Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Uji Cemaran Mikroba Pada Kosmetik Foundation Liquid Dengan Metode ALT ( Angka Lempeng Total) Microbial Contamination Test on Cosmetic Foundation Liquid with ALT Method (Total Plate Number) Sarmadi sarmadi
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v2i1.1761

Abstract

Acne Vulgaris merupakan penyakit kulit yang sering terjadi di masa remaja. Banyak faktoryang mempengaruhi timbulnya jerawat antara lain penggunaan kosmetik. Kosmetik yang dapatmenibulkan reaksi alergi pada kulit diantaranya penggunaan foundation liquid yang dapatmenyebabkan jerawat di wajah. Bahan yang digunakan bersifat komedogenik atau akagenikseperti lanolin,vaselin,alkohol dan asam oleat. Kosmetik yang sudah terkontaminasimikroorganisme biasanya terlihat dari warna, bau dan kekentalan. jika kosmetik yang sudahterkontaminasi tersebut digunakan pada kulit tidak menutupi kemungkinan sulit mengalamiiritasi bahkan infeksi.Hal tersebut memudahkan mikroorganisme masuk kedalam produkkosmetik dan berkembang biak menjadi koloni-koloni selama penyimpanan atau setelahkemasan dibuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Angka Lempeng Total dalamsediaan foundation liquid yang sudah dibuka dijual di toko kosmetik Kota Palembang. Untukmengetahui apakah sifat dan karakteristik foundation liquid masih dapat diterima oleh BPOMdan konsumen.Jenis penelitian ini adalah penelitian non-eksperimental deskriptif. Data yangdiperoleh berupa ALT. Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi penentuan danpemilihan tempat pengambilan sampel, pengambilan sampel foundation liquid danpengujian Angka Lempeng Total pada foundation liquid.Pada penelitian ini diperolehAngka Lempeng Total dari foundation liquid telah dibuka Hasil penelitian menunjukkanbahwa nilai Angka Lempeng pada hari ke nol yang lansung diteliti sebesar 0 sampai dengan390 koloni/ml dan setelah dubuka pada hari ke nol samapai dengan hari ke sepuluh hasilmenunjukkan bahwa ALT sebesar 98 x 103 sampai dengan 3,2 x 106 koloni/ml.semua sampelfoundation liquid yang telah dibuka dengan merek yang berbeda tidak memenuhi persyaratandan keamanan.
EKSPLORASI HERBAL NUSANTARA SEBAGAI KANDIDAT ANTIOKSIDAN UNTUK SISTEM PENGHANTARAN EMULGEL Mar'atus Sholikhah; Sarmadi Sarmadi; Ferawati Suzalin
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v7i2.3436

Abstract

Latar Belakang: Indonesia memiliki kekayaan hayati yang melimpah termasuk tanaman obat yang berpotensi sebagai sumber antioksidan. Sejumlah penelitian telah melaporkan potensi antioksidan dari berbagai tanaman Nusantara seperti teh putih, minyak biji delima, daun kelor, kulit buah kakao, daun pepaya, daun juwet, dan daun jambu air. Artikel review ini bertujuan untuk meninjau potensi berbagai herbal Nusantara sebagai kandidat antioksidan sekaligus mengeksplorasi tantangan formulasi dalam pengembangan sistem penghantaran emulgel. Metode: Metode kajian yang digunakan berupa studi pustaka dengan penelusuran literatur melalui Google Scholar dan PubMed. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi yang meliputi tahun terbit publikasi, jenis publikasi ilmiah, kesesuaian topik, serta ketersediaan naskah dalam akses terbuka (open access). Hasil: Hasil telaah menunjukkan bahwa formulasi emulgel dari berbagai sumber bahan alam telah diformulasi dalam bentuk emulgel dan menunjukkan karakteristik fisik yang baik. Namun, aktivitas antioksidan emulgel tersebut umumnya lebih rendah dibandingkan ekstrak. Hal ini menunjukkan adanya tantangan dalam menjaga stabilitas serta bioavailabilitas senyawa aktif.Kesimpulan: Perlu optimalisasi formulasi dan penerapan strategi penghantaran yang lebih tepat agar potensi aktivitas antioksidan dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan dalam sediaan emulgel.