Fahinu Fahinu
Unknown Affiliation

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan Matematika

Pengaruh Model Pembelajaran Generatif Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 12 Kendari Zuari Anzar; Arvyaty Arvyaty; Busnawir Busnawir; Fahinu Fahinu
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1: Edisi Januari 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.946 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v10i1.5643

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran generatif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Kendari.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Kendari. Sampel diambil secara purposive sampling dan diperoleh kelas VIII5 sebagai kelas eksperimen. Data dikumpulkan dengan pemberian instrumen berupa lembar observasi dan tes kemampuan pemahaman konsep matematis yang berbentuk tes uraian. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian secara deskriptif dan secara inferensial menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa sebelum menggunakan model pembelajaran generatif memiliki nilai rata – rata 61,77 dan varians 126,16. (2) Rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematis siswa setelah pembelajaran generatif adalah 78,93 dan varians 138,78; dan (3) Terdapat pengaruh model pembelajaran generatif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Kendari.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Pendekatan Metakognisi Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau Dari Kemampuan Awal Matematika Siswa SMPN 2 Kendari Orin Rahayu; Mustamin Anggo; Fahinu Fahinu
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2: Edisi Juli 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.306 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v9i2.5865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi KPMM siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kendari; (2) pengaruh PBMPM dan PL terhadap peningkatan KPMM siswa ditinjau dari KAM siswa baik secara simultan ataupun secara parsial. Metode penelitian yang digunakan adalah  Quasi eksperimen dengan desain penelitian yaitu Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Kendari tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 345 orang. Pengambilan sampel kelas dilakukan dengan menggunakan dua teknik, yaitu purposive sampling dan random sampling. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian secara deskriptif nilai rata-rata KPMM siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kendari mengalami penigkatan setelah diberikan perlakuan, yaitu PBMPM dan PL. Hasil penelitian secara inferensial: (1) Secara signifikan peningkatan KPMM siswa yang diajar dengan model PBMPM lebih tinggi daripada siswa yang diajar model PL; (2) Secara signifikan terdapat perbedaan peningkatan KPMM siswa yang diajar dengan model PBMPM dan siswa yang diajar dengan model PL ditinjau dari KAM siswa baik secara simultan maupun secara parsial..
Pengaruh Model PBL Dengan Pendekatan Saintifik Terhadap Kemampuan CPS Ditinjau Dari Disposisi Matematis Siswa Irma Mariana; Fahinu Fahinu; Ruslan Ruslan
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1: Edisi Januari 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.87 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v9i1.5762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan creative problem solving siswa dengan menerapkan model PBL dengan pendekatan Saintifik, dan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh  penerapan model PBL dengan pendekatan Saintifik terhadap kemampuan creative problem solving siswa ditinjau dari disposisi matematis siswa. desain penelitian ini yaitu pretest-posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 siswa dan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. instrumen penelitian yang digunakan, yaitu tes kemampuan creative problem solving dan angket disposisi matematis siswa. hasil analisis data baik  statistik deskriptif maupun inferensial menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan CPS siswa yang diajar dengan model PBL menggunakan Pendekatan Saintifik lebih tinggi dibanding siswa yang diajar dengan model pembelajaran langsung. Berdasarkan analisis inferensial, menunjukkan bahwa adanya pengaruh PBL dengan Pendekatan Saintifik terhadap kemampuan CPS siswa ditinjau dari disposisi matematis
Pengaruh Kecemasan Matematika dan Gender Terhadap Kemampuan Penalaran Adaptif Matematika Siswa SMP Negeri 2 Kendari Rahmat Wijaya; Fahinu Fahinu; Ruslan Ruslan
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2: Edisi Juli 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.612 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v9i2.5867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecemasan matematika dan gender terhadap kemampuan penalaran adaptif matematika siswa yang dilakukan di SMP Negeri 2 Kendari. Metode yang digunakan adalah kausal komparatif dengan rancangan two factorial. Pengambilan sampel dilakukan dengan Purposive Sampling untuk menentukan kelas yang digunakan kemudian dilanjutkan dengan Stratified Random Sampling untuk menentukan jumlah sampel siswa laki-laki dan perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) adanya perbedaan pengaruh kemampuan penalaran adaptif matematika antara siswa laki-laki dengan siswa perempuan, dimana rata-rata nilai siswa perempuan lebih tinggi dari siswa laki-laki., 2) adanya  pengaruh kecemasan matematika terhadap kemampuan penalaran adaptif matematika, dimana jika skor kecemasan matematika mengalami kenaikan maka kemampuan penalaran adaptif matematika akan ikut meningkat, dalam hal ini semakin tinggi skor kecemasan matematika maka semakin rendah tingkat kecemasannya dan sebaliknya., 3) Adanya pengaruh kecemasan matematika dan gender secara simultan terhadap kemampuan penalaran adaptif matematika, dimana secara parsial hanya faktor kecemasan matematika yang memberikan pengaruh terhadap kemampuan penalaran adaptif matematika.
Pengaruh Model Problem Based Learning Dengan Pendekatan Saintifik Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Ditinjau Dari Self-Efficacy Siswa SMP Catur Budi Nugroho; Fahinu Fahinu; Asrul Sani
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1: Edisi Januari 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.165 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v9i1.5755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggukapkan pengaruh model Problem Based Learning dengan pendekatan Saintifik terhadap kemampuan berpikir kreatif matematik ditinjau dari Self-Efficacy Matematis siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 07 Rarowatu Utara yang terdiri dari 3 kelas. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Model penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dan desain penelitian yaitu Pretest Posttest Control Group Desain. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 54 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan, yaitu tes kemampuan berpikir kreatif matematik dan angket Self-Efficacy Matematis siswa. Data dianalisi dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada pengaruh model Problem Based Learning dengan pendekatan Saintifik terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa ditinjau dari Self-Efficacy. Secara signifikan ada perbedaan pengaruh model Problem Based Learning dengan pendekatan Saintifik lebih tinggi peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang memiliki Self Efficacy matematis siswa pada kategori tinggi, sedang dan rendah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh model Problem Based Learning dengan pendekatan Saintifik terhadap kemampuan berpikir kreatif matematik siswa ditinjau dari Self-Efficacy Matematis siswa pada kategori tinngi, sedang dan rendah
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Pendekatan CPS Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Ditinjau Dari Self Efficacy Nurfitriani Nurfitriani; Fahinu Fahinu; Mukhsar Mukhsar
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2: Edisi Juli 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.179 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v9i2.5863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek Pembelajaran Berbasis Masalah  dengan pendekatan CPS terhadap  kemampuan berpikir kreati matematik siswa ditinjau dari Self-Efficacy. Subyek penelitian ini adalah 43 siswa kelas VII SMP Negeri 2 Baubau tahun pelajaran 2016/2017. Desain  penelitian yang  digunakan dalam  penelitian ini  adalah  pretest- posttest control group design. Dua dari enam belas diambil dengan teknik purposive sampling. Kemudian dipilih secara acak satu kelas sebagai kelas eksperimen yang mengikuti pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan CPS, dan satu kelas lainnya sebagai kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran langsung. Self Efficacy siswa diukur dengan angket Self-Efficacy dan kemampuan berpikir kreatif diukur dengan menggunakan tes kemampuan berpikir kreatif yang diberikan saat pre-test dan post-test. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji hipotesis menggunakan  ANAVA satu jalur, ANAVA dua jalur, dan Uji t pada ᾳ = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan CPS lebaik baik daripada kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang diajar dengan model pembelajaran langsung ditinjau dari Self-Efficacy.
Peningkatan Kemampuan Penalaran Aljabar Siswa Melalui Problem Based Learning Dan Konvensional Pada Siswa Madrasah Tsanawiah Elfiyanti Sermatan; Fahinu Fahinu; Zamsir Zamsir
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1: Edisi Januari 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.705 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v9i1.5760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbedaan masalah penerapan problem based learning (PBL) dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan penalaran aljabar siswa sebelum diberikan perlakuan; (2) Mengetahui perbedaan peningkatan penerapan problem based learning dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan penalaran aljabar siswa setelah di berikan perlakuan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 8 MTS Negeri 1 Bau-Bau yang terdiri dari 6 kelas paralel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan teknik purposive random class. Penentuan kelas eksperimen dilakukan secara random dan diperoleh siswa kelas 81 dengan jumlah siswa 34 orang sebagai kelas eksperimen Problem Based Learning dan siswa kelas 83 dengan jumlah siswa 30 orang sebagai kelas Konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes kemampuan penalaran aljabar siswa berbentuk tes uraian, lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji hipotesis menggunakan Uji Beda Dua Nilai Tengah dari data N-gain kemampuan penalaran aljabar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan penalaran aljabar siswa setelah pembelajaran problem based learning diperoleh 88,24% dan Kemampuan penalaran aljabar siswa setelah pembelajaran Konvensional 11,767%  (2) Penerapan model problem based learning lebih baik daripada model pembelajaran konvensional terhadap kemampuan penalaran aljabar  siswa