Wulan Ambarwati
Department of Primary Education, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The effectiveness of video and deck card use in crafting the skills of writing experience within the elementary school students Wulan Ambarwati; C Asri Budiningsih
Jurnal Prima Edukasia Vol 6, No 2: July 2018
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.959 KB) | DOI: 10.21831/jpe.v6i2.9781

Abstract

The aims of this research are to find out (1) the differences of the use of video and random cards with pictures and worksheets on the skill of writing experience-story of fifth grade students of SD Negeri Panggang; (2) the effectiveness of the use of video and random cards compared to the pictures and worksheets on the skill of writing experience-story of fifth grade students of SD Negeri Panggang.The research approach is quantitative and the method is quasi-experimental with pretest and posttest. Based on the results of the calculation of the t-test, the score of posttest on the experimental group and the control group is 2.193 with df=38 obtained p=0.035 which are less than 5% (p 0.05). The t-test results showed that there was the difference between the skills of writing experience-story from the experimental group that uses video and random cards with pictures and worksheets. Gain score showed the differences in the level of per cent (t = 2.895; P 0.05) (t = 2.895; 0.006 0.05). The results showed that video has more effective effects than random cards with pictures and worksheets on improving the skills of writing experience story of fifth-grade students of SD Negeri Panggang.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF H5P BERBASIS OBE UNTUK PANDUAN MENULIS CERITA ANAK Wulan Ambarwati; Cahyaningtyas, Andarini Permata; Nur, Achmad Zain
Elementary School Teacher Vol. 8 No. 1 (2025): Elementary School Teacher Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/87wcz492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media interaktif H5P untuk panduan menulis cerita anak prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Trunojoyo Madura. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan desain 4D. Pertama, analisis kebutuhan dilakukan dengan telaah RPS, analisis capaian belajar mahasiswa, survei penggunaan media kepada dosen PGSD UTM, dan wawancara dengan dosen pengampu mata kuliah Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia prodi PGSD UTM. Selanjutnya produk disusun dengan desain dan materi yang telah dipersiapkan. Setelah itu, produk dikembangkan. Ada tiga orang ahli yang terlibat dalam proses validasi ini untuk memvalidasi berdasarkan dua aspek media dan bahasa. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui kelayakan pengembangan media interaktif H5P untuk panduan menulis cerita anak dan (2) untuk menilai daya tarik media H5P berbasis OBE untuk panduan menulis cerita anak melalui uji coba dan respon mahasiswa. Produk dinyatakan sangat layak dengan skor 90% termasuk dalam kriteria sangat layak. Kemudian, diujicobakan kepada mahasiswa di Prodi PGSD UTM. Hasil respon mahasiswa dengan skor 90, 32% termasuk dalam kriteria sangat positif.
PENDIDIKAN KARAKTER RENDAH HATI DAN ANTI-SERAKAH DI ERA DIGITAL: ANALISIS PERBANDINGAN FABEL “KANCIL SING BODHO” DAN “PIWALESE ULUS” UNTUK SISWA SD Ambarwati, Wulan
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.33377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai pendidikan karakter rendah hati dan anti-serakah dalam dua fabel Jawa, “Kancil Sing Bodho” dan “Piwalese Ulus”, serta relevansinya dengan pendidikan antikorupsi di era digital bagi siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis sastra perbandingan. Data primer berupa teks kedua fabel, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur pendidikan karakter, sastra anak, dan kajian antikorupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua fabel sama-sama menghadirkan tokoh protagonis yang rendah hati, sederhana, dan cerdik, serta tokoh antagonis yang merepresentasikan sifat buruk—sombong (Kancil) dan serakah (Onyet). Perbedaan terletak pada bentuk sifat buruk, konflik, dan strategi penceritaan, namun keduanya menegaskan pesan moral bahwa kesombongan dan keserakahan akan membawa kerugian bagi pelakunya. Analisis nilai karakter mengungkap bahwa rendah hati melatih anak untuk menghargai orang lain, sementara sikap anti-serakah menumbuhkan kejujuran dan kepedulian. Relevansi temuan ini di era digital terletak pada pentingnya menanamkan sikap rendah hati dalam interaksi daring, serta menolak sikap serakah seperti plagiarisme, pembajakan, dan manipulasi digital. Implikasi pendidikan menunjukkan bahwa fabel dapat dijadikan media strategis untuk menginternalisasi nilai antikorupsi sejak dini melalui pembelajaran di sekolah dasar. Dengan demikian, fabel “Kancil Sing Bodho” dan “Piwalese Ulus” tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana efektif untuk memperkuat karakter bangsa di tengah tantangan degradasi moral.