Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS NILAI RESISTANSI INTERNAL SEBAGAI INDIKATOR STATE OF HEALTH (SOH) PADA BATERAI LITHIUM POLYMER (LI-PO) MENGGUNAKAN RESISTOR SAHADA; Paris Ali Topan; Muhammad Hidayatullah; Desi Maulidyawati
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i02.3285

Abstract

Penyimpanan energi listrik yang banyak dikembangkan dan digunakan pada zaman modern ini ialah baterai. Dunia elektronik kini banyak memanfaatkan baterai sebagai penyimpan sumber energinya termasuk jenis baterai sekunder dalam hal ini yaitu jenis Lithium Polymer (Li-Po). Penggunaan baterai jenis Li-Po juga perlu diperhatikan kesehatannya yang ditunjukkan oleh perubahan nilai resistansi internal pada baterainya. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan State Of Health (SOH) pada baterai Li-Po dengan nomor model HQ802540 yang memiliki spesifikasi tegangan 3.7V dan kapasitas sebesar 650mAh. Metode eksperimen digunakan dalam proses pengujian charging-discharging sebanyak 100 kali. Proses charging baterai menggunakan TP4056 yang bekerja dengan metode pengisian CC-CV. Sedangkan proses discharging menggunakan metode pulse test dengan resistor kapur 20W20RJ sebagai beban, relay 5V sebagai switching, Arduino Uno sebagai pengontrol dan INA219 untuk membaca arus dan tegangan baterai. Hasil penelitian ini diperoleh data arus sebesar 0.18A sampai 0.02A, data tegangan sebesar 4.19V sampai 3.20V, data resistansi internal sebesar 1.2? sampai 8.8 ?. Untuk nilai SOH baterai yaitu ketika resistansi internal baterai bernilai ?1.4? dengan nilai SOH ?80% maka status baterai tersebut masih aman digunakan. Namun, ketika resistansi internal baterai bernilai ?1.5? dengan nilai SOH ?80% maka status baterai dalam keadaan rusak. Selanjutnya, ketika resistansi internal baterai bernilai ?2.1? dengan nilai SOH ?58% maka baterai dalam keadaan waspada untuk digunakan.
ANALISIS PERUBAHAN INTERNAL RESISTANSI PADA KONDISI REST MENGGUNAKAN PULSE TEST DENGAN BEBAN RESISTOR 20 OHM padilah wanda hasibuan; Paris Ali Topan; Desi Maulidyawati; Masyitah Aulia
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i02.3301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisa perubahan internal resistansi pada kondisi rest menggunakan metode pulse test dengan beban resistor 20 ohm. Pulse test adalah teknik pengujian yang digunakan untuk mengukur resistansi internal pada bahan, kondisi rest menunjuk pada keadaan yang telah mengalami proses yang menghasilkan tegangan yang ada di dalam bahan tersebut. Metode pulse test digunakan pada beban resistor 20 ohm yang mengalami kondisi rest untuk menguji perubahan resistansi internal di dalam bahan. Pengujian dilakukan dengan memberikan dorongan listrik berulang pada beban resistor, dan selama pengujian naik turun resistansi internal diukur dan dianalisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa pulse test pada kondisi rest mampu memberikan informasi sisa tegangan yang ada didalam bahan dan mengetahui masalah yang terdapat pada struktur komponen yang ada didalam bahan. Penelitian ini memberikan wawasan kualitas dan kekuatan bahan dalam kondisi rest serta membantu dalam perbaikan proses yang membuat pemrosesan untuk menghindari masalah yang terjadi pada saluran resistansi dan pulse test bermanfaat dalam mengevaluasi hasil bahan yang efesien. Kesimpulannya, analisis perubahan internal resistansi pada kondisi rest menggunakan pulse test dengan beban resistor 20 ohm.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA DI SMP NEGERI 2 SUMBAWA Muhammad Irham; Desi Maulidyawati
REALISTIC: Journal of Education Mathematics and Science Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : STKIP Paracendekia NW Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Posing dan siswa yang menggunakan pembelajaran dengan metode ceramah pada siswa kelas VII pada materi himpunan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sumbawa Besar. Pemilihan sampel dilakukan dengan simple random sampling dan diperoleh kelas VII1 sebagai kelas eksperimen dan VII2 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen di-treatment menggunanakan model pembelajaran Problem Posing, sedangkan kelas kontrol di-treatment dengan metode pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes dan angket. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis dengan menggunakan uji beda rata-rata dua sampel tidak berpasangan dan uji beda rata-rata dua sampel berpasangan dengan bantuan aplikasi SPSS 16.0. Sedangkan angket diberikan kepada kelas eksperimen dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil uji beda rata-rata berpasangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa pada pembelajaran Problem Posing dengan siswa dengan pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan hasil pretest dan posttest siswa Kelas Kontrol mendapatkan peningkatan sebesar 14,0 sedangkan peningkatan kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yaitu 44,6. Hasil uji beda rata-rata tidak berpasangan menunjukan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran Problem Posing lebih baik daripada siswa pada pembelajaran konvensional. Hasil analisis angket menunjukan bahwa sikap siswa terhadap model pembelajaran problem posing secara keseluruhan menunjukkan sikap positif.
ANALISIS BERPIKIR PROBABILISTIK SISWA DALAM MENENTUKAN PELUANG SUATU KEJADIAN Muhammad Irham; desi maulidyawati; Abdurrahman
REALISTIC: Journal of Education Mathematics and Science Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : STKIP Paracendekia NW Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66355/0vs2vn20

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berpikir probabilistik siswa berdasarkan kategori subyektif, transisional, kuantitatif informal, dan numerik dalam menentukan peluang suatu kejadian. Penelitian ini merupakan pelenitian kualitatif dan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Gondang, Sragen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berpikir probabilistik dalam bentuk pertanyaan terbuka yang memungkinkan siswa untuk memberikan jawaban disertai dengan alasan mengapa menggunakan jawaban tersebut. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan matematika tinggi berada pada level berpikir numerik dalam menentukan peluang suatu kejadian. Siswa dengan kemampuan sedang berada pada level berpikir kuantitatif informal. Siswa dengan kemampuan matematika rendah tidak memenuhi karakteristik salah satu dari empat level berpikir probabilistik. Siswa dengan kemampuan matematika rendah memenuhi karakteristik berpikir pra subyektif sehingga berada pada tersebut (level 0).
Arus kuat STUDI KELAYAKAN INSTALASI LISTRIK PADA GEDUNG STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) PERNEK SUMBAWA Agus Hermansyah Agus; Ahmad Jaya; Indra Darmawan; Desi Maulidyawati
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v4i2.5220

Abstract

Human development cannot be separated from technology, especially electrical energy which functions as the main support in various daily activities. The use of electricity must be balanced with attention to maintenance and installation updates to avoid risks that could harm users. Several important aspects in electrical installations include the selection of materials, the installation process, and compliance with applicable regulatory standards. This research uses qualitative methods, which focus on in-depth analysis of the study object through observation, interviews, and testing of electrical installations in the laboratory. This is different from the method While the quantitative approach involves statistical analysis, the qualitative approach places more emphasis on collecting, analyzing and interpreting data to understand social problems based on natural reality. Hani from research shows that the electrical installation in the Pernek gas station building meets PUIL 2011 standards. This feasibility is determined by several factors such as panel height, contact box, switch, KWH meter, cable color, and the use of MCB as a safety cable in electrical installations are differentiated based on color: R phase is black, S phase is brown, T phase is gray, N cable is blue, and grounding cable is green-yellow. The research conclusions confirm that all installation elements-including cable color, height of contact boxes, switches, panels, KWH meters, and MCB-comply with PUII provisions. 2011 and applicable regulatory standards
Penguatan Kompetensi Calon Auditor Audit Mutu Internal (AMI) Dalam Pengendalian Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Melalui Kegiatan Pelatihan Untuk Pelatih Jannatun Aliyah; Lukmanul Hakim; Mikhratunnisa; Desi Maulidyawati
Jurnal Pengabdian Sosial Humaniora Vol 1 No 2 (2024): EDISI 2
Publisher : Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/abdimawa.v1i2.4864

Abstract

Kegiatan evaluasi secara berkala menjadi salah dari tugas auditor internal setiap perguruan tinggi. Pemahaman mendasar tentang Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) harus menjadi acuan calon Auditor. Untuk itu, penguatan kompetensi terhadap calon auditor menjadi tujuan dari pelatihan ini. Kegiatan peningkatan kompetensi terhadap calon auditor diawali dengan pemetaan awal terhadap sumber daya yang ada dan jumlah unit yang akan dievaluasi, hingga tersusun program pelatihan untuk pelatih (calon Auditor). Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pola hybrid – daring dan luring. Metode kegiatan dalam bentuk sosialisasi, ceramah, simulasi dan role-playing, serta evaluasi dengan pemberian pre-test dan post-test untuk melihat pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap berbagai materi yang disampaikan. Peserta berjumlah 7 orang perwakilan dari fakultas yang ada di Universitas Teknologi Sumbawa. Hasil dari kegiatan ini peserta mampu memahami tugas-tugas yang diberikan, memosisikan diri sebagai auditor AMI, pengetahuan tentang langkah-langkah dari assesment lapangan, sistem dalam penulisan hasil dan proses pembuatan laporan. Kegiatan ini menjadi langkah baik bagi perguruan tinggi dalam memperkuat implementasi Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023.
ANALISIS INSTALASI LISTRIK RUMAH TINGGAL BERDASARKAN STANDAR PERSYARATAN UMUM INSTALASI LISTRIK TAHUN 2011 Indra Darmawan; Idhom Surodi; Desi Maulidyawati; Nova Aryanto
Jurnal TAMBORA Vol 10 No 2 (2026): Edisi 27
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v10i2.7926

Abstract

Pentingnya penerapan standar keselamatan instalasi listrik di rumah tinggal sesuai dengan kriteria umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011 menjadi penggerak penelitian ini. Kegagalan untuk mematuhi persyaratan dalam instalasi listrik dapat mengakibatkan gangguan sistem, sengatan listrik, kerusakan perangkat elektronik, atau bahkan kebakaran. Meskipun PUIL 2011 sekarang menjadi standar emas untuk perencanaan dan pemasangan instalasi listrik bertegangan rendah di seluruh negeri, PUIL masih kurang dimanfaatkan di lingkungan perumahan. Akibatnya, penilaian sistem kelistrikan rumah diperlukan untuk memastikan sejauh mana mereka mematuhi peraturan yang relevan. Untuk memastikan instalasi listrik rumah tinggal di Desa Moyo Mekar, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa sesuai dengan PUIL 2011, penelitian ini akan mengkaji instalasi saat ini, mengidentifikasi komponen yang tidak memenuhi persyaratan, dan memberikan rekomendasi teknis untuk perbaikan. Strategi deskriptif dengan pendekatan observasional digunakan untuk penyelidikan. Kami menggunakan lembar daftar periksa yang dikembangkan sesuai dengan PUIL 2011 untuk mencatat informasi yang dikumpulkan melalui pengamatan langsung, pengukuran, dan dokumentasi. Kotak kontak, sakelar, sistem pentanahan, sambungan instalasi, panel sirkuit terpisah, dan konduktor adalah beberapa komponen yang dievaluasi. Sebagian besar persyaratan PUIL 2011 dipenuhi oleh instalasi kelistrikan Ibu Ani, menurut temuan tersebut. Ada kabel 1,5 mm2 yang digunakan untuk rangkaian penerangan dan kabel 2,5 mm2 untuk kotak kontak dengan MCB 6 A dalam susunan ini. Sayangnya, ditemukan bahwa dua lokasi penghubung tidak sesuai dengan kriteria pemasangan dan perlu diperbaiki. Sejumlah saran teknis dibuat untuk meningkatkan keamanan dan keandalan sistem kelistrikan, dan penilaian tersebut menyimpulkan bahwa pemasangan kelistrikan di rumah dapat dilakukan.
ANALISIS KELAYAKAN INSTALASI LISTRIK PADA BANGUNAN SEKOLAH DASAR NEGERI LESENG BERDASARKAN PERSYARATAN UMUM INSTALASI LISTRIK (PUIL) 2011 MUHAMMAD ZULFAHRI FAUZAN; Nova Ariyanto; Nova Ariyanto; Ahmad Jaya; Paris Ali Topan; Desi Maulidyawati
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v4i1.5477

Abstract

Electrical installations are essential infrastructure in educational buildings because they ensure the safe and reliable distribution of electrical energy to support teaching and learning activities. Electrical installations that have been used for many years may experience deterioration due to aging, increased electrical loads, and inadequate maintenance, thereby increasing the risk of electrical hazards such as short circuits, electric shocks, equipment failures, and fires. This study aimed to evaluate the feasibility of the electrical installation at Leseng State Elementary School based on the General Requirements for Electrical Installations (PUIL) 2011. A descriptive research method with a field observation approach was employed through visual inspection, direct measurement, documentation, and interviews. The assessment covered the condition of Miniature Circuit Breakers (MCBs), switches, socket outlets, lamp holders, conductors, cable joints, and the conformity of the installation with PUIL 2011 standards. The results indicate that several components, including switch height, socket outlet height, and supply voltage, comply with the applicable standards. However, several deficiencies were identified, including damaged MCB covers, improper conductor colour identification, cable joints without appropriate connectors, non-standard cable branching, and damaged lamp holders. Therefore, it can be concluded that the electrical installation at Leseng State Elementary School does not fully comply with the requirements of PUIL 2011 and requires corrective actions to improve its safety, reliability, and operational feasibility.