Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PUBLIK DI BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU DAN PENANAMAN MODAL (BP2TPM) KOTA BANJARMASIN umar makawi; abdul haliq
AS-SIYASAH: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): (Mei) AS SIYASAH - Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Publisher : UPT Publikasi Dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.287 KB) | DOI: 10.31602/as.v3i1.1927

Abstract

The purpose of this study was to determine the level of community satisfaction with the public services provided by the Integrated Licensing Public Service Agency and Investment (BP2TPM) of Banjarmasin City, besides that it was also intended to find out the differences in community characteristics, such as age and level of education with satisfaction with service public. This study uses a quantitative approach, with a sample of 60 people, while the data analysis uses Chi Square Goodness Of Fit and Chi Square Test Of Independence. The results showed that the bureaucracy services provided by BP2TPM, most respondents 30% argued that they were quite satisfied with the licensing services provided by the agency. In addition there are significant differences between gender and community satisfaction, other results show there is no difference between age and community satisfaction, this means that the performance of the service units at BP2TPM does not discriminate or differ in providing services to the community in terms of age level. As well as there is no difference between the level of education and community satisfaction, this means that the service at BP2TPM does not discriminate in providing services to the community.
Penyuluhan Partisipasi Masyarakat dalam Layanan Digitilasasi Desa di Desa Tamban Baru Mekar Kabupaten Kapuas Sitna Hajar Malawat; Abdul Haliq; Normajatun Normajatun; Ridwan Syarani; Budi Setiawati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2358

Abstract

Di era Digitalisasi, masyakarat dituntut mampu melek teknologi terhadap apapun bentuk layanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah, begitu pula ranah pemerintahan desa. Bagi warga masyarakat dalam memahami informasi/kebijakan2 yang disosialisasikan oleh pemerintah dan menggunakan layanan digital dalam hal kepengurusan administrasi kependudukan dalam hal ini kantor desa sebagai ujung tombak pelayanan publik harus mampu memfasilitasi keterbukaan informasi publik tersebut salah satunya dengan menyelenggarakan aksesibiltas layana publik melalui digitalisasi desa. Khalayak sasaran kegiatan pengabdian ini pada khususnya adalah warga desa tamban baru mekar kecamatan tamban catur kabupaten kapuas. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi dan dokumentasi.
IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA KAPAR KECAMATAN BATANG ALAI SELATAN Muhammad Helmi Rahman; Normajatun Normajatun; Abdul Haliq
AS-SIYASAH : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Vol 11, No 1 (2026): (MEI) AS SIYASAH - JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
Publisher : UPT Publikasi Dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/as.v11i1.20022

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk: 1) Mengetahui implementasi kebijakan program bantuan langsung tunai (BLT) di Desa Kapar Kecamatan Batang Alai Selatan; dan 2) Mengetahui faktor apa saja yang menjadi kendala dalam program bantuan langsung tunai (BLT) di Desa Kapar Kecamatan Batang Alai Selatan. Metode penelitian menggunakan metode fenomenologi dengan pendekatan kualitatif yang disajikan secara deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara kepada delapan orang informan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik oleh Miles n Huberman dengan menerapkan Teori Implementasi dari George C. Edwards III, yakni komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program BLT di Desa Kapar secara umum berjalan baik, dengan dukungan perangkat desa dan pelaksanaan yang sesuai prosedur. Namun, masih terdapat kendala komunikasi yang menyebabkan miskomunikasi serta munculnya kecemburuan sosial dan potensi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan.