This Author published in this journals
All Journal Jurnal Al-Fikrah
Masrizal
Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga Bireuen Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Problematika Guru Dalam Pembelajaran Kitab Kuning Dengan Menggunakan Satir Di Dayah Mudi Putri Mesjid Raya Samalanga Kabupaten Bireuen Masrizal
Al-Fikrah Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Al-Fikrah
Publisher : Institut Agama Islam Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.024 KB)

Abstract

Proses belajar mengajar yang dilaksanakan dengan menggunakan satir (tabeng) merupakan hal yang langka ditemui di lingkungan umum, namun akan menjadi lumrah bila proses belajar tersebut dilaksanakan di lingkungan dayah. Proses pembelajaran ini tentunya mengandung berbagai permasalahan tersendiri bagi sebagian guru, seperti kurang tahunya guru terhadap kondisi yang terjadi di belakang satir (tabeng), terbatasnya pemakaian metode dalam menyampaikan ilmu seperti materi praktek dan lainnya. Tentunya dari sebagian permasalahan tersebut seorang guru membutuhkan solusi yang bisa menciptakan suasana belajar di kelasnya lebih menarik dan bervariatif. Terkait hal tersebut akan dibahas dalam kajian ini tentang bagaimana problematika guru dalam pembelajaran kitab kuning dengan menggunakan satir (tabeng) di dayah MUDI Putri Mesjid Raya Samalanga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa proses pembelajaran kitab kuning menggunakan satir (tabeng) dapat berjalan dengan baik dan lancar karena didasari dengan sikap guru yang selalu berpikir positif terhadap kondisi yang terjadi di belakang satir (tabeng) serta dilandasi dengan rasa keikhlasan dalam meyampaikan materi, mampu membimbing dan menciptakan ruang belajar yang bervariasi dan menarik tanpa jenuh dan bosan sehingga proses pentransferan ilmu dapat berjalan dengan lancar dan optimal.