Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS NILAI RESISTANSI INTERNAL SEBAGAI INDIKATOR STATE OF HEALTH (SOH) PADA BATERAI LITHIUM POLYMER (LI-PO) MENGGUNAKAN RESISTOR SAHADA; Paris Ali Topan; Muhammad Hidayatullah; Desi Maulidyawati
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i02.3285

Abstract

Penyimpanan energi listrik yang banyak dikembangkan dan digunakan pada zaman modern ini ialah baterai. Dunia elektronik kini banyak memanfaatkan baterai sebagai penyimpan sumber energinya termasuk jenis baterai sekunder dalam hal ini yaitu jenis Lithium Polymer (Li-Po). Penggunaan baterai jenis Li-Po juga perlu diperhatikan kesehatannya yang ditunjukkan oleh perubahan nilai resistansi internal pada baterainya. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan State Of Health (SOH) pada baterai Li-Po dengan nomor model HQ802540 yang memiliki spesifikasi tegangan 3.7V dan kapasitas sebesar 650mAh. Metode eksperimen digunakan dalam proses pengujian charging-discharging sebanyak 100 kali. Proses charging baterai menggunakan TP4056 yang bekerja dengan metode pengisian CC-CV. Sedangkan proses discharging menggunakan metode pulse test dengan resistor kapur 20W20RJ sebagai beban, relay 5V sebagai switching, Arduino Uno sebagai pengontrol dan INA219 untuk membaca arus dan tegangan baterai. Hasil penelitian ini diperoleh data arus sebesar 0.18A sampai 0.02A, data tegangan sebesar 4.19V sampai 3.20V, data resistansi internal sebesar 1.2? sampai 8.8 ?. Untuk nilai SOH baterai yaitu ketika resistansi internal baterai bernilai ?1.4? dengan nilai SOH ?80% maka status baterai tersebut masih aman digunakan. Namun, ketika resistansi internal baterai bernilai ?1.5? dengan nilai SOH ?80% maka status baterai dalam keadaan rusak. Selanjutnya, ketika resistansi internal baterai bernilai ?2.1? dengan nilai SOH ?58% maka baterai dalam keadaan waspada untuk digunakan.
ANALISIS PERUBAHAN INTERNAL RESISTANSI PADA KONDISI REST MENGGUNAKAN PULSE TEST DENGAN BEBAN RESISTOR 20 OHM padilah wanda hasibuan; Paris Ali Topan; Desi Maulidyawati; Masyitah Aulia
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i02.3301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisa perubahan internal resistansi pada kondisi rest menggunakan metode pulse test dengan beban resistor 20 ohm. Pulse test adalah teknik pengujian yang digunakan untuk mengukur resistansi internal pada bahan, kondisi rest menunjuk pada keadaan yang telah mengalami proses yang menghasilkan tegangan yang ada di dalam bahan tersebut. Metode pulse test digunakan pada beban resistor 20 ohm yang mengalami kondisi rest untuk menguji perubahan resistansi internal di dalam bahan. Pengujian dilakukan dengan memberikan dorongan listrik berulang pada beban resistor, dan selama pengujian naik turun resistansi internal diukur dan dianalisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa pulse test pada kondisi rest mampu memberikan informasi sisa tegangan yang ada didalam bahan dan mengetahui masalah yang terdapat pada struktur komponen yang ada didalam bahan. Penelitian ini memberikan wawasan kualitas dan kekuatan bahan dalam kondisi rest serta membantu dalam perbaikan proses yang membuat pemrosesan untuk menghindari masalah yang terjadi pada saluran resistansi dan pulse test bermanfaat dalam mengevaluasi hasil bahan yang efesien. Kesimpulannya, analisis perubahan internal resistansi pada kondisi rest menggunakan pulse test dengan beban resistor 20 ohm.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA DI SMP NEGERI 2 SUMBAWA Muhammad Irham; Desi Maulidyawati
REALISTIC: Journal of Education Mathematics and Science Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : STKIP Paracendekia NW Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Posing dan siswa yang menggunakan pembelajaran dengan metode ceramah pada siswa kelas VII pada materi himpunan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sumbawa Besar. Pemilihan sampel dilakukan dengan simple random sampling dan diperoleh kelas VII1 sebagai kelas eksperimen dan VII2 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen di-treatment menggunanakan model pembelajaran Problem Posing, sedangkan kelas kontrol di-treatment dengan metode pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes dan angket. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis dengan menggunakan uji beda rata-rata dua sampel tidak berpasangan dan uji beda rata-rata dua sampel berpasangan dengan bantuan aplikasi SPSS 16.0. Sedangkan angket diberikan kepada kelas eksperimen dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil uji beda rata-rata berpasangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa pada pembelajaran Problem Posing dengan siswa dengan pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan hasil pretest dan posttest siswa Kelas Kontrol mendapatkan peningkatan sebesar 14,0 sedangkan peningkatan kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yaitu 44,6. Hasil uji beda rata-rata tidak berpasangan menunjukan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran Problem Posing lebih baik daripada siswa pada pembelajaran konvensional. Hasil analisis angket menunjukan bahwa sikap siswa terhadap model pembelajaran problem posing secara keseluruhan menunjukkan sikap positif.
ANALISIS BERPIKIR PROBABILISTIK SISWA DALAM MENENTUKAN PELUANG SUATU KEJADIAN Muhammad Irham; desi maulidyawati; Abdurrahman
REALISTIC: Journal of Education Mathematics and Science Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : STKIP Paracendekia NW Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66355/0vs2vn20

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berpikir probabilistik siswa berdasarkan kategori subyektif, transisional, kuantitatif informal, dan numerik dalam menentukan peluang suatu kejadian. Penelitian ini merupakan pelenitian kualitatif dan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Gondang, Sragen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berpikir probabilistik dalam bentuk pertanyaan terbuka yang memungkinkan siswa untuk memberikan jawaban disertai dengan alasan mengapa menggunakan jawaban tersebut. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan matematika tinggi berada pada level berpikir numerik dalam menentukan peluang suatu kejadian. Siswa dengan kemampuan sedang berada pada level berpikir kuantitatif informal. Siswa dengan kemampuan matematika rendah tidak memenuhi karakteristik salah satu dari empat level berpikir probabilistik. Siswa dengan kemampuan matematika rendah memenuhi karakteristik berpikir pra subyektif sehingga berada pada tersebut (level 0).