Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Performa Kelembagaan Tani Terhadap Pengembangan Subsistem Agribisnis Hilir di Kota Metro Sri Indaryati
Journal of Food System & Agribusiness Volume 2 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jofsa.v2i2.1114

Abstract

ABSTRAKKebijakan hilir  agribisnis diharapkan  memberikan dampak dan manfaat bagi petani, kelompoktani dan gabungan kelompoktani atau pengembangan  kelembagaan tani. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Metro.   Metode  penelitian  dengan startified random sampling  dan  deskriptif  kualitatif dengan desain study kasus, terdiri data primer dan data sekunder.  Secara keseluruhan kebijakan hilir pada ketiga kelompok sampel terlihat sebagai unit ekonomi, kegiatan yang sudah dibangun belum dapat memfasilitasi mewujudkan peran kelembagaan,  Pelaksanaannya bantuan pemerintah hanya sebatas kegiatan kerja proyek  semestinya meliputi juga kegiatan pembinaan, monitoring dan evaluasi secara berkala. Penumbuhan dan pengembangan kelembagaan pertanian sebagai unit usaha ekonomi dapat dilakukan dengan mengutamakan kerjasama secara  terstruktur baik  vertikal, horizontal  maupun antar lembaga terkait sehingga terbuka akses pasar yang lebih  luas.Kata Kunci:  Kelembagaan, Kebijakan hilir, Unit usaha dan kelompoktani-kelompok                       lumbung.
Pemanfaatan Bunga Rosella untuk Inovasi Pangan di BPP Kecamatan Purbolinggo Lampung Timur Novia Ambar Sari; Eny Ivan’s; Wintari Mandala; Novita Novita; Sri Indaryati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i2.963

Abstract

Pemanfaatan bunga rosella dapat dilakukan dengan mengolah bunga rosella menjadi berbagai bentuk sajian makanan dan minuman. Harapannya, selain cara untuk menikmati rosella dalam bentuk yang berbeda juga dalam rangka meningkatkan nilai produk dari olahan bunga rosella. Tujuan pertama pengabdian masyarakat di BPP Purbolinggo untuk memberikan penyuluhan kepada pengurus-pengurus KWT dan Penyuluh di Lingkungan Kerja Kecamatan Purbolinggo yang mengambil tema tentang inovasi pangan dengan memanfaatkan bunga rosella. Tujuan kedua  memberikan pelatihan kegiatan pengolahan rosella menjadi sirup, selai dan puding rosella. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan metode pendidikan masyarakat dan pelatihan. Hasil kegiatan pengabdian adalah bertambahnya pengetahuan dan ketertarikan peserta terhadap olahan rosella. Antusiasme yang tinggi juga terlihat saat pelaksanaan praktek membuat sirup, selai dan puding rosella. Peserta juga meminta materi penyuluhan dan benih rosella untuk ditanam di lahan pekarangan rumah masing-masing. Pemateri merekomendasikan peserta untuk memperoleh referensi yang bervariasi tentang pengolahan bahan makanan bernilai gizi tinggi dengan memanfaatkan teknologi.
Performance of Bamboo Handicraft MSMEs as a Source of Supplementary Income in Wonokarto Village, East Lampung Anggie Agustin; Sri Indaryati; Eny Ivans
International Journal of Applied Research and Innovation Vol. 1 No. 3 (2026): : July: Resocia: International Journal of Applied Research and Innovation
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/qhme7204

Abstract

Bamboo weaving micro, small, and medium enterprises (MSMEs) play an important role in supporting rural household income in Wonokarto Village, East Lampung, yet their performance is constrained by irregular bamboo raw material availability and operational limitations. This study aims to analyze bamboo availability, identify the factors influencing MSME performance, and evaluate the income generated by bamboo weaving enterprises. An empirical mixed-methods approach was employed using census sampling involving 42 bamboo weaving artisans. Primary data were collected through questionnaires, interviews, field observations, and documentation, while secondary data were obtained from official statistics and relevant literature. Bamboo availability was analyzed descriptively, MSME performance determinants were examined using ordinal logistic regression, and income was estimated through revenue-cost analysis. The results indicate that bamboo availability is generally adequate but remains constrained by inconsistent supply continuity. Time efficiency and production output significantly influence MSME performance, with odds ratios of 18.37 and 21.01, respectively, whereas cost efficiency and product diversification show no significant effects. The regression model explains 49.3% of the variation in MSME performance. Average monthly production reached 49 units, generating a net income of IDR 1,161,798.13, with kurungan ayam balian accounting for 41% of total sales