerus dengan menurunkan berbagai faktor resiko untuk mengkontrol glukosa darah penderita diabetes melitus. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk menurunkan penyalahgunaan obat diabetes melitus. Metode yang digunakan yang digunakan dalam pengabdian ini berupa penyuluhan secara daring dan luring. Sasaran kegiatan masyarakat wilayah kerja puskemas tanjung unggat. Materi penyuluhan berisi tentang penggunaan obat obat diabetes. Selama penyampaian materi disertai diskusi dengan peserta. Pengukuran tingkat perubahan pengetahuan tentang obat diabetes menggunakan kuisioner pre-test dan post-test yang diisi oleh masyarakat diwilayah kerja puskesmas tanjung unggat sebelum dan setelah pemberian materi penyuluhan. Upaya untuk merubah perilaku masyarakat untuk mencegah penyalah gunaan obat diabetes dengan pembuatan leaflet.kegiatan diikuti 29 orang. Hasil evaluasi menunjukkan ada peningkatan masyarakat dengan kategori tinggi setelah diberikan penyuluhan tentang obat diabetes mellitus. Hasil kegiatan pengabdian dapat meningkatan pengetahuan tentang obat diabetes mellitus.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Obesitas Melalui Audio Visual Aid (AVA) terhadap Perilaku Pasien Obesitas di Wilayah Puskesmas Melayu Kota Piring Kota Tanjungpinang Nurhidayu Nurhidayu; Syamilatul Khariroh; Lili Sartika Sartika
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.352 KB) | DOI: 10.32504/sm.v17i2.631

Abstract

Background of Study: Obesity is an excessive accumulation of fat due to an imbalance of energy intake with energy used for a long time and has an impact on health problems and decreased quality of life. Health education using audio visual aid (AVA) can improve behavior change in obese patients towards a better understanding of health. This study aims to determine the effect of health education through audio visual aid (AVA) on behavioral changes in obese patients in Puskesmas Melayu Kota Piring.Methods: This research used Pre-experimental research design with One Group Pretest Post-test design. There were 20 respondents for sampling. The instrument data used questioner to measure knowledge, attitudes and actions about behavior change. Analysis data used Wilcoxon statistical test.Results: For statistical test knowledge indicators p-value = 0.055 (˃0.05), this showed that the alternative hypothesis (Ho) was rejected. As for the attitude indicator, the statistical test value of p-value = 0.025 (˂0.05) and the indicator of statistical test action p-value = 0.004 (˂0.05), this showed that the alternative hypothesis (Ha) was accepted. Conclusion: Health education through audio visual aid (AVA) can influence the behavior of obese patients.Keywords : health education, audio visual aid (AVA), obesity
Pengaruh Glimepirid terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Mencit Diabetes-Disfungsi Ginjal Lili Sartika; Ikha Rahardiantini
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Medicamento
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v8i2.3517

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a disease or chronic metabolic disorder that can cause long-term complications such as damage to the liver, heart, eyes, and kidneys. One of the diabetes drugs is glimepiride. Glimepiride has the main mechanism of action of lowering blood glucose by stimulating insulin secretion from the granules of Langerhans cells. This study aims to determine the effect of glimepiride on reducing blood glucose in diabetic-kidney dysfunction mice. The design of this research is Post-test Only Control Group Design. This study used 105 mice which were divided into 7 groups. The dose of glimepiride was made in three variations: 1 mg/kgBW, 2 mg/kgBW and 4 mg/kgBW. The results showed no significant effect on decreasing blood glucose levels in diabetic-kidney dysfunction mice at various doses of glimepiride (p>0.05). Furthermore, further tests were carried out which showed that there was a significant effect on the duration of administration of various doses of glimepiride in reducing blood glucose levels in diabetic-kidney dysfunction mice (p<0.05). From the results of this study, it can be concluded that the pathology of the disease does not significantly affect the mechanism of action of glimepiride. Still, the length of time glimepiride is administered to diabetic-renal dysfunction mice shows a significant effect.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Stigma Mahasiswa Pada ODHA Di Stikes Hang Tuah Tanjungpinang lili sartika
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 13 No 4 (2022): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v13i4.945

Abstract

Kasus HIV/AIDS yang terus meningkat masih menjadi perhatian dunia. Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Tahun 2020 Kepulauan Riau berdasarkan info DATIN berada pada urutan ke-sebelas jumlah kasus diindonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Stigma Mahasiswa Pada ODHA Di Stikes Hang Tuah Tanjungpinang. Metode penelitian dengan deskriptif analitik, dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 64 mahasiswa di di Stikes Hang Tuah Tanjungpinang Tahun 2022 dengan tekhnik pengambilan sampel yaitu purpose sampling. Data diolah dengan menggunakan uji Spearman Rho. Analisa Univariat hasil penelitian menunjukkan pengetahuan, sikap dan stigma terbanyak yaitu pengetahuan rendah sebanyak 33 Mahasiswa (51,6%), Sikap positif sebanyak 25 Mahasiswa (39%) dan stigma negatif sebanyak 43 Mahasiswa (67,1%). Berdasarkan karakteristik pelajar didapatkan usia terbanyak 22 tahun (67,3%), dan jenis kelamin terbanyak (67,2%) yaitu perempuan. Hasil Bivariat menunjukkan terdapat hubungan tingkat pengetahuan mahasiswa dan stigma mahasiswa dengan P-Value 0,000 (<0,05) dan terdapat hubungan sikap mahasiswa dan stigma mahasiswa P-Value 0,000 (<0,05). Disimpulkan ada hubungan pengetahuan dan sikap terhadap stigma mahasiswa. Diharapkan kepada Institusi Pendidikan untuk dapat melakukan penyuluhan dan pembekalan pembelajaran tentang ODHA
Pencegahan Gangguan Gastrointestinal Melalui Edukasi Kesehatan pada Masyarakat Kelurahan Dompak Ikha Rahardiantini; Lili Sartika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 3 (2023): JPMI - Juni 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1080

Abstract

Dispepsia merupakan penyakit tidak menular dan tidak hanya terjadi di Indonesia, bahkan di dunia. Dispepsia adalah suatu sindrom yang terdiri dari nyeri atau rasa tidak nyaman di ulu hati, kembung, mual, muntah, sendawa, rasa cepat kenyang, perut rasa penuh. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pada masyarakat di daerah Kelurahan Dompak. Metode yang dilakukan untuk pencegahan penyakit dispepsia melalui melalui penyuluhan Kesehatan dan pembagian leaftlet materi penyuluhan, sehingga dapat tercapai perilaku hidup sehat dengan menjaga pola makan dan gaya hidup yang baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh mahasiswa dan tim dosen Stikes Hang Tuah Tanjungpinang. Hasil pengabdian masyarakat adalah masyarakat memahami penyakit dispepsia dan pencegahannya. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap masyarakat. Hampir seluruh peserta aktif mengikuti kegiatan penyuluhan dengan memperhatikan materi yang diberikan dengan sungguh- sungguh dan memberikan pertanyaan saat ada yang ingin lebih diketahui.
Faktor –faktor yang Berhubungan dengan Motivasi Mahasiswa S1Tingkat IV untuk Melanjutkan Keprofesi Ners di Stikes Hang Tuah Tanjungpinang Tahun 2014 Heri Priatna; Lili Sartika; Komala Sari
Jurnal Keperawatan Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesi keperawatan di Indonesia mengalami perkembangan yang demikian pesat. Perkembangan ini memberi dampak berupa perubahan sifat pelayanan keperawatan dari pelayanan vokasional menjadi professional yang berpijak pada penguasaan iptek keperawatan termasuk dalam pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi Faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi mahasiswa S1 tingkat IV untuk melanjutkan ke Profesi Ners di STIKES Hang Tuah Tanjungpinang tahun 2014. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik, dengan pendekatan atau desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa S1 tingkat IV keperawatan STIKES Hang Tuah Tanjungpinang yang berjumlah 32 orang. Penelitian dilakukan pada bulan September – November 2014. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara cita-cita dan motivasi mahasiswa S1 tingkat IV dengan nilai p value = 0,011 dan ada hubungan antara kemampuan peserta didik dengan motivasi mahasiswa S1 tingkat IV dengan nilai p value = 0,031.
Hubungan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Farmakologi di Prodi S1 Stikes Hang Tuah Tanjungpinang Hotmaria Julia Dolok Saribu; Lili Sartika
Jurnal Keperawatan Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya motivasi dan kesadaran mahasiswa untuk belajar dikarenakan mahasiswa kurang aktif dalam mengerjakan soal latihan yang diberikan, sehingga hasil belajarnya pun menjadi kurang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi belajar terhadap hasil belajar Farmakologi pada mahasiswa. Prodi S1 Semester VI di Stikes Hang Tuah Tanjungpinang. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang Tahun 2015, dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah cita-cita dan aspirasi, kondisi peserta didik, kemampuan peserta didik, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar Farmakologi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Prodi S1 semester VI Stikes Hang Tuah Tanjungpinang tahun ajaran 2014/2015. Pemilihan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara Total Sampling, dengan jumlah sampel 41 orang sesuai dengan kriteria inklusi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dari pengolahan data kepada 41 responden dengan menggunakan ChiSquare menunjukan nilai p=0,352>0,05 untuk variabel motivasi, nilai p=0,531>0,05 untuk variabel cita-cita dan aspirasi, nilai p=0,354>0,05 untuk variabel kondisi peserta didik, nilai p=0,758 > 0,05 variabel kemampuan peserta didik. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah tidak ada hubungan terhadap motivasi belajar terhadap hasil belajar Farmakologi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kemandirian Remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Bintan Insani Tanjungpinang Dormutiara Hutabarat; Lili Sartika
Jurnal Keperawatan Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandirian adalah suatu sikap yang memungkinkan seseorang untuk berbuat bebas, melakukan sesuatu atas dorongan diri sendiri untuk kebutuhan sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan tingkat kemandirian. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Bintan Insani Tanjungpinang dengan jumlah populasi remaja 157 orang dan sampel sebanyak 29 orang. Teknik pengambilan sampel dengan Purposive Sampling. Analisis data yang digunakan ChiSquare. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan pola asuh dengan tingkat kemandirian remaja nilai p-value 0,021,adanya hubungan jenis kelamin dengan tingkat kemandirian remaja nilai p0,0037value,adanya hubungan urutan kelahiran dengan tingkat kemandirian remajanilaipvalue0,004. Diupayakan remaja atau generasi muda agar lebih bisa meningkatkan kemandiriannya secara optimal, dan mampu melakukan penguasaan ilmu pengetahuan agar kelak di masa depan mereka dapat berpartisifasi aktif dalam pembangunan dan menjadi sumber daya manusia yang berguna bagi bangsa dan negara.