Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Pengaruh Dana Desa, Alokasi Dana Desa dan Pendapatan Asli Desa terhadap Jumlah Penduduk Miskin Desa di Kabupaten Tuban Tanti Auliya Agustina; Muchtolifah Muchtolifah; Sishadiyati Sishadiyati
Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol 4 No 1 (2022): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Research and Strategic Studies Center (Pusat Riset dan Kajian Strategis) Fakultas Syariah IAI Nasional Laa Roiba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.093 KB) | DOI: 10.47467/alkharaj.v4i2.606

Abstract

This study aims to analyse the difference in the Number of rural poor people in Tuban Regency between 2019 and 2020 to examine the effect of the Village Fund, Allocation of village funds (ADD) and Village original income on the Number of rural poor people in Tuban Regency in 2019-2020. The analysis tool used is panel data regression which is testing the hypothesis with the F test, t test and Coefficient of Determination (R2) at an error rate of = 5%. The results of panel data regression analysis with the selected model is the Fixed Effect Model showing that there is a difference in the Number of rural poor people in Tuban Regency between 2019 and 2020, the variables used in the model, namely the Village Fund, Allocation of village funds (ADD) and Village original income are able to explain the variation of the variable Number of rural poor by 85% and 15% are influenced by other factors that are not included in the research variables. Keywords: Village Fund, Allocation of village funds (ADD) and Village original income
PROGRAM PELATIHAN AKLIMATISASI DAN PERSILANGAN TANAMAN ANGGREK DI DESA WISATA SEMEMI Noufaldo Rahmatullah Datau; Muchtolifah Muchtolifah; Anisa Fitria Utami
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Sememi adalah salah satu kelurahan di Kota Surabaya yang mendukung upaya pengembangan wisata edukasi melalui salah satu objek wisatanya, yaitu Taman Anggrek. Mulanya, area sekitar Taman Anggrek ini mempunyai berbagai aktivitas yang terselubung, yakni lokalisasi. Setelah Kawasan lokalisasi tersebut ditutup oleh Pemerintahan Kota (Pemkot), Tri Rismaharini yang sewaktu itu menjabat sebagai Walikota Surabaya, menggagaskan agar area eks-lokalisasi tersebut dialihfungsikan sebagai Desa Wisata, yakni Taman Anggrek dengan tujuan membentuk petani anggrek dari masyarakat yang terdampak eks-lokalisasi. Akan tetapi, kegiatan yang mulanya melakukan pembudiyaaan bunga anggrek harus terhenti dikarenakan virus COVID-19 yang memasuki Kota Surabaya pada tahun 2020. Kelompok 70 KKN-T MBKM UPNVJT menyelenggarakan Program Pelatihan Aklimatisasi dan Persilangan Tanaman Anggrek yang di khususkan untuk kalangan generasi muda seperti remaja, karena konsep dari Wisata Taman Anggrek ialah wisata edukasi. Selain itu, mereka juga memiliki daya tarik baru dan gagasan baru yang dapat membawa perubahan di masyarakat saat ini dan hal itulah yang menjadi ide awal mulanya kegiatan ini terlaksana.
Pengaruh PMDN dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka melalui Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten Tiara Ayu Kusumaningtyas; Muchtolifah Muchtolifah
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 5 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i6.2748

Abstract

Salah satu permasalahan makroekonomi yang dihadapi oleh Provinsi Banten adalah tingginya tingkat pengangguran terbuka. Masalah ini berbanding terbalik dengan perkembangan realisasi PMDN dan pengeluaran pemerintah yang cenderung meningkat serta pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Oleh karena itu, kondisi ini tidak sesuai dengan kondisi ideal pada teori-teori yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PMDN dan pengeluaran pemerintah terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Banten melalui pertumbuhan ekonomi sebagai variabel intervening dengan menggunakan data time series dari 2007 hingga 2021 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Banten dan Nasional. Penelitian ini menggunakan metode analisis jalur serta uji Sobel untuk mengetahui pengaruh mediasi dari variabel intervening. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa secara parsial PMDN dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhadap tingkat pengangguran terbuka secara langsung, sedangkan pengeluaran pemerintah secara langsung berpengaruh terhadap tingkat pengangguran terbuka. Sementara itu, PMDN dan pengeluaran pemerintah secara tidak langsung tidak berpengaruh terhadap tingkat pengangguran terbuka melalui pertumbuhan ekonomi.
Pengaruh Upah Minimum Regional, Pertumbuhan Ekonomi, Dan Jumlah Angkatan Kerja Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Kabupaten Nganjuk Zeny Okta Rizma; Muchtolifah Muchtolifah
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 5 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i5.2776

Abstract

Dalam hal pembangunan, pemerintahan dapat dikatakan berhasil apabila mampu menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan dengan mengurangi tingkat pengangguran. Maka dari itu, salah satu aspek yang kaitannya penting dengan pembangunan ialah ketenagakerjaan. suatu peran penting yang dimiliki tenaga kerja yaitu kontribusi pendapatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya permintaan tenaga kerja maka tenaga kerja akan terserap, penyerapan tenaga kerja dapat dikatakan sebagai permintaan tenaga kerja. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi penyerapan tenaga kerja, yaitu upah minimum regional, pertumbuhan ekonomi, serta jumlah angkatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh upah minimum regional, pengaruh pertumbuhan ekonomi, serta pengaruh jumlah angkatan kerja terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Nganjuk tahun 2010-2021. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuantitatif dengan jenis data sekunder. Data yang digunakan yaitu data kurun waktu (time series) yang diperoleh melalui website Badan Pusat Statistik Kabupaten Nganjuk, Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur, dan Disnakertran Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas upah minimum regional dan variabel pertumbuhan ekonomi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, sedangkan variabel jumlah angkatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.
Analisis Pengaruh Kemiskinan, Pengangguran, dan PDRB Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Banten Tiara Anggi Nadila; Muchtolifah Muchtolifah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 11 (2022): Oktober 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v1i11.985

Abstract

Salah satu tolok ukur untuk melihat kualitas hidup manusia adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Namun dalam keberhasilannya terdapat permasalahn-permasalan yaitu meliputi kemiskinan dan pengangguran serta faktor-faktor lainnya seperti fasilitas pendidikan, kesehatan dan juga pembangunan yang dapat mempengaruhi peningkatan kualitas manusia. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) untuk menganalisis pengaruh Kemiskinan terhadap Indeks Pembangunan Manusia, 2) untuk menganalisis pengaruh Pengangguran terhadap Indeks Pembangunan Manusia, 3) untuk menganalisis pengaruh PDRB terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Penelitian ini dilakukan di Provinsi Banten. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan periode waktu 2011-2020 yang diperoleh dari BPS Provinsi Banten. Alat analisis dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia dan PDRB berpengaruh secara signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia.