Karpen Karpen
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SIMULASI ANTRIAN PROGRAM SIMPANAN KELUARGA SEJAHTERA DENGAN METODE MIXED PSEUDO RANDOM NUMBER GENERATOR Rahmat Soleh; Karpen Karpen
Jurnal Processor Vol 11 No 1 (2016): Processor
Publisher : LPPM STIKOM Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.21 KB)

Abstract

Penyaluran dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) atau sebelumya disebut Bantuan Langsung Tunai (BLT) ini diberikan pada warga miskin atau yang warga tidak mampu diseluruh Indonesia. Menurut Peraturan Pemerintah, pembagian dana PSKS ini dibagikan atau dapat diambil di kantor pos terdekat pada setiap daerah. Pada setiap pembagian dana, ini pihak kantor pos mendapat kendala karena jumlah masyarakat yang antri begitu banyak dan saling berebutan, tidak mau mengalah, sehingga menimbulkan kesulitan dalam pembagiannya. Untuk menyelesaikan permasalahan antrian tersebut, maka digunakan simulasi antrian metode Mixed Pseudo Random Number Generator. Pada metode ini pembagian penyaluran dana PSKS akan dirandom seluruh antrian data yang ada, dan selanjutnya sebagai antrian prioritas penerima pertama. Adanya penentuan prioritas dalam metode ini, nantinya dapat memberikan solusi dalam membagikan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) secara aman dan terkendali sehingga memberikan hasil kerja yang efektif dan efisien
PENERAPAN TEKNOLOGI WEBGL PADA SISTEM E-MEBEL MENGGUNAKAN METODE UML-BASED IKA DWIJAYANTI; KARPEN KARPEN
Jurnal Processor Vol 14 No 2 (2019): Processor
Publisher : LPPM STIKOM Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.286 KB) | DOI: 10.33998/processor.2019.14.2.672

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, menuntut suatu perusahaan atau instansi untuk mengedepankan layanan informasi yang lebih cepat dan lebih efisien. Akan tetapi, perusahaan UD.Sidiq yang merupakan sebuah usaha dagang yang bergerak di bidang mebel masih menggunakan media offline seperti brosur dan katalog untuk mempromosikan produknya. Hal ini tentu dianggap kurang efektif dalam meningkatkan omset penjualan, karena ruang lingkup penyebaran informasi yang terbatas. Oleh sebab itu di rancanglah sebuah Website E-Mebel dengan penerapan teknologi WebGL agar dapat menampilkan adegan 3D pada web-browser. Web Graphics Library (WebGL) adalah sebuah API JavaScript untuk merender grafis interaktif 3D pada web browser tanpa menggunakan plugin tambahan. WebGl memiliki konten canvas dari sebuah elemen HTML yang berfungsi untuk melakukan pemanggilan data dalam bentuk objek 3D. Perancangan sistem ini menggunakan Metode Uml-Based Web Engineering (UWE). Metode UWE merupakan metode perancangan sistem yang menggunakan diagram UML untuk menggambarkan aspek-aspek yang di rancang secara terstuktur. Metode ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : aspect, views, dan fase. Dengan penerapan WebGL ini, sistem yang dihasilkan akan memberikan kemudahan bagi customer dalam melakukan pemesanan produk secara online. Customer juga akan dapat melihat produk yang ditawarkan dari berbagai sudut pandang karena objek yang di tampilkan dapat di navigasi sesuai dengan keinginan customer. Hal ini tentunya menjadi nilai tambah untuk dapat menarik minat customer, karena saat ini masih banyak webiste developer yang membangun sistem dengan tampilan yang berorientasi pada objek 2D
SIMULASI ANTRIAN PROGRAM SIMPANAN KELUARGA SEJAHTERA DENGAN METODE MIXED PSEUDO RANDOM NUMBER GENERATOR Rahmat Soleh; Karpen Karpen
Jurnal PROCESSOR Vol 11 No 1 (2016): Processor
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyaluran dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) atau sebelumya disebut Bantuan Langsung Tunai (BLT) ini diberikan pada warga miskin atau yang warga tidak mampu diseluruh Indonesia. Menurut Peraturan Pemerintah, pembagian dana PSKS ini dibagikan atau dapat diambil di kantor pos terdekat pada setiap daerah. Pada setiap pembagian dana, ini pihak kantor pos mendapat kendala karena jumlah masyarakat yang antri begitu banyak dan saling berebutan, tidak mau mengalah, sehingga menimbulkan kesulitan dalam pembagiannya. Untuk menyelesaikan permasalahan antrian tersebut, maka digunakan simulasi antrian metode Mixed Pseudo Random Number Generator. Pada metode ini pembagian penyaluran dana PSKS akan dirandom seluruh antrian data yang ada, dan selanjutnya sebagai antrian prioritas penerima pertama. Adanya penentuan prioritas dalam metode ini, nantinya dapat memberikan solusi dalam membagikan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) secara aman dan terkendali sehingga memberikan hasil kerja yang efektif dan efisien
DIAGNOSA PENYAKIT KULIT WAJAH MENGGUNAKAN METODE DECESSION TREE DAN ALGORITMA C4.5 Abdul Aziz; Karpen Karpen
JURNAL TEKNOLOGI DAN OPEN SOURCE Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Teknologi dan Open Source, June 2019
Publisher : Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jtos.v2i1.148

Abstract

Today's face is something that is very much considered by both women and men. Women and men do facial treatments so often because the face is the first thing to see when meeting someone. However, there are those that often interfere with the face, one of which is a skin disease that is very diverse ranging from acne, dullness, blackheads to cancer. In fact, to overcome this, many people always consult with doctors, especially face problems. One thing that can be done is to diagnose facial skin diseases using the decession tree method and the c 4.5 algorithm. The existence of this system is expected to be a solution in conducting consultations for women and men for facial problems. By using the decession tree method and the c 4.5 algorithm and by using a number of data mining, it will give results that can be used as guidelines in treating facial skin diseases. In addition, the existence of this system will also be very helpful in the field of services to consumers, both women and men, especially for facial care to avoid facial skin diseases, which has been a problem so far.