Maria Magdalena Sri Widiastuti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN METODE TIM TERHADAP KEPUASAN KERJA PERAWAT DI UNIT STROKE RUMAH SAKIT PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG Maria Magdalena Sri Widiastuti; Dyah Widodo; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.671 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i2.422

Abstract

Salah satu strategi untuk mengoptimalkan peran dan fungsi perawat adalah dengan melaksanakan sistem Metode Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP). Kepuasan kerja adalah sikap umum yang merupakan pencerminan dari beberapa sikap yang saling terkait dari seseorang terhadap pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh penerapan metode tim terhadap kepuasan kerja perawat. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental dengan pra-pascates dalam satu kelompok (One-group pra-post test design), sampel terdiri dari 11 orang perawat, metode yang digunakan adalah dengan metode yang digunakan adalah dengan sampling jenuh. Intervensi selama 4 minggu, data diambil dengan kuisioner dan dianaliasa dengan signed rank test (Wilcoxon) nilai α sebesar 0,047 dan tingkat signifikan α = 0,05. Hasil penelitian ini adalah kepuasan kerja perawat sebelum (pre) dilakukan penerapan metode tim paling banyak adalah tidak puas (55%). Kepuasan kerja perawat sesudah (post) dilakukan penerapan metode tim paling banyak adalah cukup puas (46%). Berdasarkan hasil penelitian diatas diharapkan metode tim ini bisa diterapkan di rumah sakit dan manajer keperawatan bisa memfasilitasi terlaksananya pemberian asuhan keperawatan dengan metode tim, sehingga pelayanan yang profesional dan komprehensif dengan mengedepankan kepuasan dan keselamatan pasien dapat terwujud. Kata kunci : penerapan metode tim, kepuasan kerja perawat
Implementation Of Ideal Discharge Planning To Improve Patients’ Discharge Readiness At Panti Waluya Sawahan Hospital Agustina, Clara; Kuswantoro Rusca Putra; Maria Magdalena Sri Widiastuti
Caring: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): CARING Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember 2025)
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Health Sciences, Universitas Brawijaya.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.caringjpm.2025.005.03.3

Abstract

Effective discharge planning is a key component in ensuring that patients and families are prepared to continue care after hospital discharge. Limited use of educational media and the inconsistent application of methods that ensuring patients’ have been identified as challenges in the discharge planning process in the Placida Paviliun Ward of Panti Waluya Sawahan Hospital. This community service activity aimed to implement IDEAL Discharge Planning as a structured approach developed by the Agency for Healthcare Research and Quality to improve patient discharge readiness. The activity was conducted from October to November 2025 and involved six patients. The method consisted of three stages: preparation, implementation, and evaluation. The preparation stage included the development of an educational module, standard operating procedures, assessment instruments, and educational media based on six major diagnoses. The implementation stage involved initial assessment of patients’ educational needs, delivery of personalized daily education, and education provided prior to discharge. Evaluation was conducted using a discharge readiness instrument covering home care ability, caregiver identification, medication management, recognition of warning signs, and follow-up planning. The results showed that all patients demonstrated improved discharge readiness following the implementation of IDEAL Discharge Planning. This activity demonstrates that applying IDEAL Discharge Planning supported by needs-based educational media and family involvement can strengthen patients’ readiness to perform self-care at home. This model has the potential to be implemented in other inpatient units to improve quality of care transitions.