Yopines Ansen
STIE STEMBI – Bandung Business School

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kebijakan Pelayanan Pemasaran Jasa Telekomunikasi Terhadap Peningkatan Produktivitas Penjualan Pada PT Telkom Kandatel Bandung Yopines Ansen
Jurnal Study and Management Research Vol 11 No 1 (2014): SMART (Study & Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.773 KB) | DOI: 10.55916/smart.v11i1.47

Abstract

Penelitian ini menganalisis empat variable kebijakan pemasaran yang berpengaruh terhadap produktivitas penjualan pada PT telkom Kandatel Bandung, yakni faktor produk, harga, distribusi, dan promosi. Metode penelitian menggunakan “Desain Kausal”, dengan jumlah populasi 348.307 Satuan Sambungan Telepon (SST), dan sampel 376 SST dan tingkat kesalahan 5 % . Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuesioner, observasi dan studi kepustakaan. Teknik analisis dilakukan dengan Path Analysis, Ratio Produktivitas, dan Least Square.Hasil penelitian menunjukan bahwa kontribusi factor produk terhadap produktivitas penjualan, baik secara langsung maupun melalui factor saluran pemasaran mempunyai korelasi yang signifikan. Pengaruh secara keseluruhan dari factor produk terhadap produktivitas penjualan mempunyai korelasi yang signifikan. Kontribusi saluran pemasaran terhadap produktivitas penjualan, baik secara langsung maupun melalui faktor produk mempunyai korelasi yang signifikan. Secara keseluruhan, factor saluran pemasaran memiliki korelasi yang signifikan terhadap produktivitas penjualan.Sebagai kesimpulan : pertama masa krisis pemenuhan demand melalui Kebujakan Strategi Konsolidasi, dan paska krisis menerapkan Kebijakan Strategi Ekspansi. Kedua, mengkaji ulang Kerja Sama Operasi PT Telkom Divisi RegionalIII Jawa Barat dengan PT Aria West Internasional . Ketiga memberlakukan Undang-Undang No 36 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan jasa telekomunikasi oleh Badan Hukum. Keempat pemberlakuan Undang-Undan No 8 Tahun 1999, tentang perlindungan konsumen. Kelima, adanya kemudahan, percepatan. Saran : pertama memberlakukan pelayana “One Stop Service”. Kedua, dukungan unit kerja dan kordinasi. Ketiga skala prioritas pembangunan. Keempat pengembangan produk baru. Kelima melakukan promosi kepada calon pelanggan.Kata Kunci : Produk, Harga, Distribusi, Promosi, Produktivitas Penjualan
Pengaruh Komunikasi Organisasi Terhadap Peningkatan Kinerja Perusahaan : Suatu Tinjauan Literatur Yopines Ansen
Jurnal Study and Management Research Vol 10 No 3 (2013): SMART (Study & Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.935 KB) | DOI: 10.55916/smart.v10i3.54

Abstract

Era globalisasi, perusahaan dituntut dapat melayani pelanggan secara baik, agar mereka terpuaskan atas pelayanan perusahaan. Kondisi ini pada akhirnya akan memberikan keuntungan atau profit kepada perusahaan secara berkesinambungan. Adapun permasalahan yang dihadapi saat ini masih lemahnya komunikasi baik yang bersifat internal maupun eksternal yang dilakukan karyawan. Komunikasi internal meliputi komunikasi vertical, horizontal dan diagonal, Sedangkan komunikasi ekternal yang berhubungan dengan publik, di luar perusahaan.Landasan teori yang digunakan dalam menganalisis permasalahan yang timbul di perusahaan menggunakan pendekatan teori komunikasi organisasi dan manajemen kinerja. Permasalahan pokok dalam pembahasan ini meliputi berbagai hambatan yang bersifat komunikasi organisasional, antar pribadi, diri pribadi dan teknologisBerdasarkan hasil analisis pembahasan terhada permasalahan yang ada dapat disimpulkan sebagai berikut ; (a) komunikasi berperan penting dalam peningkatan kinerja perusahaan, (b) system komunikasi dievaluasi secara berkala, (c) penyampaian informasi harus tepat sasaran, (d) pendekatan “human relation’ dalam penyampaian informasi, (e) perlu pembinaan secara periodik kepada karyawan. Adapun saran-saran dalam upaya perbaikan yang menyangkut hubungannya dengan masalah komunikasi sebagai berikut : (a) memotong mata rantai birokrasi, (b) pengelompokan kegiatan kerja yang sama atau sejenis, (c) melakukan pendekatan human relation kepada karyawan, (d) dilakukan kordinasi dalam setiap kegiatan kerja, (e) pembentukan team khusus dalam penyampaian informasi satu pintu, (f) melakukan pendekatan pribadi kepada karyawan, (g) “kata-kata’ yang digunakan dalam informasi harus standar tata bahasa. Kata Kunci : Komunikasi, Organisasi, Kinerja.