Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENANGANAN WABAH COVID-19 DALAM PERSPEKTIF MODEL COLLABORATIVE GOVERNANCE (STUDI KASUS PADA DESA KARANG REJO, KECAMATAN PURWOSARI , KABUPATEN PASURUAN) Nur Chumairo; Aan Warul Ulum
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.866 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v10i3.2260

Abstract

The Covid-19 pandemic, which has become a global disaster in the past one year and has not yet found a bright spot on when this pandemic will end, has resulted in unstable mobility of the country, one of which is in Indonesia. As a country with a high enough number of exposure, the government has issued an appeal or written regulation as an effort to prevent the spread of Covid-19. Various layers of society or the smallest sphere of government such as KarangRejo village have taken many actions in handling covid-19, by using the principle of collaborative governance, the government can run programs in the prevention or handling of covid-19 thoroughly because of the involvement of various sectors that work together to overcome the impact of the outbreak. covid-19. The method used in this research is qualitative descriptive by collecting primary and secondary data and through the process of observation and interviews so that it can be seen how programs and policies in handling the covid-19 outbreak in KarangRejo village when viewed from a collaborative governance perspective, which will be further discussed. in this collaborative governance perspective analysis journal of the handling of the covid-19 outbreak.Keywords: Collaborative Governance, Covid-19, GovermentPandemi covid-19 yang telah menjadi musibah global dalam jangka waktu satu tahun terakhir dan belum menemukan titik terang mengenai kapan pandemi ini berakhir, sehingga mengakibatkan mobilitas negara berjalan kurang stabil salah satunya di Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah terpapar yang cukup tinggi mengakibatkan pemerintah mengeluarkan himbauan ataupun peraturan tertulis sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran covid-19. Berbagai lapisan masyarakat ataupun lingkup terkecil pemerintahan seperti desa Karang Rejo yang melakukan banyak tindakan dalam penanganan covid-19, dengan menggunakan prinsip collaborative governance pemerintah dapat menjalankan program dalam pencegahan ataupun penanganan covid-19 dengan menyeluruh karna terlibatnya berbagai sektor yang berkerjasama untuk menanggulangi dampak dari wabah covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data primer dan sekunder serta melalui proses observasi dan wawancara sehingga dapat diketahui bagaimana program dan kebijakan daalam penanganan wabah covid-19 di desa Karang Rejo jika dilihat dari perspektif collaborative governance , yang akan lebih jauh dibahas dalam jurnal analisa penanganan wabah covid-19 dalam perspektif collaborative governance ini.Kata Kunci : Collaborative Governance, Covid-19, Pemerintah
ANALISIS KINERJA SUMBER DAYA APARATUR UNIT PELAKSANA TEKNIS BALAI LATIHAN KERJA PASURUAN DALAM MELAKSANAKAN PELATIHAN KETERAMPILAN (STUDI KASUS PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS BALAI LATIHAN KERJA PASURUAN DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI PROVINSI JAWA TIMUR Imarotus Shohiya Multazima; A'an Warul Ulum
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.807 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v10i1.2258

Abstract

Developing countries are often faced with large numbers of unemployed people because of their relatively large population. Unemployment is a serious problem for the country considering the risks that also have an impact on the economy and social conditions of a country. One of the things that can be done is job training. Vocational Training Centers are training facilities and infrastructure to obtain skills training in certain fields so that graduates have skills and competitiveness in the job market or Entrepreneurial. Organizational continuity can be seen and determined from its success in achieving a goal. Therefore, the performance or performance organizationalis important to know well. The research method used in this research is qualitative research with a descriptive approach. This study uses performance indicators from Wibowo (2016). There are seven indicators according to Wibowo (2016), objectives, standards, feedback, tools or facilities, competencies, motives, and opportunities. Based on the results of the research and discussion that has been described, it can be concluded that the performance of UPT BLK in the implementation of job training has gone well, although from several indicators it still needs additional or improved performance.Keywords: Performance, Human Resource, Training CenterNegara berkembang seringkali dihadapkan dengan besarnya angka pengangguran karena jumlah penduduknya yang tergolong besar. Pengangguran menjadi persoalan yang serius bagi negara mengingat resikonya yang juga berdampak terhadap ekonomi dan sosial suatu Negara. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah pelatihan kerja. Balai Latihan Kerja adalah sarana dan prasarana pelatihan untuk mendapatkan pelatihanketerampilan di bidang tertentu agar lulusan memiliki keterampilan serta daya saing di pasar kerja atau usaha mandiri. Kelangsungan organisasi dapat dilihat dan ditentukan dari keberhasilannya mencapai sebuah tujuan. Maka dari itu kinerja atau performance organisasi merupakan hal yang penting untuk diketahui dengan baik.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan indikator kinerja dari Wibowo yaitu tujuan, standar, umpan balik, alat atau sarana, kompetensi, motif, dan peluang. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan maka dapat disimpulkan kinerja UPT BLK dalam pelaksanaan pelatihan kerja sudah berjalan dengan baik meskipun dari beberapa indikator masih perlu penambahan atau perbaikan kinerja.Kata Kunci: Kinerja, Sumber Daya Manusia, Balai Latihan Kerja
EFEKTIVITAS PERAN UNIT PELAKSANA TEKNIS BALAI LATIHAN KERJA PASURUAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TENAGA KERJA (STUDI KASUS DI UPT BALAI LATIHAN KERJA PASURUAN) Nur Afiatul Zumaroh; A'an Warul Ulum
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.134 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v10i2.2259

Abstract

This study aims to determine the role of the Work Training Center in improving the quality of the workforce in Pasuruan Regency. With the training conducted at the Pasuruan Job Training Center, it is hoped that it can provide, improve and develop skills, productivity, are ready to work, and can compete in the job market. The type of research used in this research is descriptive qualitative research. The data obtained were sourced from primary data obtained directly from the Pasuruan Vocational Training Center and secondary data from scientific journals which were closely related to research. Data collection used is by interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that several factors influence effectiveness such as organizational characteristics, environmental characteristics, worker/employee characteristics, policies, and management practices. The availability of facilities and infrastructure in training is something that must be considered in assessing the effectiveness of an agency. Based on the results of this study, it can be concluded that the role of the Pasuruan Vocational Training Center is quite effective in improving the quality of the workforce in Pasuruan Regency.Keywords: Work Training Center, effectiveness, manpowerPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran UPT Balai Latihan Kerja dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja di Kabupaten Pasuruan. Dengan adanya pelatihan yang dilakukan di UPT Balai Latihan kerja Pasuruan diharapkan dapat memberikan, meningkatkan, serta mengembangkan keterampilan, produktivitas, siap kerja dan dapat bersaing di pasar kerja. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang didapat bersumber dari data primer yang didapat langsung dari UPT Balai Latihan Kerja Pasuruan dan data sekunder yang berasal dari jurnal-jurnal ilmiah yang berhubungan erat terkait penelitian. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa faktor yang mempengaruhi efektivitas seperti halnya karakteristik organisasi, karakteristik lingkungan, karakteristik pekerja/pegawai, kebijakan dan praktik manajemen. Tersedianya sarana dan prasarana di dalam pelatihan adalah hal yang harus diperhatikan dalam menilai keefektivitasan suatu instansi. Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwasanya peran UPT Balai Latihan Kerja Pasuruan cukup efektif dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja di Kabupaten Pasuruan.Kata Kunci: Balai Latihan Kerja, efektivitas, tenaga kerja