Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan

Faktor –faktor yang Berhubungan dengan Motivasi Mahasiswa S1Tingkat IV untuk Melanjutkan Keprofesi Ners di Stikes Hang Tuah Tanjungpinang Tahun 2014 Heri Priatna; Lili Sartika; Komala Sari
Jurnal Keperawatan Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesi keperawatan di Indonesia mengalami perkembangan yang demikian pesat. Perkembangan ini memberi dampak berupa perubahan sifat pelayanan keperawatan dari pelayanan vokasional menjadi professional yang berpijak pada penguasaan iptek keperawatan termasuk dalam pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi Faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi mahasiswa S1 tingkat IV untuk melanjutkan ke Profesi Ners di STIKES Hang Tuah Tanjungpinang tahun 2014. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik, dengan pendekatan atau desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa S1 tingkat IV keperawatan STIKES Hang Tuah Tanjungpinang yang berjumlah 32 orang. Penelitian dilakukan pada bulan September – November 2014. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara cita-cita dan motivasi mahasiswa S1 tingkat IV dengan nilai p value = 0,011 dan ada hubungan antara kemampuan peserta didik dengan motivasi mahasiswa S1 tingkat IV dengan nilai p value = 0,031.
Hubungan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Farmakologi di Prodi S1 Stikes Hang Tuah Tanjungpinang Hotmaria Julia Dolok Saribu; Lili Sartika
Jurnal Keperawatan Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya motivasi dan kesadaran mahasiswa untuk belajar dikarenakan mahasiswa kurang aktif dalam mengerjakan soal latihan yang diberikan, sehingga hasil belajarnya pun menjadi kurang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi belajar terhadap hasil belajar Farmakologi pada mahasiswa. Prodi S1 Semester VI di Stikes Hang Tuah Tanjungpinang. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang Tahun 2015, dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah cita-cita dan aspirasi, kondisi peserta didik, kemampuan peserta didik, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar Farmakologi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Prodi S1 semester VI Stikes Hang Tuah Tanjungpinang tahun ajaran 2014/2015. Pemilihan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara Total Sampling, dengan jumlah sampel 41 orang sesuai dengan kriteria inklusi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dari pengolahan data kepada 41 responden dengan menggunakan ChiSquare menunjukan nilai p=0,352>0,05 untuk variabel motivasi, nilai p=0,531>0,05 untuk variabel cita-cita dan aspirasi, nilai p=0,354>0,05 untuk variabel kondisi peserta didik, nilai p=0,758 > 0,05 variabel kemampuan peserta didik. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah tidak ada hubungan terhadap motivasi belajar terhadap hasil belajar Farmakologi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kemandirian Remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Bintan Insani Tanjungpinang Dormutiara Hutabarat; Lili Sartika
Jurnal Keperawatan Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandirian adalah suatu sikap yang memungkinkan seseorang untuk berbuat bebas, melakukan sesuatu atas dorongan diri sendiri untuk kebutuhan sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan tingkat kemandirian. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Bintan Insani Tanjungpinang dengan jumlah populasi remaja 157 orang dan sampel sebanyak 29 orang. Teknik pengambilan sampel dengan Purposive Sampling. Analisis data yang digunakan ChiSquare. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan pola asuh dengan tingkat kemandirian remaja nilai p-value 0,021,adanya hubungan jenis kelamin dengan tingkat kemandirian remaja nilai p0,0037value,adanya hubungan urutan kelahiran dengan tingkat kemandirian remajanilaipvalue0,004. Diupayakan remaja atau generasi muda agar lebih bisa meningkatkan kemandiriannya secara optimal, dan mampu melakukan penguasaan ilmu pengetahuan agar kelak di masa depan mereka dapat berpartisifasi aktif dalam pembangunan dan menjadi sumber daya manusia yang berguna bagi bangsa dan negara.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Siswa Sekolah Dasar Ernawati; Lili Sartika
Jurnal Keperawatan Vol 6 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Bidang Kesehatan (RPJP-K) tahun 2005-2025 perilaku masyarakat yang diharapkan dalam Indonesia Sehat 2025 adalah perilaku yang bersifat proaktif untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah risiko terjadinya penyakit, melindungi diri dari ancaman penyakit dan masalah kesehatan lainnya, sadar hukum, serta berpartisipasi aktif dalam gerakan kesehatan masyarakat, termasuk menyelenggarakan masyarakat sehat dan aman (safe community. Sekolah perlu memiliki lingkungan kehidupan yang menjamin adanya proses belajar mengajar serta menciptakan kondisi yang mendukung tercapainya hidup sehat. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan teknik sampel simple random sampling sebanyak 110 responden yaitu siswa kelas I dan II SDN 04 dan SDN 010 Kelurahan Senggarang,Tanjungpinang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Data kemudian dianalisis dengan uji Chi Square. Uji analisis menunjukkan bahwa nilai asym sig sebesar 0.000 (α=0,05) untuk variabel pengetahuan, sikap, tempat pembuangan sampah, ketersediaan jajanan sehat di kantin dan peran guru sehingga disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, sikap, tempat pembuangan sampah, ketersediaan jajanan sehat di kantin dan peran guru dalam perilaku hidup bersih dan sehat siswa.
Minyak Esensial Lavender dibandingkan Esensial Mawar Terhadap Intensitas Nyeri Menstruasi pada Remaja Wasis Pujiati; Lili Sartika
Jurnal Keperawatan Vol 6 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri menstruasi merupakan kata lain dari nyeri berat selama periode menstruasi. Kondisi ini terjadi sebelum atau selama periode menstruasi. Beberapa penanganan untuk nyeri adalah dengan penggunaan terapi farmakologi maupun nonfarmakologi. Non farmakologi dengan penggunaan aromaterapi. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender maupun mawar dalam penurunan intensitas nyeri. Metode desain true eksperimental dengan rancangan randomizedpretest posttest design. Kesimpulan setelah diberikan aromaterapi lavender maupun mawar terjadi penurunan intensitas nyeri. Dengan Analisa uji Mann-Whitney diperolehp valuesebesar 0,114(p>0,005) dimana Ho diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan pemberian aromaterapi lavender dengan mawar dalam penurunan nyeri menstruasi.Hal ini menunjukkan bahwa lavender dengan mawar memiliki efek yang sama dalam penurunan intensitas nyeri menstruasi.
Senam Ergonomik Terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi Lili Sartika; Hotmaria Julia DS; Syamilatul Khairiroh
Jurnal Keperawatan Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau penyakit darah tinggi merupakan suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkan. Hipertensi sering kali disebut sebagai pembunuh gelap atau silent killer, karena termasuk penyakit yang wanita dinyatakan hipertensi jika tekanan darahnya 160/95 mmHg atau lebih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam ergonomik terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Puskesmas Batu 10. Metode penelitian ini menggunakan desain Quasy eksperimen Design dengan One Group Pre Test dan Post Test. Dimana observasi dilakukan kepada penderita hipertensi yang melakukan senam ergonomik sebanyak 3 kali dalam seminggu dan telah dipilih sebagai subjek dalam penelitian, sebelum senam ergonomik diukur tekanan darahnya dan setelah senam ergonomik diukur kembali tekanan darahnya. Berdasarkan uji Wilcoxon didapatkan hasil nilai p value 0,0000 artinya bahwa ada pengaruh senam ergonomik terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi
Pola Makan dan Karakteristik Mahasiswa Terhadap Gangguan Dispepsia Ikha Rahardiantini; Lili Sartika
Jurnal Keperawatan Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jurkep.v12i1.121

Abstract

Gejala yang dirasakan apabila seseorang terdiagnosa dispepsia adalah nyeri atau rasa tidak nyaman di ulu hati dalam 3 bulan terakhir, kembung, mual, muntah, sendawa, perut terasa penuh atau begah. Aktivitas dan jadwal kegiatan yang padat membuat remaja khususnya mahasiswa menunda waktu makan bahkan tidak jarang mereka lupa untuk makan, sehingga hal tersebut dapat berpengaruh terhadap kerja lambung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dan karakteristik mahasiswa terhadap gangguan dispepsia. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah observational analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan total 178 orang. Analisa data menggunakan uji Chi-Square dengan p value = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 178 mahasiswa terdapat 114 orang (64,04%) menderita sindrom dispepsia dan 77 mahasiswa diantaranya adalah perempuan, bertempat tinggal di kost sebanyak 70 mahasiswa. Terdapat hubungan antara jenis kelamin (p =0,030), tempat tinggal (p =0,040), keteraturan pola makan (p =0,030), makanan dan minuman iritatif (p =0,000) terhadap kejadian gangguan dispepsia. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan dan karakteristik mahasiswa terhadap gangguan dispepsia pada mahasiswa Stikes Hang Tuah Tanjungpinang.