Vina Yuliana
IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pola Asuh Orang Tua pada Perilaku Sosial Anak Kelas IV Madrasah Diniyah Al-Kautsar Kabupaten Kuningan Vina Yuliana; Isnin Agustin Amalia
Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal Vol 4, No 2 (2021): Desember
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/prophetic.v4i2.9666

Abstract

Keluarga merupakan lembaga kecil yang terbetuk karena ikatan perkawinan antara sepasang suami istri untuk hidup bersama dalam membina rumah tangga yang sakinah, mawadah dan warahmah. Dalam sebuah keluarga tidak hanya terdapat ayah dan ibu saja melainkan terdapat anak yang menjadi tanggung jawab dari orang tua. Tanggung jawab orang tua terhadap anak tampil dalamĀ  berbagai bentuk, diantaranya merawat anak dengan asuhan yang terbaik sehingga anak berkembang dengan baik sesuai potensi anak. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan dan mengidentifikasi pola asuh orang tua, perilaku sosial anak dan dapat mengidentifikasi hubungan pola asuh orang tua pada perilaku sosial anak kelas IV Madrasah Diniyah Al-Kautsar Desa Kramatmulya Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif digunakan untuk menggambarkan proses dari waktu ke waktu dalam situasi yang natural dan mampu mendeskripsikan perilaku manusia secara mendalam. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan metode observasi dan wawancara. Kesimpulan penelitian ini diantaranya, pertama, pola asuh orang tua anak kelas IV (Empat) Madrasah Diniyah Al-Kautsar menggunakan asuh demokratis, situasional (permisif dan otoriter) dan pola asuh otoriter. Kedua, perilaku sosial anak kelas IV (Empat) Madrasah Diniyah Al-Kautsar sangat bervariatif, terdapat perilaku positif dan perilaku negatif. Ketiga, pola asuh demokratis menghasilkan perilaku anak yang berdampak positif, pola asuh situasional (permisif dan otoriter) menghasilkan perilaku anak yang baik akan tetapi kurang memiliki kepercayaan diri, sedangkan pola asuh otoriter akan melahirkan perilaku sosial anak yang kurang baik.