Althea Mutiara Celina
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Stigma terhadap Orang dengan Gangguan Mental: Pengaruh informasi status gangguan mental terhadap penilaian daya tarik fisik pada mahasiswi S1 Psikologi Althea Mutiara Celina; Retha Arjadi
Jurnal Psikologi Sosial Vol 19 No 3 (2021): August
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan Ikatan Psikologi Sosial-HIMPSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jps.2021.19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh informasi tentang status gangguan mental terhadap penilaian daya tarik fisik pada mahasiswi S1 Psikologi, dengan sampel mahasiswi S1 Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya. Penelitian menggunakan metode randomized pretest-posttest control group design dengan teknik kontrol blocking. Pemberian pretest-posttest menggunakan visual analogue scale dilakukan untuk mengukur penilaian partisipan atas daya tarik fisik objektif dan subjektif dari model laki-laki yang ditampilkan melalui foto. Di kelompok eksperimen (n=31, Mean usia=20,48, SD=1,18), partisipan diberikan informasi yang menunjukkan bahwa model memiliki gangguan mental skizofrenia, sedangkan di kelompok kontrol (n=32, Mean usia=20,59, SD=1,13), partisipan diberikan informasi yang menunjukkan bahwa model sehat secara mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi status gangguan mental berpengaruh secara signifikan pada penilaian daya tarik fisik secara objektif (U=405.000, n1=31, n2=32, p<0,05) dan subjektif (U=116.000, n1=31, n2=32, p<0,05). Pada post-test, skor daya tarik fisik model menurun secara signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol, baik secara objektif maupun subjektif. Ini menunjukkan bahwa mereka yang mempelajari ilmu Psikologi tidak sepenuhnya dapat memandang individu dengan gangguan mental secara netral dalam konteks yang personal, dalam hal ini ketertarikan fisik dalam konteks romantis. Studi lanjutan pada topik ini masih diperlukan.