Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The role of good corporate governance (GCG) and disclosure of corporate social responsibility (CSR) on financial performance in banking in indonesia Yenni Vera Fibriyanti; Mohammad Syafik
Jurnal Ekonomi Vol. 13 No. 01 (2024): Jurnal Ekonomi, Edition January - March 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The financial performance of banks in Indonesia has fluctuated. One way to improve financial performance is through disclosure of corporate social responsibility (CSR). Corporate governance plays an important role in improving financial performance. This research aims to analyze the role of GCG and CSR disclosure on banking financial performance in Indonesia. This research takes secondary data on banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2017-2022 period. In this research, researchers used a purposive sampling technique by setting certain criteria and obtained a sample of 41 banks or 240 research data. The data analysis technique used to solve problems in this survey is to use the Stata 12 program to carry out panel data regression analysis. The main finding in this research is that good corporate governance as proxied by independent commissioners and audit committees has no effect on financial performance, this may be due to a lack of optimal consideration in the appointment of independent commissioners and audit committees. Apart from that, it has been proven that CSR disclosure has a positive effect on financial performance. Social disclosure is considered capable of improving the company's image in the eyes of the public and attracting the attention of investors which will have an impact on the company's financial performance.
OPTIMALISASI DIGITAL MARKETIG UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN OLAHAN IKAN PADA UMKM DESA BELUN KECAMATAN TURI KABUPATEN LAMONGAN Yenni Vera Fibriyanti; Fitri Nurjanah; Mohammad Syafik; Yanuar Lazuardi; Abdul Ghofur; Ahmad Imam Amrozi; Fani Nur Fadhilah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.40545

Abstract

Program Optimalisasi Digital Marketing di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat.  Kegitan ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan olahan ikan di Desa Balun. Metode pelaksanaan terdiri dari empat kegiatan yaitu: (1) Kegiatan koordinasi, singkronisasi jadwal, observasi dan wawancara; (2) Pelatihan teknik pengolahan ikan mujaer menjadi inovasi makanan; (3) Pelatihan digital marketing olahan ikan; (4) Evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil yang telah dicapai dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat yaitu (1) meningkatnya ketrampilan pembuatan olahan ikan; (2) meningkatnya daya saing pemasaran melalui digital marketing; (3) meningkatnya perekonomian masyarakat Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN LAPORAN KEUANGAN OLAHAN IKAN DI DESA BALUN KECAMATAN TURI KABUPATEN LAMONGAN Yenni Vera Fibriyanti; Nurus Safa’atillah; Evi Rachmawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.50498

Abstract

Desa Balun mempunyai potensi utama berupa ikan tambak. Namun, pada saat panen harga jual ikan tambak menurun drastis dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan untuk memelihara ikan. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan pembuatan olahan ikan untuk meningkatkan daya jual hasil panen. Permasalahan lain yang dihadapi oleh masyarakat Desa Balun adalah belum memiliki pengetahauan yang komprehensif mengenai kewirausahaan. Selama ini, masyarakat Desa Balun belum menerapkan pengelolaan keuangan usaha dengan baik. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan pembuatan olahan hasil panen ikan dan pembuatan laporan keuangan usaha olahan ikan masyarakat Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Dari kegiatan tersebut ibu-ibu pelaku usaha memahami dengan baik mengenai pembuatan olahan ikan, pembuatan laporan keuangan sederhana. Hal ini terbukti dari hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu-ibu pelaku usaha Desa Balun.
Dampak Adopsi Teknologi Finansial Terhadap Pertumbuhan Investasi Ritel Di Provinsi-Provinsi Pulau Jawa - Indonesia Indira Shofia Maulida; Yenni Vera Fibriyanti
Majalah Ilmiah DIAN ILMU Vol 25 No 2 (2026): MAJALAH ILMIAH "DIAN ILMU" APRIL 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/midi.v25i2.528

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong peningkatan adopsi teknologi finansial pada berbagai sektor usaha, termasuk usaha berbasis e-commerce. Adopsi teknologi finansial diyakini mampu meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan, sehingga berpotensi mendorong pertumbuhan investasi ritel. Namun, temuan empiris mengenai hubungan tersebut masih menunjukkan hasil yang beragam, khususnya pada konteks wilayah dan skala usaha yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh adopsi teknologi finansial terhadap pertumbuhan investasi ritel di provinsi-provinsi Pulau Jawa. Penelitian ini menggunakan data panel yang menggabungkan data time series periode 2019–2023 dan data cross section yang meliputi Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Adopsi teknologi finansial diproksikan melalui persentase kepemilikan laporan keuangan pada usaha e-commerce, sedangkan pertumbuhan investasi ritel diproksikan dengan realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear data panel yang diawali dengan pengujian asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi teknologi finansial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan investasi ritel di Pulau Jawa. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan penggunaan teknologi finansial belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai instrumen strategis dalam mendorong keputusan investasi, khususnya pada pelaku usaha e-commerce berskala kecil dan menengah. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan literasi keuangan, kualitas tata kelola, serta kematangan pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting agar adopsi teknologi finansial dapat berdampak nyata terhadap pertumbuhan investasi ritel di tingkat regional.
Analysis of Factors Affecting Accounting Information Users in UMKM in Lamongan District Adi Supriyanto; Yenni Vera Fibriyanti
Neo Journal of economy and social humanities Vol 4 No 3 (2025): Neo Journal of Economy and Social Humanities
Publisher : International Publisher (YAPENBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56403/nejesh.v4i3.326

Abstract

This study aims to analyze the effect of the owner's education level, business age, and business turnover on the use of accounting information in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Lamongan Regency. This study has high urgency because the level of accounting information adoption among MSMEs in Lamongan is still relatively low, whereas proper accounting practices are crucial for business sustainability and development.Unlike previous studies that mostly examined only one or two variables, this research comprehensively investigates three main factors simultaneously to provide a deeper understanding of accounting information usage behavior within the MSME context. This study employs a quantitative approach with an explanatory research design. Primary data were obtained through distributing questionnaires to MSME actors in Lamongan Regency, which served as the population of this study. Out of a total population of 72,924 business units, 100 respondents were selected using a simple random sampling technique. The data were analyzed using multiple linear regression tests.The results indicate that the owner’s education level, business age, and business turnover have a significant effect on the use of accounting information partially. In addition, these three variables also have a significant effect simultaneously. This finding provides new empirical evidence in the context of MSMEs in Lamongan and offers practical implications for local government in designing accounting literacy programs and MSME assistance strategies to enhance business sustainability.
PELAPORAN SPT TAHUNAN PPH 21 TAHUN 2025 MELALUI AKUN CORETAX WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI Indah Kurniyawati; Abidah Dwi Rahmi Satiti; Yenni Vera Fibriyanti; Yanuar Lazuardi; Akhlis Priya Pambudy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59570

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan dosen serta tenaga kependidikan Universitas Islam Lamongan dalam pelaporan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Pasal 21 melalui akun Coretax. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh transformasi administrasi perpajakan dari DJP Online menuju Coretax yang mulai digunakan dalam pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi pada awal tahun 2026. Perubahan tersebut menuntut Wajib Pajak memahami aktivasi akun, penggunaan kode otorisasi DJP, pengecekan bukti potong PPh Pasal 21, serta pengisian SPT secara mandiri dan akurat. Metode yang digunakan adalah participatory group method melalui observasi, kesediaan mitra, forum group discussion, dan evaluasi. Hasil pendataan menunjukkan bahwa dari 230 dosen dan 120 tenaga kependidikan, sekitar 54% telah melaporkan SPT Tahunan, sedangkan aktivasi akun Coretax baru mencapai 10% per 12 Februari 2026. Dari 170 peserta yang memenuhi kriteria kewajiban PPh Pasal 21, sekitar 60% hadir dalam sosialisasi dan pendampingan. Kendala utama peserta meliputi lupa email, kata sandi, EFIN, belum memahami aktivasi Coretax, dan pengecekan bukti potong. Pendampingan individual membantu peserta memahami prosedur pelaporan secara lebih praktis. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan teknis penting untuk mendukung kepatuhan pajak pada masa digitalisasi perpajakan serta memperkuat kesiapan institusi dalam membangun budaya taat pajak yang tertib, transparan, dan berkelanjutan di lingkungan kampus.