Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemahaman Dan Persepsi Positif Jenjang Karir Meningkatkan Efikasi Diri Perawat Dalam Pemberian Asuhan Keperawatan Amiruddin Amiruddin; Tutik Sri Hariyati; Tuti Nuraini
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 7, No 2 (2019): JKP Desember 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v7i2.91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemahaman dan persepsi jenjang karir dengan efikasi diri dalam pemberian asuhan keperawatan. Desain penelitian cross sectional eksplorative dengan jumlah sampel 182 perawat diambil dengan teknik simple random sampling. Data dianalis menggunakan uji Korelasi Pearson, Kruskal-Wallis dan Regresi Linear Multivariabel. Hasil penelitian menunjukkan nilai tertinggi efikasi diri adalah perawat PK IV 80% (174) dari nilai total, gambaran persepsi perawat terhadap jenjang karir menunjukkan hal yang positif sebesar 82% (56) dari nilai total, sedangkan gambaran efikasi diri perawat berdasarkan keyakinan diri perawat akan kemampuan melakukan asuhan keperawatan masih dibawah 80% yaitu 77,9% (167,52) dan pemahaman terhadap jenjang karir menunjukkan masih dibawah 80% yaitu 75% (36), terdapat hubungan yang bermakna antara pemahaman jenjang karir dengan efikasi diri perawat (p
Analisis Kepuasan Kerja Sumber Daya Manusia Kesehatan di Puskesmas Terpencil Kabupaten Bangka Selatan Akhiat Akhiat; Amiruddin Amiruddin
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 9, No 2 (2021): JKP Desember 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v9i2.347

Abstract

Latar Belakang: Wilayah Indonesia yang sangat luas dan merupakan wilayah kepulauan menuntut Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan untuk melakukan tugasnya di Puskesmas daerah terpencil dan kepulauan. Hal ini menuntut Pemerintah Daerah untuk memberikan perlakuan khusus kepada SDM Kesehatan agar pelayanan kesehatan dapat terlaksana secara optimal.Tujuan: Menganalisis tingkat kepuasan Sumber Daya Manusia Kesehatan yang ditempatkan di Puskesmas terpencil Kabupaten Bangka SelatanMetode: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan instrumen data menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Batu Betumpang dan Puskesmas Tanjung Labu. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 110 orang dan sampel penelitian yang digunakan sebanyak 60 orang menggunakan teknik random sampling.Hasil: Kepuasan terhadap pekerjaan pegawai masuk dalam kategori sangat tinggi 28% pegawai, kategori tinggi sebanyak 52% pegawai, kategori cukup tinggi sebanyak 15% pegawai dan kategori kurang tinggi sebanyak 5% pegawai.Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja pegawai terhadap tugas pokok dan fungsi kerja dalam kategori tinggi.
Manfaat Jenjang Karir Bagi Staf Perawat Dan Rumah Sakit Amiruddin Amiruddin; Rr. Tutik Sri Haryati; Hanny Handiyani
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 7, No 2 (2019): JKP Desember 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v7i2.87

Abstract

Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi manfaat jenjang karir bagi staf perawat dan rumah sakit .Metode penelitian ini menggunakan tinjauan literatur dengan cara mengidentifikasi 25 artikel jenjang karir perawat yang dipublikasikan antara tahun 1997 sampai dengan tahun 2015. Strategi pencarian menggunakan key words Clinical bladder dan career bladder. Literatur yang digunakan meliputi artikel, dan jurnal Indonesia dan internasional yang berasal dari JKI, proquest, ebscohost, dan scopus. Hasil evidence base terkait jenjang karir menggambarkan manfaat utama bagi staf perawat menerapkan jenjang karir, meningkatkan pengembangan profesional, meningkatkan kinerja, meningkatkan kepuasan kerja, menumbuhkan budaya kerja dan dan pengakuan. Manfaat bagi rumah sakit, meningkatkan kualitas pelayanan, rekruitmen dan retensi perawat, menghemat biaya dan menurunkan angka turnover. Program jenjang klinis memberikan manfaat besar bagi staf perawat dan rumah sakit bila didukung penuh oleh pimpinan rumah sakit dan manajer keperawatan, antusiasme perawat, dan komite keperawatan yang saling sinergis dan mampu bekerja sama.
Pengetahuan Bantuan Hidup Dasar Korban Tenggelam Dengan Efikasi Diri Dalam Pemberian Asuhan Keperawatan Pada Perawat Amiruddin Amiruddin; Nazliansyah Nazliansyah; Astri Yulia Sari Lubis
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.206 KB) | DOI: 10.33366/nn.v6i1.2364

Abstract

Pertolongan kasus kecelakaan akibat tenggelam bukan hanya pada saat korban berada di atas permukaan air saja, tetapi juga penanganan berkelanjutan setelah evakuasi tenggelam. Hampir 90% kasus kecelakaan tenggelam di Indonesia ditangani secara tidak tepat. Dalam kondisi ini persepsi percaya diri seorang perawat memiliki peran penting dalam memberikan pertolongan pertama kecelakaan akibat tenggelam Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan pertolongan pertama pada kecelakaan tenggelam dan efikasi diri perawat dalam memberikan implementasi keperawatan. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Pariwisata Tanjung Binga Kecamatan Sijuk. Desain penelitian ini menggunakan Cross-sectional Study. Sebanyak 33 partisipan dilibatkan dalam penelitian ini. Variabel dalam penelitian ini adalah variable Sosio demograpi seperti jenis kelamin, tingkat pendidikan, lokasi kerja, dan latar belakang pelatihan kegawat daruratan yang pernah diikuti. Kuisioner efikasi diri perawat digunakan dalam penelitian ini. Pearson Correlation digunakan untuk menganalisa data hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan pertolongan pertama pada kecelakaan tenggelam dengan efikasi diri perawat dalam memberikan pertolongan implementasi keperawatan. Penelitian ini sesuai dengan strategi perencanaan program studi keperawatan Belitung Poltekkes Kemenkes Pangkal pinang dalam pengembangan riset keperawatan di daerah kepulauan. Studi ini akan membantu Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung dan Puskesmas Wisata Tanjungbinga dalam menentukan sumber daya manusia keperawatan dalam pengembangan kesehatan wisata di Kabupaten Belitung. Perlunya dilakukan studi kualitatif dimasa depan atau tahun tahun berikutnya untuk mengeksplorasi lebih dalam mengenai efikasi diri perawatn dalam memberikan pelayanan pertolongan pertama akibat kecelakaan tenggelam