Samuel Agus Setiawan
Sekolah Tinggi Teologi Syalom Bandar Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Urgenitas Penerapan Kurikulum Pendidikan Agama Kristen dalam pelayanan anak sekolah Minggu Samuel Agus Setiawan; Andrias Pujiono
Jurnal Teologi Injili Vol. 1 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.202 KB) | DOI: 10.55626/jti.v1i2.10

Abstract

Artikel ini berasal dari keprihatinan penulis terhadap pelayanan anak-anak sekolah minggu didalam gereja. Sampai saat ini banyak dari pelayan anak belum memahami pentingnya penerapan sebuah kurikulum yang baik dalam pelayanannya. Hal ini memberikan kesan bahwa pelayanan anak sekolah minggu seperti kurang diperhatikan. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan masukan terhadap gereja dan para pelayanan anak sekolah minggu terkait pentingnya sebuah kurikulum dalam pelayanan anak sekolah minggu. Dalam proses penelitiannya tulisan ini akan mengkaji urgenitas penerapan kurikulum Pendidikan Agama Kristen dalam pelayanan anak sekolah minggu di gereja. Proses pengkajian dalam tulisan ini juga menggunakan sumber-sumber yang terpercaya baik buku, jurnal ilmiah dan referensi lainnya untuk mendukung tulisan ini. Melalui tulisan ini harapan penulis adalah timbulnya kesadaran bahwa anak-anak sekolah minggu juga memerlukan suatu kurikulum dalam proses belajar dan mengenal kebenaran Firman Tuhan dalam gereja.
Strategi Implementasi Pendidikan Agama Kristen Dalam Masyarakat Majemuk di Era Post Truth Samuel Agus Setiawan
SKENOO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tabernakel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55649/w707y297

Abstract

Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Indonesia saat ini berhadapan dengan kompleksitas masyarakat majemuk yang diperparah oleh disrupsi era post-truth, di mana relativisme kebenaran, misinformasi, dan polarisasi sosial menjadi tantangan utama. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi implementatif bagi PAK agar mampu mempertahankan identitas iman Kristen sekaligus mempromosikan harmoni sosial. Melalui metode kepustakaan (library research), kajian ini menganalisis landasan teologis PAK berdasarkan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, lalu mengontekstualisasikannya dengan dinamika sosiologis masa kini. Hasil studi mengindikasikan bahwa PAK tidak lagi sekadar wadah transmisi dogma, melainkan instrumen esensial untuk membentuk nalar kritis dan resiliensi spiritual umat melalui internalisasi nilai kasih dan keadilan. Strategi yang diusulkan mencakup penguatan literasi media, praksis dialog lintas agama yang inklusif, penerapan kurikulum multikultural, serta optimalisasi teknologi digital untuk menyemai narasi teologis yang damai. Kesimpulannya, penelitian ini menawarkan kerangka teologis-pedagogis bagi para pendidik guna memperkokoh peran PAK sebagai kekuatan transformatif yang merawat kohesi sosial di tengah krisis kebenaran abad ke-21.