Mu’ammar Mu’ammar
IKIP PGRI Kalimantan Timur

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh metode latihan drill dan koordinasi terhadap ketepatan servis tenis meja Mu’ammar Mu’ammar
Jurnal Keolahragaan Vol 5, No 1: April 2017
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.09 KB) | DOI: 10.21831/jk.v5i1.12805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan pengaruh metode latihan drill arah sasaran konstan dan drill arah sasaran berubah-ubah terhadap ketepatan servis backspin tenis meja atlet pemula, (2) perbedaan keterampilan sevis backspin tenis meja antara siswa yang mempunyai koordinasi tinggi dan rendah, dan (3) interaksi antara metode latihan drill arah sasaran konstan dan drill arah sasaran berubah-ubah dan koordinasi terhadap ketepatan servis tenis meja atlet pemula. Penelitiaan ini merupakan penelitian ekperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2. Sampel penelitian ini 28 atlet yang diambil dengan teknik rondom sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis varian (Anava). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan metode drill arah sasaran konstan dan drill arah sasaran berubah-ubah terhadap ketepatan servis backspin tenis meja atlet pemula, (2) ada perbedaan yang signifikan hasil keterampilan servis backspin tenis meja antara siswa yang mempunyai koordinasi tinggi dan rendah, dan (3) ada interaksi antara metode latihan drill arah sasaran konstan dan drill arah sasaran berubah-ubah dan koordinasi terhadap ketepatan sevis tenis meja atlet pemula. Kelompok atlet tenis meja yang memiliki koordinasi tinggi lebih tepat jika dilatih dengan drill arah sasaran berubah-ubah, sedangkan kelompok atlet tenis meja yang memiliki koordinasi rendah lebih baik jika dilatih dengan metode drill arah sasaran konstan.Kata Kunci: metode latihan drill, koordinasi, atlet pemula tenis meja, ketepatan servis backspin The Effects of Drill Training Method and Coordination on the Accuracy of Table Tennis Service AbstractThis study aims to investigate: (1) the difference of the effect of drill training method for a constant  target and that for a variable target on the accuracy of table tennis backspin service among novice athletes, (2) the difference of table tennis backspin service skill between students with high coordination and those with low coordination, and (3) the interaction of drill training method for a constant target and that for a variable target and coordination on the accuracy of table tennis service among novice table tennis athletes. This was an experimental study employing a 2 x 2 factorial design. The research sample consisted of 28 athletes, selected by means of sample technique. The data were collected through test. The test were used to assess the service skills before and after treatment. The data were analyzed using the two-way analysis of variance (Anava). The results of the study were as follows: (1) there is a significant difference in the effect of drill training method for a constant target and that for a variable target on the accuracy of table tennis backspin service among novice table tennis athletes, (2) there is a significant difference in table tennis backspin service skill between the students with high coordination and those with low coordination, and (3) there is an interaction of drill training method for a constant target and that for a variable target and coordination on the accuracy of the table tennis service among novice table tennis athletes. The group of table tennis athletes with high coordination has higher accuracy when they are trained through the drill method for a variable target, while those with low coordination are better when they are trained through the drill method for a constant target.Keywords: drill training method, coordination, novice table tennis athletes, accuracy, backspin service
Tingkat Sikap dan Perilaku Atlet Sepak Bola terhadap Pencegahan Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) di PS. Lingsar Saputra, Lalu Akhmad Hajjatul Julian Fauzan; Kesumah, Dadang Warta Chanra Wira; Muammar, Muammar
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i2.2410

Abstract

Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) adalah salah satu cedera yang paling umum dan berdampak serius bagi atlet sepak bola. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat sikap dan perilaku preventif atlet PS. Lingsar terhadap cedera ACL. Menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dan metode survei, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 34 atlet. Hasil menunjukkan bahwa 41,18% atlet memiliki sikap “cukup tinggi” terhadap pencegahan cedera, sedangkan 44,12% berada pada kategori “cukup tinggi” dalam perilaku preventif. Namun, 17,65% dari atlet memiliki sikap “kurang tinggi”, dan 8,82% menunjukkan perilaku “sangat kurang tinggi.” Kesimpulannya, masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan dan praktik preventif. Rekomendasi meliputi penerapan program pelatihan neuromuskular, edukasi rehabilitasi, dan dukungan pelatih untuk meningkatkan keterlibatan atlet dalam pencegahan cedera ACL. The Level of Attitudes and Behaviors of Football Athletes Towards Anterior Cruciate Ligament (ACL) Injury Prevention at PS. Lingsar Abstract Anterior Cruciate Ligament (ACL) injuries are common and impactful for football athletes. This study aims to assess the preventive attitudes and behaviors of PS. Lingsar athletes toward ACL injuries. Using a quantitative descriptive design and survey method, data were collected via questionnaires from 34 athletes. Results show 41.18% of athletes hold a “high enough” attitude, while 44.12% exhibit “high enough” preventive behavior. However, 17.65% have a “low enough” attitude, and 8.82% demonstrate “very low” preventive behavior. In conclusion, a gap remains between knowledge and preventive practice. Recommendations include implementing neuromuscular training programs, rehabilitation education, and coach support to enhance athlete involvement in ACL injury prevention.
Analisis Bibliometrik Publikasi Ilmiah Pendidikan Jasmani di Indonesia (data base scopus): Tren dan Dampak Terhadap Kesehatan Siswa (2014-2024) Mu’ammar; Sari Putri Astuti; Hamdan
CENDIKIA Vol 8 No 1 (2024): CENDIKIA
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65708/cendekia.v8i1.293

Abstract

Penelitian ini menganalisis publikasi ilmiah tentang pendidikan jasmani di Indonesia dari 2014 hingga 2024 menggunakan metode bibliometrik berdasarkan data dari database Scopus. Melalui perangkat lunak R-Bibliometrix (Biblioshiny), diperoleh 355 dokumen dari 90 sumber dengan tingkat pertumbuhan tahunan mencapai 23,28% dan partisipasi penulis internasional sebesar 24,79%. Temuan menunjukkan puncak signifikan dalam jumlah publikasi pada tahun 2023, mencerminkan minat yang berkembang dalam penelitian ini. Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menjadi institusi paling aktif dalam publikasi, menandakan kontribusi mereka yang kuat dalam bidang ini. Analisis tren topik antara 2018 dan 2024 mengidentifikasi fokus utama pada pendidikan, eksperimen manusia, dan kesehatan fisik anak serta remaja, dengan istilah kunci seperti “learning,” “education,” dan “physical education.” Penelitian ini memberikan wawasan tentang perkembangan pendidikan jasmani sebagai bidang penelitian yang krusial di Indonesia, serta menyoroti perlunya kolaborasi lintas disiplin
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS LATIHAN AGILITY LADDER DAN ILLINOIS AGILITY DRILL DALAM MENINGKATKAN KELINCAHAN PADA PEMAIN FUTSAL SMK NEGERI 1 TENGGARONG TAHUN PELAJARAN 2025 Mu'ammar mu'ammar; Ahmad Hamdan
CENDIKIA Vol 9 No 1 (2025): Desember : Cendekia : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65708/cendekia.v9i1.328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas latihan agility ladder dan Illinois agility drill dalam meningkatkan kelincahan pemain futsal di SMK Negeri 1 Tenggarong tahun pelajaran 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen. Subjek penelitian adalah 24 siswa ekstrakurikuler futsal yang dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok agility ladder dan kelompok Illinois agility drill. Instrumen penelitian berupa tes kelincahan dan data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, serta independent samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0.884 (> 0.05) yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua metode latihan. Kelompok agility ladder mencatat rata-rata 15.44 detik, sedangkan kelompok Illinois agility drill mencatat rata-rata 15.42 detik. Meskipun perbedaan statistik tidak signifikan, hasil ini mengindikasikan bahwa kedua metode sama-sama efektif dalam meningkatkan kelincahan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pelatih futsal di sekolah untuk memilih atau mengombinasikan kedua metode sebagai bagian dari program latihan. Selain itu, hasil ini menambah literatur tentang efektivitas metode latihan kelincahan pada olahraga futsal di tingkat sekolah.
The Analisis Komposisi Tubuh dan Performa Fisik Siswa pada Ekstrakurikuler Bola Voli Putra di SMK Negeri 3 Sendawar sira-28
CENDIKIA Vol 9 No 2 (2026): Cendekia : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65708/cendekia.v9i2.356

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi langsung selama kegiatan magang di SMK Negeri 3 Sendawar yang menemukan berbagai persoalan fisik pada siswa ekstrakurikuler bola voli putra, seperti berat badan yang belum ideal, massa otot yang kurang, kekuatan otot lengan yang rendah, daya ledak otot tungkai yang belum optimal, serta kelincahan dan kecepatan reaksi yang masih lemah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi tubuh siswa berdasarkan Indeks Massa Tubuh dan mengetahui profil performa fisik siswa ekstrakurikuler bola voli putra. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling yang melibatkan seluruh 20 siswa putra yang terdaftar aktif dalam ekstrakurikuler. Data dikumpulkan melalui enam butir tes performa fisik yang mengacu pada standar Tes Kesegaran Jasmani Indonesia, yaitu push up, sit up, vertical jump, sprint 30 meter, agility test, dan beep test, disertai pengukuran komposisi tubuh menggunakan Indeks Massa Tubuh. Data diolah secara deskriptif kemudian diuji normalitasnya sebelum dilanjutkan dengan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80 persen siswa berada pada kategori Indeks Massa Tubuh Normal, sementara performa fisik menunjukkan pola yang tidak merata, unggul pada komponen sit up, beep test, dan vertical jump, namun lemah pada agility test, sprint 30 meter, dan push up. Uji korelasi Spearman tidak menemukan hubungan yang signifikan secara statistik antara Indeks Massa Tubuh dengan keenam komponen performa fisik tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas program latihan lebih berperan dibandingkan komposisi tubuh semata dalam membentuk performa fisik siswa
Pengaruh program latihan plyometric terhadap peningkatan kemampuan jumping smash pada club bola voli power steller samarinda tahun 2025/2026 Mu'ammar mu'ammar
CENDIKIA Vol 9 No 2 (2026): Cendekia : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65708/cendekia.v9i2.362

Abstract

Abstract. This research was motivated by the low jumping smash ability of athletes at Power Steller Volleyball Club Samarinda, as observed on December 18, 2025. The identified problems included low jump height, insufficient striking power, and frequent technical errors during jumping smash execution. Meanwhile, plyometric training, which has theoretically been proven to enhance leg muscle explosive power, had not been systematically implemented at the club. Therefore, this study aimed to determine the effect of a plyometric training program on improving jumping smash ability among athletes at Power Steller Volleyball Club Samarinda in 2025/2026. This study employed a pre-experimental research design with a one group pretest-posttest pattern. The research subjects consisted of 15 female volleyball players from Power Steller Club selected through saturated sampling technique. The instrument used was a vertical jump test to measure jumping smash ability. The intervention consisted of a plyometric skipping training program conducted over 6 weeks with a frequency of 2 sessions per week for a total of 12 sessions. Data analysis techniques included the Kolmogorov-Smirnov normality test, Levene's homogeneity test, and hypothesis testing through simple linear regression analysis using SPSS.
Peran Guru Pendidikan Jasmani Dalam Pembinaan Bakat Olahraga Siswa Melalui Ekstrakurikuler Bola Voli Di Sma Negeri 1 Tenggarong Seberang Tahun Pembelajaran 2025/2026 Mu'ammar mu'ammar
CENDIKIA Vol 9 No 2 (2026): Cendekia : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65708/cendekia.v9i2.363

Abstract

This study aimed to determine the role of Physical Education, Sports, and Health (PE) teachers in developing students' sports talents through volleyball extracurricular activities at State Senior High School 1 Tenggarong Seberang in the 2025/2026 academic year. This study employed a descriptive qualitative research method involving the principal, Physical Education, Sports, and Health (PE) teachers, and students participating in the volleyball extracurricular program as the research subjects. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings revealed that Physical Education, Sports, and Health (PE) teachers played important roles as coaches, mentors, motivators, and evaluators in developing students' sports talents. The teachers designed training programs, provided technical and character guidance, motivated students, and conducted regular evaluations of their progress. Although the program faced several challenges, including limited facilities and infrastructure, weather conditions, and funding, the volleyball extracurricular activities continued to run effectively through the support of the school and collaboration with parents. In conclusion, Physical Education, Sports, and Health (PE) teachers play a vital role in fostering and developing students' sports talents through volleyball extracurricular activities, thereby improving students' skills and sports achievements.