Andrias Pujiono
STT Syalom Bandar Lampung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Urgenitas Penerapan Kurikulum Pendidikan Agama Kristen dalam pelayanan anak sekolah Minggu Samuel Agus Setiawan; Andrias Pujiono
Jurnal Teologi Injili Vol. 1 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.202 KB) | DOI: 10.55626/jti.v1i2.10

Abstract

Artikel ini berasal dari keprihatinan penulis terhadap pelayanan anak-anak sekolah minggu didalam gereja. Sampai saat ini banyak dari pelayan anak belum memahami pentingnya penerapan sebuah kurikulum yang baik dalam pelayanannya. Hal ini memberikan kesan bahwa pelayanan anak sekolah minggu seperti kurang diperhatikan. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan masukan terhadap gereja dan para pelayanan anak sekolah minggu terkait pentingnya sebuah kurikulum dalam pelayanan anak sekolah minggu. Dalam proses penelitiannya tulisan ini akan mengkaji urgenitas penerapan kurikulum Pendidikan Agama Kristen dalam pelayanan anak sekolah minggu di gereja. Proses pengkajian dalam tulisan ini juga menggunakan sumber-sumber yang terpercaya baik buku, jurnal ilmiah dan referensi lainnya untuk mendukung tulisan ini. Melalui tulisan ini harapan penulis adalah timbulnya kesadaran bahwa anak-anak sekolah minggu juga memerlukan suatu kurikulum dalam proses belajar dan mengenal kebenaran Firman Tuhan dalam gereja.
Menggagas Peranan Bimbingan Pranikah dalam upaya Mitigasi Konflik Mertua dan Menantu Dessy Ari Wardhani; Andrias Pujiono
Jurnal Salvation Vol. 3 No. 2 (2023): Januari 2023
Publisher : STT Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56175/salvation.v3i2.74

Abstract

Abstract: Conflict is often the cause of broken relationships in the household, including those related to parent in law and daughter in law or son in law. Conflicts between parent in law and daughter in law or son in law often occur in families where in-laws and sons-in-law live in the same house. Conflict arises because of differences due to differences in race, economy, social status, character, desires, and so on. This conflict will continue to arise if no efforts are made to mitigate or prevent the conflict. Therefore, the church must also care, and have a strategic role in mitigating the conflict by holding premarital guidance that specifically addresses the relationship between parent in law and daughter in law or son in law. The purpose of this research is how to initiate the role of premarital guidance in mitigating conflict between parent in law and daughter in law or son in law. This research method uses qualitative research with descriptive methods and literature review. Premarital guidance is a service carried out by the church in preparing prospective married couples who will enter marriage. Premarital counseling has an important role in mitigating in-law-daughter-in-law conflicts, because it serves as a vehicle for preparing prospective husband and wife by training them to become a family, and also as a means for learning conflict management. By learning conflict management, when a married couple will be able to wisely resolve conflicts. In addition, every married couple is also capable of having an attitude of peace with God, peace with oneself, peace with others and peace with the environment.Abstrak: Konflik sering menjadi penyebab retaknya hubungan dalam rumah tangga, termasuk yang berhubungan dengan relasi mertua dan menantu. Konflik antara mertua dan menantu banyak terjadi pada keluarga di mana mertua dan menantu tinggal dalam satu rumah. Konflik muncul karena adanya perbedaan karena perbedaan RAS, ekonomi, status sosial, karakter, keinginan, dan lain sebagainya. Konflik ini akan terus muncul bila tidak dilakukan usaha mitigasi atau pencegahan terhadap konflik tersebut. Oleh karena itu gereja juga harus peduli, dan memiliki peran cukup strategi dalam upaya mitigasi konflik tersebut dengan mengadakan bimbingan pranikah yang khusus membahas relasi mertua dengan menantu. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana menggagas peranan bimbingan pranikah dalam memitigasi konflik antara mertua dan menantu. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan kajian literatur.  Bimbingan pranikah adalah sebuah layanan yang dilakukan oleh gereja dalam mempersiapkan calon pasangan suami istri yang akan memasuki pernikahan. Bimbingan pranikah memiliki peranan yang cukup penting dalam memitigasi konflik mertua dengan menantu, karena menjadi wadah dalam mempersiapkan calon pasangan suami istri dengan melatih diri mereka menjadi sebuah keluarga, dan juga sebagai sarana untuk belajar manajemen konflik. Dengan belajar manajemen konflik maka saat pasangan suami istri akan mampu dengan bijaksana menyelesaikan konflik. Selain itu, setiap pasangan suami istri juga mampu untuk mempunyai sikap berdamai dengan Tuhan, berdamai dengan diri sendiri, berdamai dengan orang lain dan berdamai dengan lingkungan.
Implementasi Strategi Pembelajaran Tuhan Yesus berbasis Masalah dalam Pendidikan Agama Kristen di Gereja Samuel Agus; Andrias Pujiono
MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen Vol. 2 No. 2 (2023): Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55967/manthano.v2i2.34

Abstract

Abstract: Educating and empowering the congregation is a primary responsibility of educators and pastors teaching Christian Religious Education in the church. This article aims to present a fresh and inspiring perspective on the implementation of problem-based learning strategies, as practiced by Jesus Christ. The research objective is to provide practical steps for applying this learning strategy in the context of Christian Religious Education within the church. Using a qualitative descriptive method, this study interprets the meanings derived from various Bible references and the teachings of Jesus Christ. The results of this research clearly indicate that the problem-based learning strategy applied by Jesus aligns with the teachings of the Bible and remains relevant today. These findings inspire educators and pastors to better understand the importance of adopting a learning approach that stimulates enthusiasm and creativity. In conclusion, this research demonstrates that by implementing problem-based learning strategies as taught by Jesus Christ in the curriculum of Christian Religious Education, the church congregation can experience benefits such as increased self-confidence, inspiration, and preparedness to face life's challenges with courage rooted in the teachings and example of Jesus Christ. Abstrak: Mendidik dan memberdayakan jemaat merupakan tugas utama pendidik dan pendeta yang mengajar Pendidikan Agama Kristen di gereja. Artikel ini bertujuan untuk menghadirkan pandangan baru yang menginspirasi tentang penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah, sebagaimana yang diterapkan oleh Yesus Kristus. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan langkah-langkah praktis dalam menerapkan strategi pembelajaran ini dalam konteks Pendidikan Agama Kristen di gereja. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menafsirkan makna dari berbagai referensi Alkitab dan ajaran Yesus Kristus. Hasil penelitian ini dengan jelas menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berbasis masalah yang diterapkan oleh Yesus sesuai dengan ajaran Alkitab dan masih relevan hingga saat ini. Temuan ini mengilhami pendidik dan pendeta untuk lebih memahami pentingnya menerapkan pendekatan pembelajaran yang merangsang semangat dan kreativitas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dengan menerapkan strategi pembelajaran berbasis masalah sebagaimana yang diajarkan oleh Yesus Kristus dalam kurikulum Pendidikan Agama Kristen, jemaat gereja dapat merasakan manfaat berupa peningkatan kepercayaan diri, inspirasi, dan kesiapan dalam menghadapi permasalahan kehidupan dengan keberanian yang didasarkan pada ajaran dan teladan Yesus Kristus.
Literasi Agama Melalui Media Sosial dan Dampaknya Pada Anak Muda Kristen Damacus Wisnu Kristanto; Andrias Pujiono
Jurnal Salvation Vol. 4 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : STT Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56175/salvation.v4i1.103

Abstract

Abstract: The influence of social media is enormous in the lives of modern humans, including young Christians. Social media can be both a medium and a source of learning, so it needs to be used optimally in the context of religious literacy. With content specifically designed to increase understanding and behavior that are in line with Christian faith, social media will be able to become a medium and learning resource that contributes to increasing Christian youth's religious literacy. The method in this scientific article is a quantitative method with literature studies. Here the author seeks, records, analyzes and concludes various relevant sources. Young Christians who have good vertical and horizontal relationships can increase understanding and encourage behavior through social media that features content related to religious literacy. Abstrak: Pengaruh media sosial sangat bersar terhadap kehidupan manusia modern termasuk anak muda Kristen. Media sosial dapat menjadi media dan sekaligus sumber belajar, sehinga perlu dimanfaatkan secara optimal dalam konteks literasi agama. Dengan konten yang dirancang khusus dalam peningkatan pemahaman dan  perilaku yang sesuai iman Kristen, media sosial akan mampu menjadi media dan sumber belajar yang berkontribusi dalam peningkatan literasi agama anak muda Kristen. Metode dalam artikel ilmiah ini adalah metode kuantitatif dengan studi kepustakaan. Di sini penulis mencari, mencatat, menganalisis dan menyimpulkan berbagai sumber yang relevan.  Hasilnya, bahwa media sosial dengan konten yang terkait literasi agama dapat meningkatkan pemahaman dan mendorong perilaku anak muda Kristen yang memiliki relasi vertikal dan horizontal yang  baik.