Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Pencegahan, Pengendalian Serta Dampak BBLR di Indonesia- Study Literature Bahrum, Sri Wahyuni
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.215

Abstract

BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah) merupakan kondisi ketika bayi lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram. Kondisi memiliki dampak buruk bagi bayi yang salah satunya yaitu dapat menjadi faktor penyebab terjadiny stunting dan mempengaruhi perkembangan serta pertumbuhan bati. Penelitian ini menjelaskan bagaimana Pencegahan, Pengendalian Serta Dampak BBLR di berbagai wilaya Indonesia yang berguna dalam menurunkan angka kejadian BBLR. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur (literature study). Adapun kesimpulan dalam penelitian ini adalah Upaya pencegahan yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan pemberian pendidikan kesehatan sejak prakonsepsi hingga masa kehamilan, pengawasan terhadap risiko yang timbul dan pemantauan bayi terhadap suhu tubuh, pemberian gizi seimbang. Diharapkan pencegahan, pengendalian dan pemahaman dampak yang timbul menjadi prioritas bagi semua lintas sector.
MEDIA EDUKASI ASI UNTUK IBU HAMIL DAN MENYUSUI Natasha novianty; Sri Wahyuni Bahrum
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 2 No 3 (2024): September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi yang paling tepat bagi bayi. Rendahnya pengetahuan ibu dipengaruhi oleh sumber informasi tentang ASI yang rendah. Sumber informasi dapat diperoleh masyarakat dari media Ibu dapat meningkatkan pengetahuan melalui media edukasi, baik media elektronik maupun media lain. Tujuan Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara memperbanyak ASI melalui media edukasi sehingga ibu tidak lagi kebingungan bagaimana cara agar ASI yang akan diberikan pada anaknya tetap banyak dan bahkan bisa disimpan. Metode penyuluhan Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan yang merangkai dengan Diskusi dan tanya jawab secara interaktif antara penyulu dengan peserta yang mengikuti kegiatan.