Vivi Yovita Indriasari
PUSAT RISET KELAUTAN-BRSDM KKP

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

APLIKASI PROTOTIPE TEKNOLOGI KARUNG GEOTEKSTIL MEMANJANG (KGM) SEBAGAI KONSTRUKSI ALTERNATIF PENANGGULANGAN ABRASI DI PANTAI PADEMAWU KABUPATEN PAMEKASAN dendy mahabror; Vivi Yovita Indriasari; Agus Sufyan; Dwiyoga Nugroho; Rudhy Akhwady
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.10.1.12191

Abstract

Secara umum permasalahan yang terjadi di pantai Pademawu pesisir selatan Kabupaten Pamekasan adalah abrasi yang mengakibatkan kerusakan pantai. Hal ini berdampak pada wilayah pesisir sepanjang Pantai Pademawu, yang berdasarkan data citra tahun 2006 dan 2017 telah mengalami abrasi sejauh 50m. Melihat kondisi seperti ini, Pusat Riset Kelautan, Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan penelitian tentang bangunan perlindungan pantai dengan menggunakan struktur lunak berupa prototipe teknologi Karung Geotekstil Memanjang (KGM) atau yang biasa disebut dengan Geotube. Geotube yang digunakan memiliki dimensi tinggi 1,5m, lebar 4m dan panjang 20m. Desain perlindungan pantai ini terbagi menjadi 4 segmen dimana setiap segmen terdiri dari 2 geotube (2x20m) dan jarak antar segmen sebesar 20m. Tujuan dengan pemasangan teknologi KGM ini adalah untuk memulihkan pantai yang tererosi yang berada di belakang struktur dengan harapan terbentuknya tombolo (sedimentasi) atau lahan timbul. Kriteria keberhasilan penerapan KGM ini hanya dapat diketahui dari hasil monitoring secara berkala setelah struktur tersebut dibangun. Dari hasil pengukuran dilapangan sejak September 2018-Maret 2019 terdapat penambahan tinggi timbunan atau sedimentasi mencapai 55cm.