Lydia Moji Lautan
Akademi Keperawatan Dharma Insan Pontianak

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FACTORS AFFECTING ON ANXIETY AMONG HYPERTENSION PATIENTS AT M.Th.Djaman GENERAL HOSPITAL SANGGAU DISTRICT, WEST BORNEO 2018: DOI: https://doi.org/10.35654/ijnhs.v1i2.30 Stepanus Maman Hermawan; Aurelia Citra Silalahi; Lydia Moji Lautan
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 1 No. 2 (2018): International Journal of Nursing and Health Services (IJHNS)
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.351 KB) | DOI: 10.35654/ijnhs.v1i2.30

Abstract

Hipertensi adalah suatu kondisi di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal pada pemeriksaan tekanan darah. Berdasarkan kriteria JNC-VII yang diterapkan di Indonesia Hipertensi dinyatakan sebagai tekanan darah sama dengan atau lebih dari 140/90 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor itukebanyakanmempengaruhi pasien kecemasan hipertensi di Rumah Sakit Umum M.Th. Djaman Sanggau. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analisis denganCpendekatan. This study using purposive sampling involved 45 samples of hypertensive patients undergoing treatment at the hospital M.Th.Djaman Sanggau. Data analysis using Chi-Square. The result is there was no relationship between age and anxiety levels of hypertension patients p = 0.246 (p> 0.05), there was no relationship between sex with anxiety levels of hypertension patients p = 0.495 (p> 0.05), there was a relationship between the level of education and the level of anxiety of patients hypertension p = 0.011 (p <0.05). There is a relationship between work with the anxiety level of hypertension patients p = 0,000 (p <0,05). There is a significant relationship between the level of knowledge with the level of anxiety of patients with hypertension p = 0.001 (p <0.05). Anxiety is directly related to an increase in blood pressure so that someone needs to do counseling related to his condition to reduce anxiety, and need changes from individuals to change the risk factors for hypertension with healthy lifestyles such as fruit, vegetables, exercise regularly and reduce excessive consumption of calories and fat.
Tingkat Kecemasan Perawat di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Lydia Moji Lautan
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 10 No 2 (2021): JIKP
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.319 KB) | DOI: 10.12345/jikp.v10i2.283

Abstract

Di Indonesia kasus pertama COVID-19 terkonfirmasi pada awal Maret 2020 kemudian penyebarannya dengan cepat meluas di 34 provinsi di Indonesia. Rumah Sakit harus memikirkan langkah untuk dapat memberikan pelayanan kepada pasien COVID-19, di saat bersamaan juga memberikan pelayanan kepada pasien umum dengan risiko penularan seminimal mungkin. Hal ini membuat petugas kesehatan khususnya perawat berpotensi mengalami kondisi yang rentan memicu gangguan psikologis, seperti kecemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa tingkat kecemasan perawat dalam menghadapi pandemi COVID-19 pada masa adaptasi kebiasaan baru. Desain penelitian adalah analisis deskriptif crossectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 129 perawat di ruang perawatan inap Rumah sakit swasta di Pontianak dari Mei-Juli 2021 . Variabel adaptasi kebiasaan baru terdiri dari faktor dukungan keluarga, faktor kepatuhan menjalankan protokol kesehatan, faktor lingkungan kerja dan faktor kondisi kesehatan. Faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan perawat adalah faktor kepatuhan menjalankan protokol kesehatan dengan p-value 0,008 (p<0.05). Kesimpulan dalam penelitian ini didapatkan kepatuhan dalam menjalankan protokol kesehatan 25,2 kali dapat mempengaruhi kecemasan pada perawat.