Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JISTech (Journal of Islamic Science and Technology)

PENGARUH PENAMBAHAN AGREGAT LIMBAH BOTOL KACADAN ABU SERABUT KELAPA TERHADAP KARAKTERISTIK BATU BATA Miftahul Husnah; Abdul Halim Daulay; Siska Siska
JISTech (Journal of Islamic Science and Technology) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jistech.v7i2.14663

Abstract

This study aims to (i) determine the effect of adding glass bottle waste aggregate and coconut fiber ash to the characteristics of the bricks and (ii) to determine the composition of mixing glass bottle waste aggregate and coconut fiber ash so that bricks with optimal characteristics are produced. The materials used in this study were glass powder, coconut fiber ash, and clay with a composition of glass powder, coconut fiber ash, and clay 0%:0%:100%, 5%:5%: 90%, 10% :10%:80%, 15%:15%:70%, and 20%:20%:60% with a FAS of 0.5. The process of making bricks is done manually. Characterizations carried out include: compressive strength, water absorption, and density. The addition of glass bottle waste aggregate and coconut fiber ash as a substitute for clay has an effect on the characteristics of the bricks. As the amount of glass powder and coconut fiber ash increases, the compressive strength value tends to decrease, the water absorption value tends to increase, and the density value tends to decrease. The compressive strength values in all compositions of mixing glass powder, coconut fiber ash, and clay still do not meet the SNI 15-2094-2000 standard. The value of water absorption at the composition of 5%:5%: 90% and 10%:10%:80% already meets the standards of SNI 15-2094-2000. Density values in all compositions have met the standards of SNI 15-2094-2000, except for the composition 15%: 15%: 70%. %:10%:80%.
Pengaruh Pemisahan Bertingkat Terhadap Kemurnian dan Karakteristik Pasir Besi dari Sungai Sembahe Deli Serdang Miftahul Husnah; Siti Aulia Hutauruk; Rabiatul Awiyah; Chalista Dwi Putri; Ridwan Yusuf Lubis
JISTech (Journal of Islamic Science and Technology) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jistech.v11i1.28910

Abstract

Pasir besi merupakan material alami yang mengandung mineral oksida besi dan umumnya terdapat di wilayah pesisir pantai maupun di aliran sungai yang terbentuk dari proses pelapukan batuan di daerah hulu. Ketersediaannya yang melimpah menjadikan pasir besi sebagai bahan baku yang penting dalam berbagai industri, seperti industri logam, pembuatan baja, serta bahan material magnetik yang digunakan dalam pengembangan teknologi modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemisahan magnetik bertingkat dan perlakuan panas terhadap kemurnian serta karakteristik pasir besi dari Sungai Sembahe, Deli Serdang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah tahapan pemisahan magnetik menurunkan kehilangan massa dari 0,97% (5 kali) menjadi 0,15% (11 kali), yang mengindikasikan berkurangnya kandungan pengotor. Analisis FTIR menunjukkan adanya gugus Fe–O pada 562 cm⁻¹ yang semakin dominan seiring meningkatnya jumlah pemisahan. Pola XRD menunjukkan puncak utama pada 2θ ≈ 35,47° yang berkaitan dengan bidang kristal (311), yang mengindikasikan dominasi fase magnetit (Fe₃O₄). Hasil SEM menunjukkan bahwa partikel mengalami aglomerasi dengan ukuran berkisar antara 10–80 µm. Analisis EDS menunjukkan bahwa kandungan Fe mencapai 81,98% atom pada sampel dengan 11 kali pemisahan magnetik. Hasil ini menunjukkan bahwa pemisahan magnetik bertingkat efektif dalam meningkatkan kemurnian pasir besi, meskipun masih terdapat keterbatasan dalam menghilangkan pengotor berukuran halus.