Ahmad R. Pratama
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KLASIFIKASI PENGGUNA LIMA DOMPET DIGITAL TERPOPULER DI INDONESIA DENGAN METODE MCA Anggraeni Dias Saputri; Ahmad R. Pratama
Jurnal Sosioteknologi Vol. 20 No. 2 (2021): AUGUST 2021
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2021.2.1

Abstract

E-wallets have been widely adopted in Indonesian society, providing opportunities for fintech companies to competeon delivering the best service. There has been considerable research conducted on the use of e-wallet services acrossthe globe, however not so many research have provided a comprehensive analysis of the profiles and characteristicsof e-wallet users in Indonesia. This study aims to fill that gap by investigating the profile and characteristics ofusers of the top five e-wallet services in Indonesia based on their popularity, i.e., GoPay, OVO, Dana, LinkAja andShopeePay. This study also aims to understand the differences in user demographic information of each e-wallet.Using the Multiple Corresponding Analysis (MCA) method on the survey data from 409 users of e-wallet services inIndonesia, this study identifies several different profiles of users, i.e., three clusters based on e-wallet ownership andseven clusters based on the most frequently used e-wallet services. The results of this study can help to provide a betterunderstanding of the profiles and characteristics of the e-wallet users in Indonesia, which can be used as inputs to serviceproviders to improve the quality of service they provide to their customers and to reach an even broader audience.
Analisis Sentimen atas Wabah Penyakit Covid-19 di Indonesia dengan CrowdTangle di Media Sosial Facebook Muhammad Fahreza Alfa Sina Mustof; Ahmad R. Pratama
Elkom : Jurnal Elektronika dan Komputer Vol 15 No 1 (2022): Juli : Jurnal Elektronika dan Komputer
Publisher : STEKOM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/elkom.v15i1.787

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan COVID-19 pandemi di awal 2020, dan itu tiba di Indonesia pada Maret 2020. Tidak semua orang di dunia, termasuk Indonesia, memandang pandemi dalam cara yang sama. Menganalisis postingan Facebook Covid-19 adalah cara yang baik untuk mengukur opini publik tentang pandemi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sentimen publik di Indonesia terkait wabah penyakit Covid19 dengan menganalisis reaksi terhadap Postingan Facebook, terutama yang berasal dari yang terverifikasi rekening pemerintah, yang akan dibandingkan dengan akun dari portal berita. Dengan bantuan CrowdTangle, 1211 postingan Facebook yang berisi kata "wabah covid-19" dari 10 pemerintah pejabat dan 10 portal berita dikumpulkan antara 21 Januari 2020, dan 21 Januari 2021, untuk ini belajar. Boxplot dan visualisasi cloud kata, sebagai serta uji statistik, digunakan untuk mengkonfirmasi sentimen yang berbeda dalam posting oleh berbagai jenis akun, serta reaksi publik yang berbeda. Postingan dari pejabat pemerintah, di sisi lain, cenderung menjadi lebih positif, sedangkan posting dari portal berita cenderung lebih negatif. Selanjutnya, posting oleh pejabat pemerintah cenderung menerima lebih positif reaksi, terlepas dari sentimen mereka, dibandingkan dengan posting oleh portal berita, yang menerima berbagai reaksi publik tergantung pada sentimen.
Analisis Sentimen atas Wabah Penyakit Covid-19 di Indonesia dengan CrowdTangle di Media Sosial Facebook Muhammad Fahreza Alfa Sina Mustof; Ahmad R. Pratama
Elkom: Jurnal Elektronika dan Komputer Vol. 15 No. 1 (2022): Juli : Jurnal Elektronika dan Komputer
Publisher : STEKOM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/elkom.v15i1.787

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan COVID-19 pandemi di awal 2020, dan itu tiba di Indonesia pada Maret 2020. Tidak semua orang di dunia, termasuk Indonesia, memandang pandemi dalam cara yang sama. Menganalisis postingan Facebook Covid-19 adalah cara yang baik untuk mengukur opini publik tentang pandemi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sentimen publik di Indonesia terkait wabah penyakit Covid19 dengan menganalisis reaksi terhadap Postingan Facebook, terutama yang berasal dari yang terverifikasi rekening pemerintah, yang akan dibandingkan dengan akun dari portal berita. Dengan bantuan CrowdTangle, 1211 postingan Facebook yang berisi kata "wabah covid-19" dari 10 pemerintah pejabat dan 10 portal berita dikumpulkan antara 21 Januari 2020, dan 21 Januari 2021, untuk ini belajar. Boxplot dan visualisasi cloud kata, sebagai serta uji statistik, digunakan untuk mengkonfirmasi sentimen yang berbeda dalam posting oleh berbagai jenis akun, serta reaksi publik yang berbeda. Postingan dari pejabat pemerintah, di sisi lain, cenderung menjadi lebih positif, sedangkan posting dari portal berita cenderung lebih negatif. Selanjutnya, posting oleh pejabat pemerintah cenderung menerima lebih positif reaksi, terlepas dari sentimen mereka, dibandingkan dengan posting oleh portal berita, yang menerima berbagai reaksi publik tergantung pada sentimen.