Celine Celine
Universitas Prima Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pertumbuhan Penjualan, Likuiditas, Risiko Bisnis, Profitabilitas & Struktur Aset Terhadap Struktur Modal Pada Perusahaan Sektor Properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Arie Pratania Putri; Jovian Cheserio; Katherine Katherine; Celine Celine; Jeslin Jeslin
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2021): Article Research Februari 2021
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v5i1.305

Abstract

This research was conducted in order, so we can find out how much influence the variable x on variable y. The independent variable (x) on this research are Sales Growth, Liquidity, Business Risk, Profitability, Asset Structure and the variable (y) is Capital Structure. The population in this research was taken from the property sector companies. This research used purposive sampling technique in order to find out the total sample, and the total is 132 samples. This research also used the Z-Score method, which used to remove the extreme data (abnormal data), which is equals to 15 samples, that means the final number in this research is 117 samples, and the data analysis used multiple linear regression, namely the coefficient of determination (R2), simultaneous (F test), partial (t test). And the result of the t test (partial) are Sales Growth, Liquidity doesn’t have a significant effect on Capital Structure, then Business Risk, Asset Structure has a significant effect on Capital Structure, and Profitability has no effect, but the significant on the Capital Structure of Property Sector Companies that listed on the Indonesia Stock Exchange between 2014 until 2017, the result of F test (simultaneous) is, all of the X variable are taking effect with variabel Y.
PENGARUH TINGKAT INFLASI, TINGKAT SUKU BUNGA, NILAI TUKAR MATA UANG, DAN GROSS DOMESTIC PRODUCT (GDP) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2020 - 2023 Celine Celine; Angelina Susila Dewi; Tina Novianti Sitanggang; Hormaingat Damanik
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/8dryhq79

Abstract

Di Indonesia, perusahaan manufaktur merupakan salah satu jenis usaha yang berperan penting dalam perekonomian dengan mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai jual. Pandemi Covid-19 yang dimulai pada Maret 2020 memberikan dampak besar pada sektor ini, ditandai dengan inflasi rendah (1,23%), suku bunga 4,25%, dan nilai tukar Rp14.105/USD, serta GDP menurun hingga -2,07% akibat turunnya konsumsi dan investasi. Pada 2021, ekonomi mulai pulih dengan peningkatan konsumsi yang mendorong inflasi (1,07%), penurunan suku bunga menjadi 3,5%, nilai tukar relatif stabil di Rp14.269/USD, dan GDP naik menjadi 3,69%. Tahun 2022 mencatat lonjakan inflasi hingga 3,19% akibat peningkatan permintaan dan harga pangan global, suku bunga dinaikkan ke 4%, nilai tukar melemah ke Rp15.731/USD, dan GDP meningkat ke 5,31%. Di tahun 2023, inflasi masih tinggi di 2,61% karena faktor global dan domestik, suku bunga dinaikkan ke 5,81%, nilai tukar tetap tinggi di Rp15.416/USD, namun GDP tetap stabil di 5,05%. Studi ini mencakup seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2020 hingga 2023, dengan total 44 entitas sebagai populasi. Pendekatan pengambilan sampel yang digunakan adalah pengambilan sampel yang disengaja, yang memasukkan kriteria tertentu dalam proses pemilihannya. Hasil studi menunjukkan adanya pengaruh parsial yang signifikan antara Tingkat Inflasi, Tingkat Suku Bunga, dan Nilai Tukar Mata Uang terhadap Nilai Perusahaan, sementara Produk Domestik Bruto tidak menunjukkan pengaruh tersebut. Secara kolektif, Tingkat Inflasi, Tingkat Suku Bunga, dan Nilai Tukar Mata Uang memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan