This Author published in this journals
All Journal Mozaik Humaniora
Rusi Aswidaningrum Aswidaningrum
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tumpang-Tindih Konflik dalam Novel Kambing dan Hujan Karya Mahfud Ikhwan Rusi Aswidaningrum Aswidaningrum
MOZAIK HUMANIORA Vol. 17 No. 1 (2017): MOZAIK HUMANIORA VOL. 17 NO. 1
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.09 KB) | DOI: 10.20473/mozaik.v17i1.6596

Abstract

AbstrakPenelitian  ini  bertujuan  untuk  membedah  tumpang  tindih  konflik  dalam  novel Kambing  dan  Hujankarya  Mahfud  Ikhwan dengan  menggunakan  teori  narasi  Gerard  Genette.  Dengan  mengungkap unsur-unsur  dominan  seperti  tata,  perspektif,  dan  penutur, ditemukan  adanya  tumpang  tindihkonflik seperti berikut: (1) konflik percintaan Mif dan Fauzia yang merupakan pembuka dan penutupKambing dan Hujan tampak menjadi sentral cerita, (2) konflik Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyahyang mendominasi cerita bukanlah konflik utama, dan (3) cinta segitiga Pak Fauzan, Bu Yat, dan PakIskandar  merupakan  konflik  utama  yang  menjadi  kunci kemunculan konflik  lain.  Dengan menemukan  adanya  tumpang  tindih konflik, konflik-konflik  yang  sepintas  terlihat  sebagai  fokus cerita ternyata hanya merupakan bagian dari konflik utama, sehingga dapat diketahui bahwa konflik agama  bisa  saja  muncul  karena  konflik  pribadi  para  tokoh-tokoh  besarnya. Hal  ini  disebabkan budaya  patriarkhi  yang  mendorong  Pak  Fauzan  dan  Pak  Iskandar  untuk  mendapatkan  legitimasisebagai  laki-laki  dalam  memperebutkan  perempuan yakni Bu  Yatun  sebagai  objek. Untuk  itu, penelitian  ini  dapat  membuka  wawasan  pembaca  agar  tidak  menelan  teks  secara  mentah  denganmelihat secara sekilas apa yang tampak pada permukaan cerita.