Jaya Mahar Maligan
Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Aplikasi Smart Nutrition Box dalam Identifikasi Kehilangan Zat Gizi (Loss of Nutrition) pada Limbah Makanan Kantin Nabila Nur’aini; Dhea Rahma Widyadhana; Yusuf Gladiensyah Bihanda; Yuita Arum Sari; Jaya Mahar Maligan
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2020.008.03.09

Abstract

Kantin memiliki peran penting sebagai salah satu penyedia layanan konsumsi yaitu dengan menjual makanan yang dibutuhkan untuk pemenuhan zat gizi tersebut. Namun, perubahan budaya dan gaya hidup menimbulkan permasalahan baru terutama mengenai limbah makanan. Diperkirakan jumlah limbah makanan mencapai 1,3 Giga ton per tahun. Selain berdampak buruk bagi lingkungan, limbah makanan juga menandakan adanya sejumlah gizi yang terbuang dan tidak terkonsumsi oleh tubuh. Evaluasi gizi melalui sisa makanan menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk mengetahui tingkat pelayanan gizi dan mengetahui jumlah gizi yang dikonsumsi masyarakat. Seiring dengan kemajuan teknologi, beberapa metode tersebut akhirnya diadaptasi dan dikembangkan ke dalam sebuah alat yaitu Smart Nutrition Box. Alat ini berfungsi untuk menghitung jumlah limbah makanan dengan metode image segmentation. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui aplikasi Smart Nutrition Box dalam mengidentifikasi kehilangan zat gizi pada limbah makanan kantin. Metode: Penelitian dilakukan melalui studi literatur yang berkaitan dengan aplikasi alat Smart Nutrition Box dan identifikasi kehilangan zat gizi. Jumlah sisa makanan dapat dihitung menggunakan Smart Nutrition Box. Adapun jumlah kehilangan zat gizi dilanjutkan dengan perhitungan menggunakan formulasi tertentu hingga didapatkan jumlah zat gizi yang hilang dari limbah makanan kantin. Aplikasi Smart Nutrition Box dalam mengestimasi jumlah limbah makanan kantin memiliki akurasi dengan nilai RMSE 2,37 dan identifikasi kehilangan zat gizi dapat dihitung dengan formulasi setelah data limbah makanan didapatkan.
Optimasi Elisitasi Suhu dan Waktu Kejut Listrik untuk Meningkatkan Aktivitas Antioksidan dan Kandungan Total Fenol Kacang Kedelai (Glycine max) Rijal Asshidiqy; Widya Dwi Rukmi Putri; Jaya Mahar Maligan
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2020.008.02.05

Abstract

 Kacang kedelai merupakan komoditas pangan penting di Indonesia karena aman untuk dikonsumsi dan relatif murah jika dibandingkan dengan sumber protein dari hewani. Kacang kedelai sendiri telah banyak dimanfaatkan menjadi pangan olahan yang umum dikonsumsi diantaranya adalah tempe, tahu, kecap, hingga tauco. Kacang kedelai dikenal memiliki berbagai macam kandungan senyawa bioaktif seperti total fenol. Kandungan total fenol pada kacang kedelai yaitu 3,49 mgGAE/g yang didukung oleh aktivitas antioksidan IC50 sebesar 77,72 ppm. Untuk memaksimalkan kandungan total fenol dan aktivitas antioksidan yang ada maka digunakan cara elisitasi dengan kejut listrik tegangan tinggi.  Metode yang digunakan adalah Response Surface Methodology (RSM) dengan Central Composite Design (CCD). Faktor pada penelitian ini yaitu suhu dan waktu saat kejut listrik dengan respon aktivitas antioksidan IC50 dan total fenol. Berdasarkan hasil penelitian,  diperoleh nilai optimal pada suhu 34,73 °C dan waktu 14,93 detik. Respon yang dihasilkan yaitu nilai aktivitas antioksidan 65,07 ppm dan kandungan total fenol 5,02 mg/g.
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK PRODUK ROTI MANIS DI KOTA MALANG Jaya Mahar Maligan; Bayu Mas Amana; Widya Dwi Rukmi Putri
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2018.006.02.9

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi konsumen terhadap karakteristik organoleptik (meliputi atribut warna, rasa, aroma, tekstur dan kenampakan) produk roti manis (10 merek) yang dijual di Kota Malang, menggunakan uji hedonik dan uji rangking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut warna MYB berbeda nyata dengan HLB, sebaliknya HLB tidak berbeda nyata dengan DFL. Atribut aroma SNT berbeda nyata dengan HLB, sedangkan HLB tidak berbeda nyata dengan MYB. Atribut kenampakan MYB berbeda nyata dengan sampel yang lain, dan sebaliknya HLB tidak berbeda nyata dengan DFL. Untuk atribut rasa, SHB tidak berbeda nyata dengan NYB,  namun berbeda nyata dengan MYB. Atribut tekstur dari SHB tidak berbeda nyata dengan NYB, namun berbeda nyata dengan DFL. Pada uji ranking sampel HLB berada di peringkat 1 untuk keseluruhan atribut dan sampel NYW di peringkat 10 untuk total nilai keseluruhan.   Kata Kunci : Preferensi konsumen, Roti manis, Karakteristik organoleptik Consumer Preference Analysis on Organoleptic Properties of Sweet Bun Product in Malang CityABSTRACT                The purpose of this research was to analyze consumer preferences for organoleptic characteristics (including color, taste, aroma, texture and appearance) sweet bun products (10 brands) which is sold in Malang City, using hedonic and rank tests. The results showed that MYB color attributes was significantly different from HLB, whereas HLB was not significantly different from DFL. The SNT aroma attribute was significantly different from HLB, whereas HLB was not significantly different from MYB. The appearance attributes of MYB was significantly different from other samples, and vice versa HLB was not significantly different from DFL. For taste attributes, SHB was not significantly different from NYB, but was significantly different from MYB. The texture attributes of SHB was not significantly different from NYB, but was significantly different from DFL. The result of ranking test showed that HLB in the first position in the overall attributes and the NYB sample was the last position for the total overall score. Keywords: Preferences, Consumers, Sweet Bun, Organoleptic Characteristics 
STUDI PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK PRODUK CROISSANT DI KOTA MALANG Jaya Mahar Maligan; Yuke Pamelasari
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 6 No. 3 (2018)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2018.006.03.1

Abstract

ABSTRAK Croissant merupakan salah satu jenis produk pastry yang diminati konsumen sehingga para pelaku industri bakery di Kota Malang harus mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumen terhadap croissant untuk meningkatkan minat dan penjualannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan persepsi konsumen terhadap atribut organoleptic pada 8 merek croissant yang dijual di Kota Malang. Data uji organoleptik diperoleh dari survey random sampling pada 107 orang responden, kemudian data dianalisis dengan uji nonparametrik Friedman selang kepercayaan 95%, dilanjutkan uji perbandingan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan preferensi konsumen tehadap produk croissant berdasarkan pengujian pada karakteristik organoleptik yang meliputi parameter warna, rasa, aroma, tekstur dan kenampakan croissant. Kata Kunci: Croissant, Preferensi Konsumen, Karakteristik organoleptik. Study of Consumer Preference of Organoleptic Properties of Croissant Products in Malang CityABSTRACT  Croissants are one of the types of pastry products that are in demand by consumers so the bakery industry players in Malang City must know the needs and desires of consumers for croissants to increase their interest and sales. The purpose of this study was to determine differences in consumer perceptions of organoleptic attributes on 8 brands of croissants sold in Malang City. Organoleptic test data was obtained from random sampling surveys on 107 respondents, then the data were analyzed by Friedman nonparametric test with a confidence interval of 95%, followed by multiple comparison tests. The results showed that there were differences in consumer preferences towards croissant products based on testing on organoleptic characteristics including color parameters, taste, aroma, texture and appearance of croissants.   .  Keywords: Consumer Preference, Croissant, Organoleptic properties 
UJI PREFERENSI KONSUMEN PADA KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK PRODUK ROTI GANDUM UTUH DI KOTA MALANG JAWA TIMUR Jaya Mahar Maligan; Firdanita Salsabella; Siti Narsito Wulan
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 6 No. 4 (2018)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2018.006.04.8

Abstract

Persaingan industri toko roti yang memproduksi roti gandum utuh dinilai cukup ketat sehingga produsen harus bersaing untuk menarik minat konsumen agar membeli produk yang dijual. Oleh karena itu, para pelaku industri bakery harus mengetahui preferensi dan keinginan konsumen terhadap roti gandum utuh untuk meningkatkan penjualan dan minat konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan preferensi konsumen terhadap karakteristik organoleptik 6 merek roti gandum utuh yang dijual di Kota Malang. Analisis data organoleptik dilakukan menggunakan metode Analysis of Variance (ANOVA) General Linear Mode (GLM) dengan uji lanjut Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan merek berpengaruh signifikan terhadap preferensi konsumen pada karakteristik organoleptik warna, aroma, rasa, tekstur dan kenampakan produk roti gandum utuh. Kata Kunci : Preferensi Konsumen, Roti Gandum Utuh, Uji organoleptik.