Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di Hotel Gunawangsa Manyar Surabaya. Latar belakang studi ini didasari oleh adanya tantangan manajemen terkait kepemimpinan top-down dan fluktuasi produktivitas staf. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana ketiga faktor tersebut memengaruhi efektivitas kerja baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Populasi penelitian melibatkan 60 karyawan yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner dan dianalisis melalui uji asumsi klasik serta regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara simultan, gaya kepemimpinan, motivasi kerja, dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F-hitung 15,488. Namun secara parsial, ditemukan bahwa gaya kepemimpinan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja. Sebaliknya, motivasi kerja dan budaya organisasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,424 mengindikasikan kontribusi variabel bebas terhadap kinerja adalah 42,4%. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar manajemen lebih fokus pada penguatan sistem penghargaan dan internalisasi budaya kerja guna meningkatkan performa organisasi secara menyeluruh.